Jumat, Januari 23, 2026
BerandaNewsOne UI 8.5: Apakah Samsung Kehilangan Fokus pada Keistimewaannya?

One UI 8.5: Apakah Samsung Kehilangan Fokus pada Keistimewaannya?

One UI 8.5: Apakah Samsung Kehilangan Fokus pada Keistimewaannya?

Sejak diperkenalkan pada akhir tahun 2018, One UI telah merevolusi pengalaman pengguna bagi para pemilik perangkat Samsung. Dikenal karena kemampuannya untuk mengatasi masalah performa dan tampilan yang sebelumnya dianggap lambat dan membebani, One UI membawa angin segar dengan fokus pada penggunaan satu tangan. Namun, setelah tujuh tahun berlalu, tampaknya fokus ini mulai memudar, terutama dengan peluncuran beta One UI 8.5 terbaru.

Saat pertama kali diluncurkan, One UI menjadi terkenal karena inovasinya dalam penggunaan satu tangan. Dengan desain yang memungkinkan pengguna untuk menggeser elemen-elemen penting ke bagian tengah layar, Samsung berhasil menciptakan antarmuka yang lebih intuitif. Misalnya, ketika membuka aplikasi seperti Pengaturan, pengguna dapat menarik item dari bagian atas daftar menu ke tengah layar. Fitur ini sangat membantu, terutama mengingat ukuran smartphone yang terus membesar.

Perubahan Kecil dalam One UI 8.5

Dengan hadirnya One UI 8.5 dalam versi beta, banyak pengguna berharap akan ada perbaikan signifikan dalam pengalaman penggunaan satu tangan. Namun, kenyataannya, perubahan yang dilakukan terasa sangat minim. Contohnya, dalam aplikasi Pengaturan, tombol pencarian telah dipindahkan dari sudut kanan atas ke bar di bagian bawah layar. Meskipun ini adalah langkah yang positif, sayangnya, perubahan ini belum diimplementasikan di aplikasi Samsung lainnya. Tombol pencarian pada aplikasi lain tetap berada di tempat yang sama, yang menciptakan ketidakkonsistenan dalam antarmuka pengguna.

  • Ketidakkonsistenan UI: Dengan adanya elemen UI yang berbeda di berbagai aplikasi, pengguna mungkin mengalami kesulitan dalam membangun memori otot saat menggunakan perangkat.
  • Ruang yang Tersedia: Banyak aplikasi seperti dialer, kalender, atau galeri memiliki ruang yang cukup di bagian bawah untuk memindahkan tombol pencarian dan elemen lainnya, namun Samsung belum memanfaatkan peluang ini.
  • Perubahan yang Diharapkan: Salah satu perubahan yang diharapkan adalah posisi tombol edit, daya, dan pengaturan di Quick Settings. Saat ini, tombol-tombol ini berada di bagian atas, yang sulit dijangkau, sementara Google telah menempatkannya di bagian bawah yang lebih mudah dijangkau.

Walaupun Samsung telah melakukan perombakan pada panel Quick Settings agar lebih dapat disesuaikan, tombol yang vital seperti pengaturan dan akses daya tetap tidak dapat dipindahkan. Ini menjadi frustrasi bagi pengguna yang ingin kustomisasi lebih lanjut.

Mengapa Perhatian terhadap Penggunaan Satu Tangan Sangat Penting?

Seiring dengan semakin besarnya ukuran smartphone, penting bagi pabrikan untuk terus fokus pada kemudahan penggunaan perangkat dengan satu tangan. Samsung, yang telah menamai antarmuka perangkat lunaknya berdasarkan fitur ini, seharusnya lebih memperhatikan aspek ini. Dengan semakin banyaknya pengguna yang mengandalkan perangkat mereka dalam kehidupan sehari-hari, perhatian terhadap detail kecil dapat membuat perbedaan besar dalam pengalaman pengguna.

Dalam kesimpulannya, meskipun One UI 8.5 tidak menunjukkan indikasi penurunan kualitas, tampaknya Samsung perlu lebih memperhatikan aspek penggunaan satu tangan. Pengguna kini menanti pembaruan yang benar-benar meningkatkan pengalaman mereka, terutama dalam hal kemudahan akses. Apakah Anda juga merasa demikian? Apakah Anda berharap antarmuka One UI atau skin Android lainnya lebih mudah digunakan dengan satu tangan? Berikan pendapat Anda!

Sumber: https://www.androidauthority.com/one-ui-8-5-samsung-losing-focus-what-made-it-special-3630695/

RELATED ARTICLES

New Post

Most Popular