Apakah Ini Kesalahan Pengembang?
Perubahan drastis ini menimbulkan banyak pertanyaan. Apakah seorang pengembang secara tidak sengaja menonaktifkan bagian dari antarmuka? Ternyata, perubahan ini bukanlah kesalahan. Google telah memberikan pernyataan kepada tim 9to5Google, menegaskan bahwa perubahan ini memang disengaja. Rencana perusahaan adalah untuk “mengalihkan pengguna Pixel Studio ke Nano Banana di Gemini sambil menawarkan alat ekspor yang mudah untuk semua kreasi Anda.” Artinya, sementara Anda tidak akan kehilangan stiker yang sudah ada, alat untuk membuat yang baru telah dihilangkan. Pengguna disarankan untuk segera memulai proses ekspor sebelum semua opsi hilang sepenuhnya.
Masa Depan Pixel Studio yang Suram
Nasib Pixel Studio tampaknya tidak begitu cerah. Meskipun perubahan ini terkesan merugikan, Google tampaknya tidak terburu-buru untuk menghapus aplikasi ini sepenuhnya. Versi yang hanya menawarkan alat markup ini mungkin akan tetap ada untuk beberapa waktu ke depan. Namun, kehilangan fitur utama yang membuat aplikasi ini menarik membuat banyak pengguna merasa kecewa dan ragu untuk terus menggunakannya.
Kesimpulan
Dengan semua perubahan yang terjadi, masa depan Pixel Studio menjadi tanda tanya besar. Meskipun ada kemungkinan akan tetap ada sebagai alat markup, kehilangan kemampuan untuk menciptakan stiker baru adalah langkah mundur yang jelas. Di tengah munculnya alat generasi gambar yang lebih canggih dan mudah diakses, banyak yang berharap Google dapat mempertimbangkan kembali arah yang diambil oleh Pixel Studio untuk memberikan pengalaman yang lebih memuaskan bagi penggunanya.
Sumber: https://www.androidauthority.com/pixel-studio-downgrade-3645101/

