Persyaratan untuk Penggunaan
Tentu saja, pengguna juga akan memerlukan casing yang kompatibel dengan Qi2 dan memiliki Magnetic Power Profile (MPP) agar dapat memanfaatkan fitur maksimal dari charger ini. Informasi dari kemasan menunjukkan bahwa charger ini kompatibel dengan seri Galaxy S25 dan model-model selanjutnya yang dilengkapi dengan casing magnetik. Selain itu, charger ini juga diharapkan dapat digunakan dengan smartphone lain yang mendukung Qi2 atau MagSafe, seperti iPhone 12 ke atas dan Google Pixel 10 ke atas.
Persaingan di Pasar Charger Nirkabel
Dengan peluncuran charger nirkabel 25W ini, Samsung tampaknya ingin menempatkan diri mereka lebih maju di pasar pengisian nirkabel. Namun, sejumlah pengguna menunjukkan bahwa kecepatan 25W mungkin dianggap kurang jika dibandingkan dengan produk dari kompetitor yang menawarkan kecepatan lebih tinggi. Misalnya, beberapa pengguna menginginkan pengisian nirkabel dengan kecepatan minimal 40-50W untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya yang lebih cepat.
Selain itu, ini bukanlah aksesori Qi2 pertama yang dikeluarkan untuk seri S26, karena baru-baru ini muncul gambar dari power bank Qi2 Samsung, yang diharapkan dapat memberikan pengisian nirkabel hingga 15W dan 20W melalui kabel USB-C yang kompatibel. Hal ini menunjukkan bahwa Samsung memang fokus pada pengembangan ekosistem pengisian daya nirkabel yang lebih luas dan efisien.
Kesimpulan
Dengan peluncuran Samsung Magnet Wireless Charger, pengguna smartphone Samsung dan perangkat lainnya kini memiliki pilihan baru untuk pengisian daya nirkabel yang lebih cepat dan efisien. Meskipun ada berbagai pendapat mengenai kecepatan pengisian ini, Samsung tetap berkomitmen untuk menghadirkan teknologi terbaru dalam aksesori mereka. Kita nantikan bagaimana charger ini akan diterima di pasaran dan apakah akan memenuhi ekspektasi pengguna yang semakin tinggi terhadap teknologi pengisian daya.
Sumber: https://www.gsmarena.com/hreres_our_first_look_at_samsungs_upcoming_25w_wireless_charger-news-71293.php

