Jumat, Januari 23, 2026
BerandaNewsMenggali Keseruan TheoTown: Game Simulasi Kota yang Bikin Ketagihan

Menggali Keseruan TheoTown: Game Simulasi Kota yang Bikin Ketagihan

Menggali Keseruan TheoTown: Game Simulasi Kota yang Bikin Ketagihan

KOMPAS.com – Ketika pertama kali mencoba game TheoTown, saya tidak menyangka bahwa pengalaman bermainnya akan begitu menarik dan membuat ketagihan. Awalnya, saya hanya ingin mengetahui mengapa game ini menjadi perbincangan hangat di kalangan gamer Indonesia. Namun, setelah beberapa menit menjelajahi dunia dalam game ini, saya langsung memahami daya tariknya.

Walaupun grafis yang ditawarkan terlihat sederhana dengan gaya pixel isometric, TheoTown menyuguhkan sistem simulasi yang terasa hidup dan penuh tantangan. Dalam game ini, saya berperan sebagai wali kota yang bertanggung jawab untuk membangun infrastruktur kota yang ideal. Tugas saya meliputi membangun jalan, mengatur pasokan listrik dan air, serta membagi zona perumahan, komersial, dan industri. Saya juga harus memastikan bahwa layanan publik berfungsi dengan baik demi kelangsungan hidup kota.

Setiap keputusan yang diambil sangat berpengaruh; sedikit kesalahan dapat membuat kota stagnan atau bahkan mengalami kebangkrutan. Sensasi melihat kota berkembang dari lahan kosong menjadi area yang padat penduduk sangat memikat, hingga membuat saya terus berpikir, “satu menit lagi, satu bangunan lagi.” Siapa sangka, saat pertama kali mencobanya, saya tanpa sadar sudah bermain selama hampir empat jam non-stop.

Tujuan Kecil yang Menggoda

Yang membuat saya betah bermain bukan hanya sekadar proses membangun kota, tetapi juga banyaknya tujuan kecil yang ingin saya capai. Mulai dari membangun kawasan bisnis yang tertata rapi, mencoba merancang tata kota seperti kota-kota besar, hingga penasaran apakah desain tertentu dapat meningkatkan stabilitas ekonomi kota yang saya kelola.

Rasa penasaran ini yang mendorong saya untuk terus mencoba dan sulit untuk berhenti. Selain itu, TheoTown juga menyediakan banyak plugin yang membuat permainan semakin beragam dan tidak cepat membosankan. Saya dapat menambahkan berbagai gedung, kendaraan, serta elemen kota baru, termasuk plugin bertema Indonesia seperti Monumen Nasional (Monas), gedung DPR/MPR, hingga supermarket yang khas dengan nuansa lokal.

Dengan demikian, TheoTown bukan sekadar game city-building biasa, melainkan seperti kanvas kosong yang dapat saya hiasi dengan imajinasi saya sendiri. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa game ini terasa sangat mengasyikkan dan membuat saya ketagihan.

Kepopuleran TheoTown di Indonesia

Tidak mengejutkan jika TheoTown mendadak dibanjiri oleh pemain-pemain dari Indonesia. Bahkan, dalam beberapa waktu, akses ke game ini sempat terganggu akibat lonjakan jumlah pemain yang signifikan. Dari pengalaman saya, TheoTown lebih dari sekadar game ringan untuk mengisi waktu luang. Ini adalah simulasi kota yang dapat membuat pemain betah berlama-lama dan selalu ingin kembali untuk melanjutkan petualangan membangun kota.

Grafis yang Menyimpan Pesona Tersendiri

Dari segi grafis, awalnya saya tidak terlalu terkesan dengan tampilannya yang pixelated dan terasa memiliki resolusi rendah, meskipun sudah disetel ke mode HD. Namun, seiring waktu dan semakin dalam saya bermain, mata saya mulai terbiasa dan fokus saya beralih pada mekanisme permainan yang ditawarkan.

TheoTown sendiri merupakan game simulasi untuk membangun dan mengelola kota yang pertama kali dirilis pada tahun 2022. Meskipun baru populer di Indonesia belakangan ini, game ini sudah tersedia di berbagai platform, mulai dari Android, iOS, hingga PC melalui Steam. Dengan kemudahan akses dan gameplay yang menarik, tidak heran jika banyak gamer yang jatuh hati pada TheoTown.

Secara keseluruhan, pengalaman bermain TheoTown adalah sesuatu yang sulit dilupakan. Game ini berhasil menggabungkan elemen kreativitas dan strategi dengan cara yang menyenangkan. Siap untuk menjadi wali kota dan membangun kota impian Anda sendiri? Selamat bermain!

Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/01/15/11020017/saya-coba-main-game-theotown-sebentar-berujung-main-berjam-jam

RELATED ARTICLES

New Post

Most Popular