2. Fokus yang Tidak Seimbang pada Fitur
Di masa lalu, jajaran flagship Samsung dikenal seimbang dalam hal fitur. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, fokus sepertinya lebih banyak diarahkan pada teknologi AI dan perangkat lunak, sementara hardware, terutama untuk versi standar dan Plus, menjadi sekadar catatan kecil. Contohnya, baik S26 maupun S26 Plus tidak mengalami perubahan signifikan dalam hal kecepatan pengisian daya maupun konfigurasi kamera dibandingkan dengan S23.
Kondisi ini membuat pesaing di kelas menengah atas sering kali lebih unggul dalam banyak hal, terutama dalam kapasitas baterai dan kecepatan pengisian. Contohnya, Nothing Phone 3a Pro yang diluncurkan tahun lalu menawarkan spesifikasi yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah. Hal ini membuat daya tarik S26 semakin berkurang, seolah-olah ada produk lain yang menawarkan nilai lebih baik.

