Kecepatan Pengisian: USB-PD vs. Qi2
Standar pengisian kabel universal, yakni USB Power Delivery (USB-PD), jauh lebih cepat dibandingkan dengan standar pengisian nirkabel universal, Qi2, yang maksimal hanya mencapai 25W. Baterai yang lebih besar memerlukan pengisian yang lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Meskipun ada solusi pengisian nirkabel proprietary yang dapat melebihi 25W, pengguna seringkali menghadapi kesulitan saat ingin beralih antar merek, karena kompatibilitas yang tidak terjamin.
Preferensi Terhadap Fitur Magnetik di Smartphone
Selain itu, ada juga pengguna yang lebih tertarik pada fungsi lain dari magnet, seperti untuk aksesori dan pemasangan magnetik. Sekitar satu dari sepuluh responden menyatakan ketertarikan mereka hanya pada penggunaan magnet untuk keperluan tersebut, dan mereka tetap lebih memilih pengisian menggunakan kabel.
Masa Depan Pengisian Magnetik dan Adopsi di Pasaran
Pengisi daya dan aksesori berbasis magnet seperti MagSafe memang memiliki tempat tersendiri di pasar, meskipun tidak semua orang menyukainya. Namun, adopsi teknologi ini di luar produk Apple ternyata masih terbatas. Google menjadi salah satu pelopor di sisi Android dengan meluncurkan Pixelsnap, tetapi banyak produsen Android lainnya yang tampak enggan untuk mengikuti jejak tersebut. Hal ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh teknologi pengisian magnetik dalam mendapatkan penerimaan yang lebih luas di kalangan pengguna.
Dengan hasil survei ini, dapat disimpulkan bahwa meskipun pengisian nirkabel magnetik menawarkan kenyamanan dan kepraktisan, pengguna smartphone saat ini masih lebih memilih pengisian kabel yang cepat dan efisien. Mungkin di masa depan, dengan inovasi lebih lanjut, kita akan melihat perubahan pandangan pengguna terhadap teknologi ini.
Sumber: https://www.gsmarena.com/weekly_poll_results_most_people_still_dont_care_about_magnetic_charging-news-71423.php

