Respon terhadap Google Pixel Fold
Ketika Google meluncurkan Pixel Fold, respons dari penguji dan pengguna cukup beragam. Meskipun ponsel ini memiliki beberapa masalah hardware, kebingungan terbesar muncul akibat cara aplikasi ditampilkan di layar dalam. Pada tahun 2022, Google memperkenalkan mode kompatibilitas di Android 12L, yang memungkinkan sistem mendeteksi apakah aplikasi dioptimalkan untuk tablet dan layar besar. Jika tidak, aplikasi tersebut akan ditampilkan dengan bilah hitam di sisi-sisinya.
Masalah dengan Aplikasi yang Tidak Teroptimasi
Meskipun tujuan Google adalah untuk mendorong pengembang memperbarui aplikasi mereka agar lebih sesuai dengan layar besar, kenyataannya banyak pengembang yang tidak peduli. Banyak aplikasi populer, seperti Instagram dan Booking, masih belum menawarkan pengalaman yang optimal pada perangkat besar. Ini menciptakan pengalaman buruk bagi pengguna tablet dan pemilik Pixel Fold. Ketika membuka aplikasi yang tidak teroptimasi, seperti Booking.com, layar saya sering kali terpaksa dibagi menjadi dua dan tidak memanfaatkan ruang layar sepenuhnya. Situasi ini sangat mengganggu.
Solusi untuk Meningkatkan Pengalaman Pengguna
Namun, seiring berjalannya waktu, Google tampaknya menemukan solusi. Dengan peluncuran Android 14 QPR1, pengguna sekarang bisa memaksa aplikasi yang tidak teroptimasi untuk menampilkan mode layar penuh. Dengan mengakses pengaturan aplikasi, pengguna dapat mengubah rasio tampilan aplikasi, sehingga pengalaman menggunakan ponsel lipat lebar bisa lebih maksimal. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengatasi masalah yang selama ini mengganggu, tanpa harus menunggu pengembang aplikasi melakukan pembaruan.
Dengan pembaruan ini, pengalaman pengguna pada foldable lebar semakin baik. Android 16 dan 17 bahkan akan meningkatkan mode kompatibilitas ini lebih jauh, memastikan aplikasi yang ditujukan untuk API level 37 harus bisa disesuaikan dan mendukung rasio aspek yang kita pilih. Ini berarti, foldable lebar kini memiliki potensi yang lebih besar dan pengalaman pengguna yang lebih memuaskan.
Dengan semua kemajuan ini, tahun 2026 menjadi waktu yang tepat bagi produsen untuk menghidupkan kembali desain foldable lebar. Terlebih, dengan Apple yang juga mempertimbangkan untuk meluncurkan iPhone Fold dengan desain lebar, persaingan di pasar ini semakin menarik.
Sumber: https://www.androidauthority.com/why-android-killed-wide-foldables-how-ressurecting-them-3641324/

