Fitur Menarik dalam Sistem AI
Galaxy S26 Ultra juga dibekali dengan sistem visual berbasis AI (Visual Perception System) yang memungkinkan ISP untuk mengenali berbagai elemen detail dalam gambar dan video secara real-time. Dengan peningkatan ini, pengolahan gambar menjadi lebih efisien, mengurangi konsumsi daya hingga 50% dibandingkan model sebelumnya. Fitur Deep learning Video Noise Reduction (DVNR) juga ditambahkan untuk meningkatkan kualitas video dalam kondisi cahaya rendah.
Desain dan Penyimpanan yang Ditingkatkan
Galaxy S26 mendapatkan layar 6,3 inci yang lebih besar dibandingkan dengan model sebelumnya yang hanya 6,2 inci. Selain itu, kapasitas baterai juga ditingkatkan menjadi 4.300 mAh. Yang paling menarik, Samsung akhirnya meningkatkan penyimpanan dasar pada Galaxy S26 menjadi 256GB, meskipun harga untuk varian 256GB ini lebih tinggi dibandingkan dengan Galaxy S25.
Samsung juga menyederhanakan desain seri Galaxy S dengan menyatukan warna dan desain ketiga model. Kini, Galaxy S26 terlihat seperti versi mini dari S26 Ultra, yang juga mengalami sedikit perubahan dengan sudut yang lebih membulat dibandingkan tahun lalu.
Dengan semua pembaruan dan fitur baru ini, Samsung berusaha untuk tetap relevan di pasar smartphone yang sangat kompetitif. Meskipun beberapa pengguna mungkin merasa bahwa inovasi yang ditawarkan tidak cukup signifikan, jelas bahwa Samsung berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman pengguna melalui teknologi AI dan desain yang menarik.
Sumber: https://www.gsmarena.com/samsung_galaxy_s26_ultra_s26_plus_s26_handson-review-2935.php

