Sabtu, April 25, 2026
BerandaNewsPerubahan Kontroversial Amazon Buat Pengguna Kindle Lama Merasa Terasing

Perubahan Kontroversial Amazon Buat Pengguna Kindle Lama Merasa Terasing

Respon Pengguna Terhadap Perubahan

Ketika kami melakukan survei kepada pembaca, hampir dua pertiga dari mereka menyatakan kekecewaan terhadap kebijakan baru ini. Hanya sekitar 6% yang menganggap perubahan tersebut wajar, sementara 20% lainnya melaporkan bahwa perangkat Kindle mereka yang dibeli setelah tahun 2012 tidak terpengaruh. Banyak komentar dari pengguna mencerminkan rasa tidak puas dan keengganan untuk memberi Amazon kesempatan kedua setelah keputusan yang mengecewakan ini. Seorang pembaca bahkan menulis, “Ini adalah titik akhir. Selamat tinggal Amazon, halo buku-buku (yang dibeli di tempat selain Amazon).”

Alternatif yang Muncul

Sentimen untuk meninggalkan ekosistem Amazon dan mencari alternatif semakin menguat. Dalam survei lain yang kami lakukan dengan hampir 6.000 pembaca, sekitar separuh dari mereka sudah mencari opsi lain. E-reader dari Kobo muncul sebagai salah satu pilihan paling disukai, dengan sekitar 33% responden menyatakan ingin beralih ke perangkat Kobo. Satu pembaca yang menggunakan Kobo Aura One selama 10 tahun menyatakan kepuasan mereka dengan pembaruan fitur yang terus diberikan, “Saya sangat senang dengan pilihan saya, dan akan membeli Kobo lagi ketika perangkat saya mati.”

Di sisi lain, ada juga 20% responden yang menginginkan perangkat BOOX atau tablet Remarkable. BOOX menawarkan fleksibilitas dengan sistem Android, sementara Remarkable memberikan pengalaman menulis catatan tanpa gangguan dan fitur anotasi yang lebih baik dibandingkan Kindle Scribe.

Apakah Amazon Masih Memiliki Peluang?

Meskipun situasi tampak suram bagi Amazon, sekitar 24% pembaca kami masih memilih Kindle dibandingkan dengan perangkat lain. Beberapa bahkan berpendapat bahwa keputusan Amazon untuk menghentikan dukungan pada perangkat lama adalah hal yang wajar, mengingat usia perangkat tersebut yang sudah lebih dari 14 tahun. Seorang pembaca berkomentar, “Fakta bahwa ini menjadi berita cukup mengejutkan bagi saya. Perangkat ini sudah didukung lebih lama daripada banyak ponsel mahal kami yang lebih baru.”

Namun, ada juga yang beranggapan bahwa membaca di ponsel atau tablet jauh lebih praktis. Dengan layar yang responsif dan fitur Android yang mendukung pengalaman membaca, pilihan ini menjadi semakin populer di kalangan pengguna yang menginginkan kenyamanan lebih.

Dengan semua perubahan yang terjadi, masa depan Kindle dan loyalitas pengguna terhadap Amazon tetap menjadi perdebatan yang menarik. Apakah Amazon mampu mengubah kebijakan mereka dan memenangkan kembali hati para pengguna setia, atau akankah mereka terus kehilangan pasar kepada kompetitor yang lebih inovatif? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Sumber: https://www.androidauthority.com/old-amazon-kindle-discontinued-survey-3660607/

Baca Juga

RELATED ARTICLES

New Post

Most Popular