Tindakan yang Tepat Saat Ponsel Terbakar
Survei kami menunjukkan bahwa hampir 35% responden memilih untuk mencoba memadamkan api dengan cara yang lebih aman, seperti menutupi ponsel dengan benda yang tidak mudah terbakar. Ini adalah tindakan yang lebih baik dibandingkan langsung menyiramnya dengan air, yang hanya dilakukan oleh kurang dari 7% responden. Menyiram ponsel yang terbakar dengan air tidak selalu efektif dan bisa memperburuk situasi, mirip dengan menyiram api minyak dengan air.
Di sisi lain, ada juga sekitar 35% responden yang memilih untuk segera menjauh dari lokasi kebakaran. Menghindari bahaya adalah langkah yang bijaksana, terutama jika Anda tidak memiliki alat pemadam kebakaran di dekat Anda. Mengingat sifat berbahaya dari kebakaran ponsel, menjauh dari sumber api adalah pilihan yang selalu tepat.
Pentingnya Kesadaran Diri
Menariknya, sekitar 13% dari responden menyadari bahwa mereka mungkin akan merasa panik dan tidak tahu harus berbuat apa ketika menghadapi kebakaran ponsel. Kesadaran diri ini sangat penting, karena dalam keadaan darurat, reaksi cepat dan tepat dapat menyelamatkan nyawa. Jika Anda merasa bingung, penting untuk tetap tenang dan berusaha untuk mendapatkan bantuan dari otoritas darurat. Sekitar 10% responden mengaku akan langsung menghubungi pihak berwenang jika situasi semakin memburuk.
Kesimpulan: Keselamatan di Atas Segalanya
Hasil survei ini menunjukkan bahwa masyarakat pengguna smartphone umumnya cukup sadar akan potensi bahaya yang terkait dengan baterai ponsel mereka. Meskipun tidak ada yang ingin mengalami kebakaran ponsel, penting untuk memiliki rencana dan memahami apa yang harus dilakukan jika insiden tersebut terjadi. Ingatlah, ponsel bisa diganti, tetapi keselamatan diri dan orang lain adalah yang terpenting.
Sumber: https://www.androidauthority.com/phone-fire-survey-3637353/

