1. Kehadiran Instagram Stories
Pada tanggal 2 Agustus 2016, Instagram memperkenalkan fitur Instagram Stories yang memungkinkan pengguna untuk mengunggah konten dalam bentuk teks, foto, dan video vertikal yang akan hilang dalam waktu 24 jam. Meskipun awalnya dianggap sebagai tiruan dari Snapchat, fitur ini justru berkembang menjadi salah satu elemen terpenting dalam platform Instagram.
Sejak saat itu, Instagram tidak lagi hanya berfokus pada feed yang teratur, melainkan juga pada konten yang lebih spontan dan kasual. Selama satu dekade, Instagram Stories telah berevolusi dengan penambahan berbagai fitur menarik, seperti Close Friends, polling interaktif, hingga musik. Kini, IG Stories bukan hanya sekadar tempat berbagi momen, tetapi juga menjadi alat untuk branding pribadi dan monetisasi bagi kreator konten.
Hasilnya, Instagram Stories kini digunakan oleh sekitar 500 juta orang setiap harinya di berbagai platform sosial media, termasuk WhatsApp dan Facebook.

