Exynos vs Snapdragon: Perbedaan Signifikan di Galaxy S26 yang Perlu Diketahui
Peluncuran seri Samsung Galaxy S26 semakin dekat, dan kabar terbaru menunjukkan bahwa selain peningkatan fitur perangkat lunak, terdapat perubahan penting pada perangkat keras yang akan memengaruhi pengalaman pengguna. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Samsung akan menyediakan dua jenis chip untuk Galaxy S26, yang berbeda tergantung pada model dan wilayah. Pengguna di banyak negara akan mendapatkan chip Samsung Exynos 2600, sementara pelanggan di Amerika Serikat, beberapa pasar khusus seperti China, dan semua pembeli model Ultra di seluruh dunia akan menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, informasi ini sejalan dengan rilis sebelumnya dari Samsung.
Perbandingan Spesifikasi Chip
Debat antara Exynos dan Snapdragon selalu menarik perhatian penggemar teknologi, terutama terkait dengan penggunaan inti CPU yang berbeda. Exynos menggunakan desain Arm Cortex yang diproduksi secara internal, sedangkan Snapdragon mengandalkan inti Oryon yang dikustomisasi. Meskipun Oryon telah memimpin dalam hal kinerja, pengujian terbaru menunjukkan bahwa kinerja single-core dari Arm C1-Ultra tidak jauh tertinggal dari inti Oryon generasi ketiga, dengan selisih sekitar 10%. Ini menunjukkan bahwa Arm telah mengejar ketertinggalan dalam desain inti CPU.
Namun, Exynos 2600 memiliki kecepatan clock yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan MediaTek, dengan 1x C1-Ultra yang beroperasi pada 3.8GHz, 3x C1-Pro pada 3.25GHz, dan 6x C1-Pro pada 2.75GHz. Di sisi lain, Snapdragon 8 Elite Gen 5 memiliki 2x Oryon Prime cores pada 4.6GHz dan 6x Performance cores pada 3.65GHz. Meskipun kecepatan clock ini bisa sedikit berubah pada model Galaxy S26 mendatang, perbedaan ini mencerminkan potensi kinerja yang berbeda antara kedua chip.

