Kamera: Fitur Menarik dengan Beberapa Kekurangan
Salah satu fitur yang agak menggelikan adalah penempatan tiga lensa di bagian belakang ponsel. Meskipun tampak seolah memiliki tiga kamera, sebenarnya Moto G Power (2026) hanya dilengkapi dengan dua kamera. Memang, kedua kamera ini lebih berguna dibandingkan yang ada di Moto G 5G, tetapi tidak ada alasan bagi Motorola untuk berpura-pura memiliki lensa tambahan ini.
Namun, ketika kita melihat hasil tangkapan kameranya, saya cukup puas dengan sensor utama 50MP yang ada. Sensor ini adalah hal yang baik dan tetap relevan untuk ponsel di kelas ini. Meskipun bukan yang terbaik, hasil fotonya dapat diandalkan untuk penggunaan sehari-hari.
Performa: Tidak Ada Pembaruan Signifikan
Saat membahas performa, Moto G Power (2026) menggunakan chipset MediaTek 6nm Dimensity 6300, yang sebenarnya sama dengan generasi sebelumnya. Meskipun RAM-nya telah ditingkatkan menjadi 8GB, performa keseluruhan tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dalam berbagai pengujian benchmark, ponsel ini hampir setara dengan pendahulunya, dan bahkan tidak mampu mengalahkan pesaing terdekatnya seperti Samsung Galaxy A17 5G.
Namun, dalam penggunaan sehari-hari, ponsel ini dapat menjalankan tugas-tugas dasar dengan baik. Saya tidak mengalami masalah berarti saat berpindah dari aplikasi satu ke aplikasi lainnya, meskipun terkadang ada sedikit keterlambatan saat menjalankan aplikasi berat atau bermain game.
Ketahanan Baterai dan Pengisian Daya
Salah satu kelebihan Moto G Power (2026) adalah daya tahannya. Dengan baterai 5,000mAh, ponsel ini dapat bertahan lebih dari satu hari dalam penggunaan normal. Pengisian daya 30W yang ditawarkan juga cukup baik, meskipun tidak secepat beberapa pesaingnya. Meskipun tidak ada pengisian nirkabel, kecepatan pengisian ini masih lebih baik dibandingkan banyak ponsel lain di kelas harga ini.
Walaupun Moto G Power (2026) memiliki banyak hal positif, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, termasuk dukungan pembaruan perangkat lunak yang terbatas, hanya dua tahun untuk Android dan tiga tahun untuk patch keamanan. Ini mungkin menjadi faktor yang penting bagi pengguna yang menginginkan perangkat yang lebih awet dalam hal dukungan perangkat lunak.
Secara keseluruhan, Moto G Power (2026) berhasil menawarkan kombinasi desain yang menarik, daya tahan baik, dan performa yang memadai untuk harga yang ditawarkan. Meskipun ada beberapa kelemahan, ponsel ini tetap menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari ponsel terjangkau dengan fitur yang cukup komprehensif.
Sumber: https://www.androidauthority.com/motorola-moto-g-power-2026-review-3638353/

