Perbaikan Desain dan Manajemen Baterai
Laporan pengujian juga mengungkap bahwa Samsung SDI sedang mempertimbangkan untuk merancang ulang lapisan antara sel-sel dan cara mereka disusun. Selain itu, perusahaan ini juga sedang mengembangkan firmware manajemen baterai yang lebih baik. Ini menunjukkan bahwa Samsung ingin memastikan bahwa baterai yang mereka luncurkan tidak hanya memiliki kapasitas tinggi, tetapi juga stabil dan dapat diandalkan dalam penggunaan sehari-hari.
Performa yang Diharapkan
Untuk baterai 12,000mAh, Samsung memprediksi bahwa pengguna dapat mengharapkan waktu layar aktif antara 20 hingga 25 jam saat terhubung dengan jaringan 4G dan Wi-Fi. Baterai ini dioptimalkan untuk memberikan stabilitas yang lebih baik. Di sisi lain, baterai 18,000mAh dirancang dengan fokus pada kapasitas yang tinggi dan ketahanan yang lebih lama. Tentunya, pengguna gadget akan sangat menantikan kehadiran baterai dengan performa yang menjanjikan ini.
Rumor awal menyebutkan bahwa Galaxy S26 Ultra mungkin akan menggunakan baterai Si-C, tetapi tampaknya hal tersebut belum terwujud. Kita berharap Samsung SDI bisa menyelesaikan pengujian ini tepat waktu untuk Galaxy S27 Ultra mendatang. Tidak diragukan lagi, perangkat lipat juga akan sangat diuntungkan dengan baterai yang tipis dan berkapasitas tinggi.
Dengan perkembangan ini, para penggemar gadget tentunya akan menantikan inovasi lebih lanjut dari Samsung, terutama dalam hal teknologi baterai yang sangat krusial bagi pengalaman pengguna.
Sumber: https://www.gsmarena.com/leak_test_reports_for_12000mah_and_18000mah_siliconcarbon_batteries_from_samsung-news-71886.php

