Berita

OS Fuchsia Buatan Google Siap Menjadi Pesaing Android

Dominasi Android sebagai sistem operasi smartphone memang tidak terbantahkan. OS yang dibuat oleh Google ini berhasil mengenyahkan Blackberry dan Nokia dengan Symbian-nya. Kesuksesan Android tidak membuat Google berhenti berkreasi. Perusahaan teknologi multinasional tersebut dikabarkan tengah mempersiapkan sistem operasi pengganti Android yang bernama Fuchsia. Kabar mengenai Fuchsia memang bukan kabar baru.

Sistem operasi Fuchsia ini sempat menjadi perbincangan penikmat dan pengamat teknologi di tahun 2016 lalu. Terdapat banyak rumor mengenai kapan OS tersebut dirilis dan informasi mengenai isi dari OS tersebut. Sayangnya, kabar yang beredar tersebut merupakan kabar palsu. Kali ini, kabar mengenai pengembangan OS Fuchsia berasal dari PhoneArea, Senin (1/7/2019) yang bersumber dari laporan Android Police.

Dikabarkan, Google telah membentuk tim yang terdiri dari seratus orang untuk mengembangkan sistem operasi Fuchsia. Sebelumnya, Google telah merilis situs untuk pengembang bernama Fuchsia.dev. Ada perbedaan antara Fuchsia dengan Android dan Chrome. Perbedaan tersebut terletak pada penggunaan kernel. Berbeda dengan Android dan Chrome yang menggunakan kernel Linux, Fuchsia menggunakan microkernel Zircon.

Zircon merupakan sebuah microkernel dari softwareyang diperlukan untuk menjalankan sebuah sistem operasi. Berdasarkan penggunaan kernel tersebut, Fuchsia akan berjalan berbeda dengan Android. Lintas platform Flutter SDK akan memungkinkan developer Android untuk memindahkan aplikasi mereka ke Fuchsia dengan cepat. November lalu, Fuchsia mendukung chipset Huawei Kirin 970 dan OS-nya berhasil disematkan di Honor Play.

Muncul Pertama Kali Agustus 2016

Nama Google Fuchsia pertama kali muncul ke khalayak di Github pada Agustus 2016. Kemunculan Fuchsia tersebut tanpa penjelasan jelas dari sang empunya, Google. Github sendiri adalah platform terbuka untuk para pengembang untuk saling berbagi, berkolaborasi, dan mengembangkan berbagai proyek. Tidak berbeda jauh dengan pendahulunya, Fuchsia merupakan produk software yang terbuka dan bebas untuk dikembangkan.

Pada saat itu, rumor mengenai eksistensi dan perkembangan Fuchsia cukup banyak. Selain itu publik pun bertanya-tanya mengenai kapankah Google akan mengembangkan Fuchsia menjadi sesuatu yang lebih serius. Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Fuchsia tidak berdasarkan Linux tetapi berdasarkan Zricon. Zircon sendiri berarti kernel kecil. Fuchsia juga memiliki kemampuan untuk dapat dijalankan di berbagai perangkat.

Fuchsia dapat dijalankan di smartphone, tablet, dan komputer. Di awal 2017, para pengembang menggoda publik bahwa Fuchsia yang mendapatkan user interface pada saat itu bukan merupakan sesuatu yang akan ditinggalkan begitu saja. Sontak publik pun berspekulasi bahwa Fuchsia bisa jadi merupakan sesuatu yang lebih besar dari yang dipikirkan. Google dianggap memiliki rencana yang lebih besar untuk Fuchsia.

Fuchsia Akan Gantikan Android dan Chrome?

Banyak rumor yang beredar jika Fuchsia merupakan OS super yang akan menggantikan Android. Bahkan, muncul kabar yang lebih ambisius yang menyatakan bahwa Fuchsia akan menggantikan tidak hanya Android tetapi juga Chrome dalam 5 tahun ke depan. Jika benar, tentu hal tersebut merupakan sesuatu yang akan berdampak besar pada perkembangan OS dan smartphone. Hal tersebut juga merupakan sesuatu yang gila.

Kabar tersebut akhirnya dibantah Google. Kendati demikian Google tidak menyebutkan secara spesifik jika Fuchsia akan mengganti Android atau tidak. Hal tersebut tentu membuat spekulasi mengenai Fuchsia vs Android terus muncul. Fuchsia juga digadang-gadang akan menawarkan sesuatu yang lebih dengan jangkauan pemakaiannya yang tidak hanya terpaku pada perangkat seperti smartphone dan tablet.

Fuchsia sendiri memang dikembangkan untuk menembus batas sebuah sistem operasi yang sudah nyaman digunakan di smartphone dan komputer. Bukan tidak mungkin jika Fuchsia akan diintegrasikan dalam perangkat pintar di masa depan. Memang masih terlalu jauh berpikir sebuah produk yang masih dalam pengembangan digadang-gadang memberikan dampak signifikan dalam dunia sistem operasi di masa depan.

Namun, gelagat Fuchsia menjadi sesuatu yang besar memang mulai terlihat. Kendati demikian, bukan berarti Fuchsia tidak mungkin gagal. Karena masih belum sempurna penuh, Google bisa saja mematikan proyek ini. Hal lain yang bisa diperdebatkan mengenai Fuchsia adalah statusnya sebagai OS yang menggantikan Android dan Chrome. Jika pada dasarnya Fuchsia tidak signifikan kenapa tidak dibuat dalam bentuk update-ansaja?

Tentu, jawabannya sederhana. Kernel yang ada di Fuchsia disinyalir akan membuat Fuchsia menjadi sesuatu yang lebih dari OS. Dikutip dari Android Authority, kernel tersebut memiliki kemampuan untuk masuk ke sistem yang tertanam dan perangkat uang lebih kecil. Hal tersebut membuat Fuchsia bisa lebih superior dari Android. Bukan tidak mungkin Fuchsia cocok digunakan di perangkat pintar, seperti kulkas dan robot penyedot debu pintar.

Mungkinkah hal tersebut terjadi? Ada posibilitas besar mengenai kemungkinan hal tersebut terjadi. Untuk perusahaan raksasa macam Google, berpikir jauh ke depan dan memikirkan produk revolusioner yang melewati batas yang ada merupakan sebuah keharusan. Paradigma berpikir dari sebuah OS tidak lagi boleh dibatasi pada penggunaan komputer pada umumnya. OS di masa depan harus terintegrasi dengan berbagai produk digital.

Sangat disayangkan jika OS yang tengah dikembangkan tersebut hanya menghasilkan sesuatu yang sekadar lebih baik dari Android atau Chrome. Hal tersebut bukan berarti bukan sebuah pencapaian. Namun, publik memiliki ekspektasi yang lebih besar seiring dengan perkembangan teknologi pintar yang semakin berkembang. Patut ditunggu apakah rumor tersebut merupakan sebuah informasi percobaan atau benar adanya.

Bagaimana menurut Anda, terlalu ambisiuskan paradigma tersebut? Hal yang sangat disayangkan saat ini adalah minimnya informasi mengenai Fuchsia. Kendati sudah mendapatkan pengumuman yang jelas mengenai eksistensinya, tidak banyak yang bisa digali dari OS yang dirumorkan sebagai suksesor spiritual Andromeda. Yang pasti, OS Fuchsia kemungkinan tidak akan sempurna dalam waktu dekat.

Donald Trump: Huawei Bisa Kembali Gunakan Android

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan bahwa perusahaan AS akan terus menjual produknya ke Huawei. Pernyataan Trump tersebut diutarakan pada pertemuan puncak G20. Produk yang sudah banyak tersedia, termasuk microship, sudah jelas statusnya. Saat ini, Huawei tengah menunggu pemberitahuan dari Departemen Perdagangan AS, apakah perusahaan asal Cina tersebut bisa kembali menggunakan layanan Google Play untuk sistem operasi Android.

Kendati seolah memberikan angin segar bagi Huawei dan para penggunanya, apa yang dikatakan oleh Trump tersebut belum memberikan kejelasan apakah layanan ini dapat diklasifikasikan sebagai layanan yang sudah tersedia luas. Faktor yang menentukan ada pada permasalahan atau isu keamanan nasional atau tidak. Hal tersebut merupakan alasan pemblokiran yang dilakukan perusahaan AS terhadap Huawei sebelumnya.

Namun, tidak terdapat panduan yang spesifik mengenai hal tersebut pada saat ini. Larangan penggunaan yang diterapkan selama 90 hari belum sepenuhnya terpenuhi. Larangan tersebut baru berjalan separuhnya.Dengan demikian, Departemen Perdagangan AS memilih waktu lebih dari 1 bulan untuk membuat keputusan akhir mengenai hal tersebut. Pada saat yang bersamaan Huawei dan rekan dagangnya tengah melakukan lobi.

Lobi tersebut dilakukan untuk mencabut larangan tersebut. Larangan tersebut berakhir pada 19 Agustus mendatang. Sekalipun larangan tersebut dicabut sebelum penundaan berakhir, dampak yang dirasakan Huawei dan produknya sudah terlanjur sangat terasa. Huawei terpaksa menunda peluncuran besar beberapa produk andalannya, diantaranya laptop MateBook baru dan smartphone lipat Mate X.

Jadi, HP Huawei Sudah Bisa Pakai Android Sekarang?

Banyak yang menyambut positif pernyataan Trump di KTT G20 begitu juga dengan pertemuannya dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Namun, apakah pernyataan tersebut serta merta membuat produk Huawei bisa menggunakan sistem operasi Android? Jawabannya belum 100% jelas. Adapun pernyataan Trump tersebut mengindikasikan bahwa perusahaan AS yang sebelumnya dilarang, kini dapat menjual produknya ke Huawei.

Namun, belum ada kabar jelas apakah Huawei akan kembali menggunakan Android dan beragam layanan Google lainnya. Publik masih harus menunggu paling tidak hingga Agustus mendatang untuk memastikan apakah Huawei akan kembali menggunakan Android dan layanan Google lainnya. Paling tidak, adanya pencabutan larangan tersebut merupakan sesuatu yang melegakan bagi Huawei dan para penggunanya.

Kendati demikian, hal tersebut tidak serta merta membuat AS tidak bisa kembali meninjau keputusan tersebut dengan alasan keamanan. Huawei masih masuk dalam daftar yang diawasi jika sewaktu-waktu kembali dianggap ‘membahayakan’ keamanan nasional AS. Larangan terhadap Huawei merupakan salah satu dampak buruk perang dagang yang dikobarkan DonaldTrump terhadap Tiongkok.

Huawei belum benar-benar bebas. Trump sendiri menyatakan bahwa status Huawei masih dalam perdebatan hubungan dagang antara AS dengan China. Keputusan pelarangan terhadap Huawei pun tidak mendapatkan respons positif, baik bagi masyarakat internasional maupun masyarakat AS sendiri. Qualcomm, Intel, dan perusahaan AS pembuat chip lainnya tidak tinggal diam menghadapi keputusan Trump tersebut.

Bagi mereka hal tersebut merupakan sesuatu yang merugikan. Secara rahasia dan senyap mereka kemudian melakukan lobi ke Departemen Dagang AS. Bagi Huawei dampak pelarangan tersebut sudah terlanjur dirasakan. Meskipum begitu Huawei tampak tenang menghadapi larangan tersebut. Huawei bahwa sudah mengembangkan OS sendiri jika di kemudian hari tidak bisa lagi menggunakan sistem operasi Android secara permanen.

Kembali Pakai Android, Bagaimana Nasib OS Ark?

Produk terakhir yang disebutkan sebenarnya ditunda perilisannya akibat direncanakan untuk mampu mendukung koneksi 5G. Lantas, bagaimana dengan pengerjaan sistem operasi Ark yang digadang-gadang akan menjadi OS produk Huawei pengganti Android? Kendati larangan tersebut dicabut dan Huawei dapat mengakses dan menggunakan Android, proses pengerjaan sistem operasi tersebut kemungkinan akan terus dilanjutkan.

Langkah tersebut merupakan langkah antisipasi jika larangan akibat perseteruan politik dan dagang antara AS dengan China terjadi di masa depan. Sekalipun tanpa adanya perseteruan tersebut, mengembangkan OS sendiri untuk produk Huawei bisa jadi akan menjadi prioritas untuk lepas dari ketergantungan terhadap produk dari pihak ketiga. Hal positif lain adalah, bukan tidak mungkin OS tersebut bisa mengganggu dominasi Android.

Kabar mengenai sistem operasi Ark yang siap diluncurkan untuk produk Huawei di masa depan santer diberitakan akhir-akhir ini. Bahkan, beberapa sumber informasi di China memberitakan bahwa perangkat Huawei dengan sistem operasi HongMeng akan meluncur Oktober ini. Sistem operasi HongMeng merupakan sistem operasi Ark untuk pasar Tiongkok. Smartphone yang diluncurkan beserta OS tersebut bukan dari segmen flagship.

Berdasarkan hal tersebut jangan harapkan Huawei Mate 30 akan diluncurkan beserta OS Ark. Kemungkinan besar smartphone yang akan dirilis dengan OS Ark tersebut merupakan smartphone kelas entry dan midrange serta dikhususkan untuk pasar dalam negeri saja. OS Ark ini digadang-gadang lebih cepat dari Android. Hal tersebut didasarkan pada tahap pengujian yang juga turut dihadiri oleh Oppo dan Vivo.

Alasan kenapa OS tersebut akan dirilis untuk pertama kalinya di China adalah karena OS tersebut kemungkinan belum memenuhi persyaratan untuk publik internasional. Akibatnya, Huawei membuat peluncuran tersebut tidak sebesar yang diperkirakan. Bukan tidak mungkin, jika Huawei berhasil mengembangkan OS ini dan ekosistemnya terus berkembang, OS ini akan dirilis pada samrtphone kelas atas Huawei, diantaranya Mate 30 dan P40 Series.

Kendati mengalami permasalahan dengan perusahaan AS akibat rivalitas AS dan China, Huawei diprediksi tetap akan menjadi produsen smartphone dengan penjualan yang terbesar kedua di dunia. Bagi perusahaan asal China ini, adanya masalah tersebut hanya memperlambat visi dan ambisi mereka untuk menjadi manufaktur multi-teknologi terbesar di dunia yang saat ini masih diduduki oleh perusahaan multi-teknologi asal Korea, Samsung.

Menunggu Kehadiran Xiaomi Model Terbaru Redmi Note 7 Pro

Model ketiga dari Redmi Note 7 Pro telah dirilis di India Juli ini. Model ketiga dari smartphone Redmi ini dibekali dengan 6GB RAM dan storage 64GB. Sebelumnya, Redmi Note 7 Pro telah dirilis dalam 2 model di Februari tahun ini. Kedua model tersebut adalah Redmi Note 7 Pro 4GB/64GB dan Redmi Note 7 Pro 6GB/128GB. Selain perbedaan RAM dan storage, tidak terdapat perbedaan signifikan antara model ketiga dan model sebelumnya.

Dilihat dari jumlah RAM dan storage atau kapasitas penyimpanannya, model ketiga ini tampak menjadi “penyeimbang” di antara dua model sebelumnya. Model ketiga atau terbaru ini dibanderol INR15,999 ($230) atau sekitar Rp 3,2 juta. Model ketiga ini akan dijual di India melalui Mi.com dan Flipkart mulai 3 Juli 2019. Harga model ketiga ini dibawah model 6GB/128GB dan di atas model 4GB/64GB.

Model 4GB/64GB dijual dengan harga INR13,999 ($200) atau sekitar Rp 2,8 juta. Sementara model 6GB/128GB dijual dengan harga INR16,999 ($245) atau sekitar Rp 3,4 juta. Redmi Note 7 Pro banyak mendapatkan respons positif dari publik India. Tentu, jika dibandingkan dengan versi reguler (non-pro), versi Pro memiliki lebih banyak kelebihan. Redmi Note 7 Pro dipuji karena performa handalnya dan harga yang pas dan kompetitif.

Spesifikasi Redmi Note 7 Pro

Redmi Note 7 Pro model terbaru masih mewarisi spesifikasi 2 model sebelumnya. Dengan demikian dalam hal performa, display, kamera, baterai, dan atribut lainnya tidak terdapat perbedaan. Perbedaan yang mencolok memang terlihat dari RAM dan storage-nya serta tentu saja harganya. Redmi Note 7 Pro dipersenjatai dengan Qualcomm SDM675 Snapdragon dan layar 6.3-inch FHD+ dengan resolusi 2340x1080p.

Untuk kamera utama dan kamera selfie, Redmi Note 7 Pro menggunakan 48MP+5MP dan 13MP. Kini, dengan hadirnya model ketiga, Anda mendapatkan opsi tambahan dalam memilih kombinasi RAM dan storage. Redmi Note 7 Pro menggunakan baterai 4.000 mAH yang sudah didukung dengan fitur Quick Charge 4.0. Berikut adalah spesifikasi lengkap Redmi Note 7 Pro yang sudah dirilis di India sejak Februari lalu.

Xiaomi Redmi Note 7 Pro

Rilis (India)

Februari 2019, Juli 2019

Harga 4GB/64GB

INR13,999 ($200), Rp 2,8 juta

Harga 6GB/128GB

INR16,999 ($245), Rp 3,4 juta

Harga 6GB/64GB

INR15,999 ($230), Rp 3,2 juta

Dimensi (mm)

159,21 x 75,21 x 8,10

Berat (g)

186

Kapasitas Baterai (mAh)

4.000

Fast Charging

Quick Charge 4

Pilihan Warna

Nebula Red, Neptuen Blue, Classic Space Black

Ukuran Layar (inci)

6.3

Resolusi

2340 x 1080 p

Tipe Proteksi

Gorilla Glass

Prosesor

2GHz Octa-Core

Chip

Qualcomm Snapdragon 675

RAM

4GB/6GB

Storage

64GB/128GB, microSD

Kamera Utama

48MP (f/1.79, 1.6-micron) + 5-megapixel

Kamera Selfie

13MP

Sistem Operasi

Android Pie, MIUI 10

Wi-Fi

802.11 a/b/g/n/ac

Konektivitas

GPS, Bluetooth, Infrared, USB OTG, USB Type-C

Review Redmi Note 7 Pro

Pujian diberikan pada desain yang mengesankan, kualitas kamera yang baik, kapasitas baterai yang cukup tahan lama, dan yang paling utama performanya yang cukup handal. Selain itu, harga yang dibanderol cukup terjangkau untuk smartphone di kelasnya. Dibalik beragam kelebihan yang dimiliki Redmi Note 7 Pro tentu terdapat beberapa kekurangan, diantaranya HP mudah panas, software yang banyak iklannya, dan slot hybrid (SIM/microSD).

Dilansir dari Smartprix, pada bagian desain, Note 7 Pro tampak sederhana sekaligus elegan. Dibandingkan Xiami edisi sebelumnya, desain samrtphone Xiaomi satu memang terlihat lebih baik. Terlebih jika melihat harga, desain Note 7 Pro terlihat merupakan sebuah peningkatan dari smartphone Xiaomi yang pernah dirilis sebelumnya. Memang, jika dibandingkan dengan desain smartphone lain sekelas Samsung Galaxy, Note 7 Pro masih kalah.

Akan lebih baik jika Xiaomi memberikan opsi warna yang terlihat lebih menarik. Kekurangan lain dalam hal desain terletak pada slot microSD yang hybrid dan samrtphone terasa lebih tebal. Diluar kekurangan tersebut, desain Redmi Note 7 Pro cukup memuaskan untuk HP di kelasnya. Jika ada kelebihan utama Redmi Note 7 Pro, maka kelebihan tersebut terletak pada performanya.

Bagaimana tidak, Redmi Note 7 Pro menggunakan chip yang memang memiliki reputasi mampu memberikan performa yang mulus untuk smartphone di kelasnya. Redmi Note 7 Pro menggunakan chip Snapdragon 675. Dengan prosesor dan chip yang baik, Redmi Note 7 Pro mampu menjalankan beragam aktivitas tanpa mengalami perlambatan performa yang signifikan. Overall, performanya mulus tanpa gangguan berarti.

Untuk pengalaman penuh, model 6GB/128GB tentu sangat direkomendasikan. Hadirnya model terbaru dan ketiga memberikan opsi baru bagi Anda yang menginginkan peningkatan performa tanpa menginginkan ruang penyimpanan yang besar. Redmi Note 7 Pro mendapatkan kritik pada bagian sodtware atau sistem operasi. Ada banyak iklan yang terpaksa harus Anda lihat pada software yang digunakan.

Diluar itu tidak ada kritikan lain soal software yang digunakan. MIUI memang masih kalah dari One UI Samsung tetapi masih lebih baik dari Color OS Oppo/Realme atau EMUI Honor. Tidak ada keluhan berarti untuk kamera yang digunakan Note 7 Pro. Baik kamera utama (48MP+5MP) maupun kamera selfie (13MP). Keduanya mampu memberikan hasil jepretan yang baik.

Note 7 Pro terlihat membuat Xiaomi siap untuk terus bersaing di pasar smartphone yang kian ramai. Umumnya, Note 7 Pro memiliki banyak kelebihan, terutama dalam hal harga yang terjangkau dan performa yang mulus. Kekurangan utama terdapat pada HP yang mudah panas. Dirilisnya model 6GB/64GB dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar akan model yang lebih seimbang diantara kedua model yang sudah dirilis sebelumnya.

Kabar Tentang Lenovo Z6 Pro Berkekuatan 5G yang Akan Dirilis

Kabar dari beragam inovasi pada perangkat teknologi memang tidak akan pernah berakhir, semakin ketat persaingan pasar maka akan semakin signifikan juga pembaharuan atau perkembangan teknologi pada seluruh jenis perangkat yang digunakan oleh manusia. Saat ini memang sedang menjadi saat dimana persaingan sengit terjadi untuk beragam jenis ponsel di dunia ini, yang telah banyak menguasai pasar.

Banyak pasar di dunia yang saat ini mengkonfirmasikan, bahwa persaingan sengit antar inovasi terbaru pada perangkat smartphone semakin meningkat. Salah satu pokok utama dari peningkatan persaingan ini adalah, keinginan konsumen untuk mendapatkan barang dengan kualitas tinggi tentunya dengan harga yang bersahabat, inovasi ini pun ditunjukan oleh Lenovo yang mengeluarkan ponsel Lenovo Z6 Pro 5G.

Pengumuman yang Sangat Menggebrak Publik

Telah lama bersaing pada pasar ponsel di dunia, nyatanya tidak menyulutkan niat Lenovo untuk terus menciptakan produk andalannya yang saat ini mungkin masih banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Meskipun kapasitasnya tidak sama seperti apa yang diberikan oleh para pesaingnya terhadap publik, akan tetapi dapat dikatakan bahwa Lenovo mampu untuk mempertahankan pamornya.

Sebagian orang memang belum terlalu banyak mendengar tentang kabar yang diberitakan oleh perusahaan ponsel yang besar ini, pasalnya beberapa market di dunia memang mengalami persaingan yang sengit untuk kisaran ponsel terbaik. Apalagi saat ini mulai banyak bermunculan smartphone dengan kapasitas terbaik, salah satunya adalah dengan ponsel yang memiliki kapasitas 5G untuk jaringannya.

Lewat pengumumannya melalui sebuah acara Mobile World Congress atau MWC ini yang telah diselenggarkan langsung di Shanghai China, pada bulan april lalu memang Lenovo telah mengkonfirmasikan akan meluncurkan produk terbarunya. Produk baru ini yang nantinya akan dirilis sebentar lagi akan dinamai Z6 Pro, sebagai salah satu produk yang akan diandalkan oleh Lenovo.

Perlu untuk anda ketahui memang saat ini Lenovo tengah mencoba untuk mengikuti persaingan pasar global untuk produk smartphone, dimana persaingan sengit antar negara serta perusahaan besar pencipta smartphone tidak pernah surut. Apalagi dapat dikatakan jika saat ini memang beberapa perusahaan diharuskan untuk melakukan inovasi, berhubung dengan kebutuhan masyarakat yang meningkat.

Pada perangkat yang terbaru ini nantinya Lenovo Z6 Pro ini akan mengalami pembaharuan dari versi yang sebelumnya, dengan didukung oleh perangkat 5G diharapkan mampu untuk mendongkrak pasar Lenovo di market internasional. Dimana nantinya jenis perangkat seperti inilah yang akan dipertangguhkan pada pasar smartphone, meski Lenovo harus bersaing dengan perusahaan penyedia perangkat 5G lainnya.

Pada perangkatnya sebenarnya untuk edisi terbaru lenovo ini tidak memiliki perbedaan yang signifikan, perbedaan terletak pada edisi terbaru ini yang menggunakan modem Snapdragon X5O Qualcomm. Yang mana modem ini nantinya digunakan untuk mengaktifkan konektifitas pada jaringan 5G nya, memang tidak ada perubahan yang signifikan untuk isian dari perangkat ini dibandingkan dengan versi yang terdahulu.

Hal yang Membuat Z6 Pro Berbeda Dengan Versi Sebelumnya

Dengan adanya pembaharuan ini tentunya menjadi salah satu kabar yang baik bagi Lenovo, dimana akan ada banyak peminat yang menginginkan produknya. Sehingga ada kemungkinan besar juga bagi perusahaan ini untuk mendapatkan market yang besar, apalagi saat ini trend untuk penggunaan jaringan 5G memang cukup besar, tentunya dengan harga yang bersahabat Lenovo bisa mendapatkan marketnya.

Selain perubahan pada isian dari perangkatnya, tentunya ada hal lain yang pastinya anda tunggu, salah satunya adalah informasi akan perubahan yang terjadi terhadap desain dari ponsel yang satu ini. Dengan spesifikasi terbarunya, pastinya masyarakat pun menginginkan beberapa perubahan pada bentuk dari desain ponsel ini, akan tetapi berita ini memang kurang membahagiakan untuk pengguna Lenovo ini.

Jika anda mengharapkan suatu perubahan yang besar terhadap desain dari ponsel ini, tentunya hal itu bukanlah sesuatu yang harus diharapkan sangat besar. Karena pada pasalnya tidak akan ada perubahan yang signifikan pada desain dari ponsel ini, dimana anda hanya akan melihat perbedaan jelas pada bagian belakang ponsel ini, antara Z6 Pro dengan Z6 Pro 5G yang terbaru sebagai andalan dari Lenovo.

Untuk desain bagian belakang sebagai informasi yang anda tunggu, salah satu perubahan adalah bagian belakang ponsel yang transparan sehingga mampu menggiurkan hati masyarakat untuk membelinya. Dengan desain ini akan ada banyak market yang tergiur untuk membelinya, tidak hanya karna desainnya saja akan tetapi juga karena kekuatan 5G nya yang saat ini menjadi incaran bagi seluruh masyarakat.

Bagi sebagian orang memang banyak yang meragukan jika ponsel terbaru dari Lenovo ini bisa memuaskan hati masyarakat, pasalnya banyak masyarakat yang merasa kecewa dengan produk smartphone berdesain trasnparan seperti ini. Tidak ada kejelasan apakah bagian belakang ponsel ini benar transparan atau tidak, yang ditakutkan sama kejadiannya dengan smartphone lain seperti Xiaomi Mi 8 dengan berstiker ilustrasi.

Kabar tentang akan diluncurkannya ponsel ini pun masih membuat beberapa kalangan masyarakat penasaran, dimana masih belum ada kisaran harga yang akan dipatok untuk produk ini. Tentunya kepastian datang dari target market smartphone ini, yang akan dijual pertama kali di Eropa sebagai salah satu bagian negara yang saat ini telah menggunakan 5G, agar dapat dipasarkan secepatnya di sini.

Melihat spesifikasi yang akan diluncurkan oleh Lenovo mengenai produk terbarunya, tentunya akan membuat beberapa kalangan masyarakat tergiur dengan produk ini. Mungkin anda akan bersiap-siap untuk menyiapkan kocek agar mampu membeli smartphone ini, yang pastinya harga dari smartphone ini memang tidak akan setinggi pesaingnya.

Update Terhangat Tentang Pembaruan Keren Whatsapp

Dapat dikatakan jika saat ini Whatsapp telah lama menjadi raksasa pada bidang perpesanan online, dimana telah banyak pengguna yang merasakan manfaat dari adanya aplikasi ini. Dengan segala fiturnya aplikasi Whatsapp telah mampu untuk memberikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, tidak heran jika aplikasi ini tidak pernah kehilangan pamornya sebagai salah satu aplikasi penyedia perpesanan online.

Ada kabar terbaru yang memberitakan bahwa aplikasi Whatsapp ini akan mengalami beberapa pembaharuan, dimana pembaharuan ini akan memberikan banyak kemudahan bagi para penggunanya, sehingga penggunaan dari aplikasi ini akan menjadi lebih optimal. Berita yang dilansir dari The Independent ini, akan memberikan anda kabar gembira sekaligus menarik dari pembaharuan aplikasi yang satu ini.

Belajar Dari Kesalahan yang Kerap Terjadi

Dari kabar yang diberitakan bahwa aplikasi ini memang akan mengalami beberapa perubahan, dimana semua ini memang awalnya berkaca dari kesalahan yang kerap terjadi bagi para penggunanya. Sehingga belajar dari ketidaknyamanan yang dirasakan oleh penggunanya, akhirnya Whatssap memberanikan diri untuk melakukan beberapa pembaharuan guna memberikan kenyamanan bagi para penggunyanya.

Pembaharuan ini memang diperuntukan bagi pare pengguna smartphone dengan pendukung android, sehingga untuk anda yang saat ini menggunakan smartphone yang didukung oleh android, bersiap-siaplah untuk merasakan pembaharuan yang akan membuat anda semakin nyaman. Saat ini belum terlalu banyak orang yang mengetahui tentang pembaharuan ini, berikut beberapa hal yang akan diupdate kedepannya.

Dari kabar yang beredar pada sebagian berita, bahwa aplikasi ini menjadi aplikasi perpesanan yang paling populer di dunia, sehingga ketika ada ketidaknyamanan serta kesalahan yang terjadi akan menjadi salah satu hal terpenting yang harus diatasi. Saat ini memang Whatsapp akan memberokan sebuah perubahan untuk mengatasi kesalahan, terutama ketika anda sedang mengirim gambar ke sesama pengguna aplikasi.

Jika dilihat lagi dalam fitur pengiriman gambar, aplikasi ini memang masih terbilang lemah sehingga terkadang menyulitkan penggunanya untuk mencari tahu kepada siapa mereka mengirim gambar. Ketika aplikasi ini mengalami update nanti, maka anda akan menjadi lebih mudah untuk memastikan, jika gambar yang anda kirim ke beberapa orang atau lawan bicara merupakan orang yang tepat sehingga tidak salah.

Mungkin anda sering kali mengalami hal ini, dimana ketika anda ingin mengirimkan gambar menggunakan aplikasi Whatsapp anda hanya dapat melihat foto dari lawan bicara, sehingga terkadang anda tidak mengetahui apakah foto berukuran kecil tersebut orang yang dituju atau bukan. Dengan adanya hal ini, maka untuk selanjutnya anda tidak perlu khawatir karena aplikasi ini telah melakukan sebuah perubahan.

Pada pembaharuan yang terbaru nanti, anda dapat memastikan jika pengguna yang anda tuju memang benar agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Pada kali ini anda akan melihat nama dari pengguna yang akan menerima pesan anda berikut dengan foto berukuran kecil dari orang tersebut, hal inilah yang menjadi saat yang ditunggu bagi seluruh pengguna aplikasi Whatsapp di seluruh dunia saat ini.

Jika anda bertanya-tanya mengapa pembaharuan ini hanya dapat dirasakan oleh seluruh pengguna android, sebenarnya para pengguna aplikasi ini selain android seperti IOS sudah mengalami perubahan terlebih dahulu. Sehingga saat ini adalah saat untuk anda para pengguna aplikasi ini yang menggunakan smartphone android, untuk merasakan kemudahan terbaru dalam mengirim gambar ke pengguna lain.

Dua Rencana Inovasi Pembaruan Terbaik

Untuk semua pembaharuan pada aplikasi ini memang tidak akan dilakukan pada saat yang bersamaan, ada beberapa rencana untuk pembaharuan inovasi pada aplikasi ini, yang saat ini telah berkerja sama dengan aplikasi sosial media lainnya. Dimana semua ini memang telah direncanakan sejak lama oleh Whatsapp, akan tetapi seperti yang dimumkan dua rencana inovasi ini akan diluncurkan pada 2020 nanti.

Mungkin anda bertanya-tanya tentang pembaharuan yang pertama pada rencana perubahan nanti, dimana untuk anda yang suka untuk mengirim pesan dari suatu aplikasi ke aplikasi lain, maka anda patut untuk berbahagia dengan berita ini. Dimana nantinya ada penggabungan satu aplikasi perpesanan atau yang dinamakan merger, dimana aplikasi ini telah bekerjasama dengan beberapa aplikasi lainnya untuk ini.

Perlu untuk anda ketahui ada tiga perusahaan raksasa yang menjalin kerjasama dengan aplikasi Whatsapp untuk melakukan pembaharuan ini, diantaranya adalah Facebook, Instagram, dan Messenger. Ketika ketiga aplikasi ini telah bergabung maka nantinya anda dapat berkumunikasi dengan mudah dari aplikasi manapun, sehingga akan membuat proses untuk bertukar pesan menjadi lebih praktis untuk kedepannya.

Bahkan kabar ini pun di konfirmasi oleh pemilih Facebook itu sendiri, yang menyatakan bahwa penyatuan dari perpesanan ini memang benar adanya yang akan dijalin antar beberapa aplikasi perpesanan kedepannya. Sehingga pada saat pengiriman pesan nanti Facebook mengklaim bahwa akan ada pengalaman untuk mengirim pesan terbaik, tidak hanya untuk satu pengguna akan tetapi miliaran.

Jika rencana perubahan pertama sudah dapat membuat anda menjadi lebih bahagia dengan kabar ini, maka untuk rencana yang kedua inovasinya lebih ekstrim lagi, teruntuk anda yang berbisnis kabar ini pastinya akan membuat anda semakin merasa nyaman. Tentunya untuk perubahan inivasi yang kedua akan ada sistem cryptocurrency libra, yang nantinya dapat membantu sistem keuangan anda kedepannya.

Dimana nantinya pada aplikasi ini akan memungkinkan para pengguna Whatsapp untuk melakukan pengiriman serta penerimaan pembayaran menggunakan aplikasi ini, tidak perlu ribet anda hanya harus melakukan pembayaran dengan hanya sentuhan jari. Sungguh menjadi berita yang menarik bukan dengan semua inovasi yang akan dilakukannya.

Meski kabar dari banyaknya perubahan yang akan dilakukan oleh aplikasi Whatsapp, anda masih harus berusaha bersabar dengan segala hal yang akan anda rasakan atau dapatkan nantinya. Karena baik Whatsapp atau pihak yang bekerjasama dengan aplikasi ini, belum ada yang mengkonfirmasi pada bulan dan tanggal berapa semua ini akan diresmikan, dengan hanya pengumuman dilaksanakan pada 2020.

Kabar Terbaru Blackberry yang Menghentikan BBM dan Menjadi Perusahaan AI (Artificial Intelligence)

Perusahaan ponsel asal Kanada, Blackberry baru-baru ini mengonfirmasi telah menghentikan layanan chatting besutannya, Blackberry Messenger pada 31 Mei 2019.

“Hari ini kami mengumumkan bahwa BBM akan berhenti beroperasi pada 31 Mei 2019. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan BBM,” tulis BBM melalui blog resmi BBM pada Kamis (18/4/2019). Blackberry juga menyertakan gambar ikon BBM yang melambaikan tangan.pada poster yang muncul saat pengguna membuka aplikasi Blacberry Messenger.

“Waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal,” begitu bunyi tulisan pada poster.

Blackberry Menghentikan Fitur BBM

Salah satu alasan mengapa layanan BBM dihentikan adalah karena sulitnya mendapatkan pengguna baru. Ditambah lagi, pengguna lama juga beralih pada platform yang lain seiring makin tidak populernya BBM. BBM memang sempat menjadi tren beberapa tahun lalu. Layanan chatting yang terkenal membutuhkan ‘nomor PIN’ ini dipakai secara eksklusif di OS Blackberry pada smartphone besutan Blackberry.

Seiring berjalannya waktu, BBM menjadi layanan chatting lintas platform dan bisa digunakan di Android, Ios dan Windows Phone. Hal ini dilakukan Blackberry untuk menjangkau pengguna baru sejak tahun 2013. Lantas bagaimana nasib pengguna setia layanan BBM? Bagaimana dengan data-data yang ada dalam layanan BBM?

Blackberry mengonfirmasi jika para pengguna bisa mengunduh data dan obrolan yang pernah mereka simpan di BBM paling lambat 7 hari setelah penghentian operasional per 31 Mei 2019. Blackberry juga menyatakan tidak akan pesan (obrolan) atau file anda walaupun tidak diunduh. Jika selama 7 hari setelah penghentian BBM tidak diunduh, maka file dan oesan akan dihapus.

“Pesan dan file aset seperti foto, dokumen dan video hanya disimpan di server BBM hingga diunduh oleh pengguna, Jika tidak diunduh dalam 7 hari, pesan dan file aset ini kemudian dihapus, jelas manajemen BBM dikutip dari CNBC Indonesia.

“Setelah layanan BBM disetop, kami akan menghapus data lain seperti saluran dan umpan yang disimpan di server BBM kami dalam waktu 7 hari setelah layanan dimatikan, selain data yang harus kami simpan karena alasan hukum. Namun proses untuk menghapus data dari infrastruktur Clud kami akan memakan waktu 180 hari,” tambahnya.

Sebagai ganti BBM yang tutup per 31 Mei 2019, Blackberry kemudian meluncurkan layanan BBM Enterprise atau bisa disingkat sebagai BBMe untuk pengguna setianya. BBMe adalah sebuah platform pengiriman pesan terenkripsi end to end mutakhir untuk keperluan percakapan pribadi para pengguna.

BBMe hadir untuk para pengguna setia BBM karena Blackberry ingin menaruh rasa hormat kepadanya yang sudah setia menggunakan layanan BBM hingga akhirnya ditutup. Ini merupakan murni sebagai bentuk penghormatan dan bukan sebuah bentuk tanggung jawab kontrak karena BBM telah dihentikan, Keputusan ini juga tak akan memengaruhi keuangan maupun strategi pemasaran perusahaan.

BBMe tersedia di platform android dan iOS. Untuk android, anda bisa mengunduhnya di Google PlayStore sementara untuk versi iOS, akan menyusul kemudian. BBMe akan tersedia gratis pada tahun pertama. Setelah itu, pengguna akan dikenakan biaya berlangganan selama 6 bulan sebesar USD 2,49 (atau sekitar Rp 50 ribu).

Blackberry Merilis Seri Ponsel Baru BBJ100

Sebagai produsen smartphone, Blackberry juga sepertinya telah ‘menyerah’ menghadapi persaingan merk-merk China dan Korea Selatan yang menjamuri pasaran. Blackberry telah berhenti memproduksi smartphone sendiri sejak 2016. Mereka masih membuat ponsel dengan brand Blackberry, namun menyerahkan lisensinya pada pihak ketiga.

Meski begitu, smartphone yang dirilis menggunakan pihak ketiga itu juga tak laku di pasaran. Terakhir kali, mereka memproduksi smartphone pada 2018 bertajuk Blackberry Evolve dan Balckberry Evolve X.

Ada kabar yang menyatakan jika kini Blackberry akan merilis ponsel baru pada kuartal ketiga tahun 2019.  Dikutip dari Ubergizmo, Blackberry sedang mengembangkan smartphone flagship baru dan akan memiliki nama Monet.

Smartphone anyar Blackberry ini kabarnya diidentifikasi dengan nomor model BBJ100, yang akan hadir dengan kemungkinan dua varian, yaitu singe-SIM dan dual-SIM. Belum ada lagi informasi lebih lanjut soal smartphone ini. Kita juga belum mengetahui apakah smartphone ini akan hadir dengan keyboard fisik atau layar penuh.

Menjadi Perusahaan AI (Artificial Intelligence) Bersama Cylance

Selanjutnya, Blackberry kabarnya akan berubah fokus menjadi perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan keamanan siber untuk korporat. Hal ini diketahui setelah Blackberry membeli sebuah perusahaan bernama Cylance. Perusahaan siber asal Irvine, Califfornia ini diakuisisi Blackberry senilai USD 1,4 miliar, atau menjadi salah satu pembelian terbesar yang dilakukan Blackberry.

Dikutip dari CNBC, Cylance sendiri adalah perusahaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan keamanan seiber yang sudah mapan. Diketahui mereka memiliki sekitar 100 klien perusahaan-perusahaan besar yang juga masuk ke dalam Fortune 500.

Kolaborasi antara Blackberry dan Cylance ini disambut dengan antusias oleh para analis yang menyebut jika kolaborasi ini bisa menjadi solusi keamanan dalam teknologi perangkat seluler yang selalu memiliki celah untuk peretasan data. Momen akuisisi Cylance oleh Blackberry disebut sebagai momen yang bisa membawa perubahan besar bagi perusahaan maupun industry IoT (Internet of Things).

“Sudah jelas bahwa saat ini, perangkat seluler merupakan sebuah celah dalam teknologi atau sistem yang dapat dieksploitasi oleh peretas dan banyak perusahaan yang belum siap mempertahankan hal tersebut. Kolaborasi antara pakar seluler dan pakar keamanan Artificial intelligence merupakan sesuatu yang dinantikan. Semoga sukses Blacberry dan Cylance,” ucap Daniel Shuler, seorang Kepala Keamanan Informasi dari Phoenix Children Hospital.

“Mengingat semakin meningkatnya ancaman siber serta ketergantungan kita terhadap perangkat IoT yang terhubung, potensi terjadinya bencana digital akibat pelanggaran baik yang disengaja ataupun tidak disengaja juga menjadi semakin besar dan hal ini mengerikan,” kata Rob Enderle dari Enderle Group.

11 Perusahaan yang Memutuskan Kerjasama dengan Huawei

Perusahaan elektronik raksasa dari China, Huawei baru saja masuk daftar hitam (blacklist) daripemerintahan Amerika Serikat. Hal ini dikarenakanPresiden Amerika Serikat, Donald Trump menandatangai perintah eksekutif yang menyatakankeadaan darurat, dimana menyatakan Huawei sebagai risiko keamanan nasional.

Menurut AS, Huawei dituding bisa dipakai untuk memata-matai data rahasia Amerika SerikatAkibatnya, banyak perusahaan besar dunia yang memutuskan kerjasama dengan Huawei. Huawei telah masuk daftar entitas oleh DepartemenPerdagangan Amerika Serikat. Berikut ini adalahperusahaan besar dunia yang memutuskankerjasama dengan Huawei.  

1. Google

Raksasa Internet dunia asal Amerika Serikat, Google segera mencabut kerjasama denganHuawei, tak lama setelah mengetahui perusahaanasal China masuk ke dalam blacklist pemerintahAS. Google mengumumkan telah menghentikanakses dukungan layanan Androdi pada Huawei. Ini merupakan kerugian besar bagi Huawei karenasemua produk Smartphone-nya menjalankanoperasi android.

Dengan demikian, jutaan pengguna smartphone Huawei akan kehilangan akses berbagai aplikasibesutan Google seperti Youtube, Gmail, dan lain-lain. Tidak hanya itu, pengaturan keamanansmartphone Huawei pun bakal terganggu karenahilangnya dukungan layanan android dari Google. Meski begitu, Google mengonfirmasi penggunaHuawei masih bisa mengakses layanan Google.

Google mematuhi penangguhan selama 90 hariyang dikeluarkan oleh Departemen PerdaganganAmerika Serikat untuk pemutusan kerjasamadengan Huawei. “Kami jamin sambil mematuhiaturan dari pemerintah Amerika Serikat, layananseperti Google Play dan keamanan Google Play Protect masih dapat berfungsi di perangkatHuawei yang ada saat ini,” tulis akun twitter resmiAndroid.

2. Qualcomm

Satu lagi perusahaan besar asal Amerika Serikatyang bereaksi cepat setelah di-blacklistnyaHuawei. Adalah Qualcomm, perusahaan produsenchip yang mengumumkan pemutusan kerjasamadengan Huawei, 3 Hari setelah masuk daftarhitam. Pada tahap awal ini, Qualcomm memberitahu karyawannya jika perusahaan tidakakan lagi memasok Huawei sampa pemberitahuanlebih lanjut.

3. Lumentum Holding Inc

Perusahaan produsen komponen optic, LumentumHolding Inc juga bergabung ke sisi perusahaanyang melakukan embargo kepada Huawei. Keputusan ini diambil Lumentum Holding Inc pada20 Mei 2019. Alasan dasar perusahaan inimelakukan pemutusan hubungan kerjasamadengan Huawei adalah untuk mematuhipersyaratan lisensi yang diberlakukan AS.

Padahal, Lumentum Holding Inc merupakan salahsatu pemasok utama komponen optik kepadaHuawei. Pada kuartal terakhir penjualan produkLumentum ke Huawei, mencapai 18% dari total pendapatan perusahaan tersebut.

4. Intel

Pabrikan chip besar asal Amerika Serikat lainnya, Intel juga memutuskan penghentian kerjasamadenga Huawei begitu nama perusahaan asalChina itu masuk daftar hitam. Meski demikian, kabarnya Huawei masih memiliki timbunan chiodan komponen lain dari Intel yang masih cukupuntuk produksi 3 bulan ke depan.

5. Panasonic

Panasonic merupakan perusahan elektronikraksasa dari Jepang, juga turut mengumumukanpemutusan hubungan kerja dengan Huawei. Dikutip dari The Guardian, salah satu juru bicaraPanasonic mengonfirmasi hal tersebut.

“Kami telah menghentikan semua transaksi bisnisdengan Huawei dan 68 perusahaan grup mereka, yang menjadi sasaran larangan pemerintah AS,” ucapnya.

6. ARM

ARM, perusahaan chip asal Inggris juga mengikutilangkah dua produsen chip Amerika Serikat, Qualcomm dan Intel, untuk memutuskanhubungan kerja dengan Huawei. ARM secarakhusus menerbitkan memo untuk karyawannyauntuk menghentikan semua kontrak aktif, dukungan hak, dan segala keterlibatan yang tertunda dengan Huawei, seperti yang dikutip dariBBC.

Pemutusan hubungan dari ARM tentu sangatberdampak besar bagi Huawei. Hampir semuaprosesor yang mentenagai Smartphone Andoridmemakai arsitektur ARM, termasuk Kirin yang dibuat Huawei. Huawei tidak akan bisamelanjutkan pembuatan prosesor sendiri karenatidak lagi memiliki lisensi ARM. Ke depannya, Huawei tentu akan bermasalah untukmemproduksi semartphone-nya.

7. Facebook

Huawei harus merasakan embargo dariperusahaan lain yang memutuskan hubungankerjasama dengannya. Perusahaan besar lain yang melakukan langkah tersebut adalahFacebook. Pukulan terbaru bagi perusahaan asalChina ini adalah Facebook melarang Huawei melakukan pra-instal aplikasi FB di produksmartphone-nya.

Pengguna Smartphone Huawei juga haruskehilangan beberapa aplikasi yang berad di bawah naungan Facebook seperti Instagram danWhatsapp. Meski demikian, pemilik smartphone Huawei masih bisa menggunakan apilkasitersebut. Akan tetapi, model terbaru prosuksmartphone Huawei sudah tidak akan dilengkapidengan Facebook, Instagram dan Whatsapp.

8. Qorvo Inc

Qorvo Inc, salah satu produsen chip raido yang memasok kebutuhan Huawei juga tak bisamenolak embargo. Penjualan komponen keHuawei berkontribusi pada setidaknya 15% daritotal pendapatan perusahaan. Pada quartalpertama, Qorvo Inc mengonfirmasipendapatannya turun menjadihanya’ 50 juta USD karena penghentian pengiriman ke Huawei.

9. Neophotonics Corp

Perusahaan pembuat optic, Neophotonic jugamenjadi salah satu perusahaan yang mengikutilangkah perusahaan lain memboikot Huawei. Pada 23 Mei 2019, Neophotonic Corp merilispernyatan resmi jika telah menghentikanpenjualan produknya ke Huawei untuk mematuhikebijakan larangan dari pemerintah AmerikaSerikat.

10. Synopsys Inc

Sama halnya dengan dua perusahaan di atas, Synopsys Inc, sebuah perusahaan produsenperangkat lunak juga menyatakan akanmembatasi perdagangannya dengan Huawei demi mematuhi kebijakan pemerintah Amerika Serikat. Akibat penghentian pengiriman ke Huawei, pendapatan perusahaan Synopsys Inc cukupberdampak.

11. Micron Technology Inc

Satu lagi produsen chip yang melarang produknyadikirim ke Huawei adalah Micron Technology Inc. Melalui Chief Financial Officer (CFC-nya), David Zinsner, perusahaan ini mengonfirmasi haltersebut. Micron juga telah berhenti menerimapesanan baru dari Huawei karena mematuhilarangan pemerintah Amerika Serikat.

Mengenal Fitur Unggulan iOS 13 Keluaran Apple Terbaru

Bagi penggemar ponsel tentu tidak asing dong dengan nama Apple. Sebuah brand ponssel yang sangat digandrungi oleh masyarakat di seluruh dunia. Setiap seri yang dikeluarkan selalu mendapat respon yang luar biasa bahkan rela antri sebelum seri tersebut di jual ke publik. Dari sisi kualitas memang sudah tidak diragukan lagi. Performa ponsel yang menggunakan teknologi canggih dan terbaru untuk setiap serinya.

Walaupun terkenal dengan ponsel mahal namun harga tersebut setara dengan kualitas dan performa ponsel yang memang nomor wahid. Banyak hal yang membuat anda akan merasa kagum dengan produk Apple. Dimulai dari desain yang memang cantik, elegan dan dinamis. Keunggulan Apple lainnya terletak pada warna yang menyejukkan mata, kecepatan aplikasi dan banyak hal lainnya.

iOS 13 Apple Terbaru

Berbicara tentang Apple tentu anda mengenal iOS, yaitu sistem operasi dan  platform mobile terbesar saat ini. Pada bebebrapa waktu yang lalu Apple meluncurkan versi terbaru sistem operasi bagi iPhone yaitu iOS 13. Peluncuran ini dilakukan pada acara Worldwide Developers Conference pada tanggal 3 juni 2019 silam. Apple menyatakan banyak sekali keuntungan dari penggunaan iOS 13 ini

1. Peningkatan Performa

Apple menekankan peningkatan performa pada iOS 13 dibandingkan dengan update iOS 12 yang telah dilakukan tahun lalu, terutama untuk perangkat yang lama. Dengan adanya pembaruan ini Apple menjanjikan FaceID untuk membuka kunci akan meningkat 30% lebih cepat. Selain itu dengan menggunakan iOS 13 ini aplikasi akan terbuka dua kali lebih cepat.

2. Dark Mode

Pada iOS 13 ini Apple akan menghadirkan dark mode. Hal ini akan menjadi pembaruan visual paling besar yang dicapai oleh Apple sejak iOS dikenalkan. Semua aplikasi pada Apple bisa mendukung penggunaan dark mode ini, bahkan dock notifikasi juga akan menyesuaikan menggunakan dark mode

3. Keyboard Swipe Terbaru

Walaupun Apple menawarkan dukungan untuk penggunaan keyboard milik pihak ketiga pada iOS sebelumnya selama bertahun-tahun, namun perusahaan juga memperbarui keyboard standartnya dengan fitur-fitur baru. Fitur ini antara lain swipe atau geser, seperti fitur keyboard SwiftKey, Swype yang sudah ada tahun sebelumnya. Keyboard swipe ini diberi nama “Quick Path”

4. Reminder

Setelah sempat beberapa lama tertunda, kini Apple menghadirkan Reminder untuk iOS 13 ini. Kali ini Apple menambahkan fungsi “Today”, “Scheduled”, “Flagged”, dan “All” sebagai pilihan penyaringan untuk menyortir tugas. Selain fungsi tersebut, Reminder ini juga terintegrasi Al, jadi ketika anda mengetik pengingat maka akan diberikan saran terhadap sesuatu yang anda inginkan. Anda juga dapat menandai kontak dan akan diingatkan ketika membuka “Massage”

5. Update Apple Mail, Notes dan Safari

Ada beberapa aplikasi yag dirubah oleh Apple pada iOS 13 ini. Apple Mail lebih diatur guna mendapatkan pemformatan desktop terbaru. Kemudian, Safari akan mendapatkan preferensi per situs web. Untuk Notes anda bisa melihat semua catatan yang anda buat langsung dari galeri

6. Apple Maps

Apple benar-benar membangun ulang aplikasi ini dari awal. Pada iOS 13 ini anda akan mendapatkan data peta yang lebih komprehensif dan mode baru yang tampilannya mirip dengan Google Street View. Maps seri baru ini tersedia di beberapa kota terpilih dan akan mulai diluncurkan di Amerika Serikat pada tahun 2019 dan akan diluncurkan secara global pada 2020

7. Privasi

Bagi Apple fitur privasi merupakan bagian yang penting dan besar. Anda bisa memilih untuk memberikan data lokasi ke aplikasi “sekali saja” untuk mencegahnya lakukan ping lokasi secara terus menerus ketika anda menggunakan perangkat. Apple juga akan menghadirkan fitur “Sign in with Apple”. Fitur ini disediakan bagi pengembang untuk bisa masuk ke aplikasi dan layanan.

Anda dapat masuk menggunakan FaceID dan bisa membuat akun baru untuk layanan tanpa memasukkan informasi data pribadi apapun. Selain itu Apple juga akan secara otomatis dapat membuat email baru untuk tiap aplikasi. Hal ini dilakukan untuk mencegah aplikasi mendapatkan akses menuju email pengguna dan mengirimkan spam massage

8. Profile Picture iMessage

Fitur iMessage ini hampir menyerupai tampilan gambar profil dan nama dislay seperti pada WhatsApp dan Facebook Messenger. Anda dapat berbagi nama dan foto dengan sesame pengguna iMessage lainnya. Anda juga dapat menggunakan Memoji untuk profil anda. Apple telah menambahkan opsi Memoji yang juga bisa digunakan pada aplikasi lainnya.

9. Tool Baru untuk Edit Foto dan Video

Dalam iOS 13 ini, Apple menghadirkan antarmuka terbaru untuk anda bisa mengedit foto dan video . Anda dapat melakukan editing untuk berbagai kategori antara lain highlight, shadow, contrast, saturation, sharpness, white balance, vignette, definition, dan lainnya. Anda juga dapat mengubah rotasi video langsung. Aplikasi ini memanfaatkan machine learning untuk menhapus foto ganda

10. Find My

Untuk kali ini Apple menggabungkan antara Find My Friends dan Find My iPhone menjadi satu dengan nama Find My. Dengan aplikasi ini anda dapat melacak lokasi teman , anggota keluarga dan juga perangkat anda ketika hilang dalam waktu yang bersamaan.

11. Penyimpanan Eksternal

Apple akhirnya mengeluarkan iOS yang dapat menarik file dari kartu SD dan USB flash drive untuk bisa diimpor ke aplikasi Files.

Dengan diluncurkannya iOS 13 oleh Apple ini tentu saja akan semakin meningkatkan performa dari perangkat Apple itu sendiri. Namun tidak semua perangkat iPhone bisa melakukan update ke iOS 13 ini. Hanya ada beberapa perangkat yang tersedia untuk iOS 13 ini antara mulai dari seri iPhone 6S keatas. Artinya untuk seri iPhone 5S dan iPhone 6 tida bisa mengupdate iOS 13 ini.

iTunes Resmi di Hentikan oleh Apple, Apa alasannya?

Perusahaan Apple Inc akhirnya membuat pernyataan resmi tentang menghentikan layanan toko digital iTunes mereka. Berita ini disampaikan dalam acara tahunan Apple WorldWide Developers Conference yang diadakan di California pada Senin (3/6/2019) silam. Saat ini iTunes tidak dapat anda temukan lagi pada versi MacOS berikutnya Catalina,  namun sebagai gantinya Apple akan mengenalkan aplikasi mandiri.

Layanan Pengganti iTunes

Dengan dihentikannya iTunes oleh Apple, tentu saja harus ada aplikasi pengganti. Apple telah menyiapkan aplikasi mandiri (standalone) Music, Podcast dan TV. Seperti yang disampaikan oleh Wakil Presiden Senior dari divisi pengembangan piranti lunak Apple, Craig Federighi bahwa masa depan iTunes itu bukan satu aplikasi saja namun ada tiga yaitu Apple Music, Apple Podcast dan Apple TV.

  1. Apple Music secara khusus memang difokuskan pada layanan musik dan memberikan penawaran rekomendasi yang dapat dipersonalisasikan.

  2. Apple Podcast didedikasikan untuk anda yang ingin mendapatkan pengalaman mendengarkan podcast

  3. Apple TV ini akan menyertakan konten eksklusif Apple bersama dengan acara penyedia lainnya. Termasuk didalamnya adalah Showtime dan HBO. Apple TV ini juga telah mendukung 4K HDR dan auto Dolby Atmos

 

Beberapa Alasan Dihentikannya iTunes

1. Ukuran Aplikasi Menjadi Besar

Pada awal kemunculan iTunes memang ini merupakan platform musik digital yang membuat iri platform lainnya. iTunes bisa digunakan untuk memindahkan musik dari CD ke perangkat digital anda. cara seperti ini masih jarang ditemui pada awal tahum 2000-an. Namun lambat laun keluhan muncul karena ukuran aplikasi ini membengkak sehingga memakan banyak tempat di memori.

2. Hadirnya Platform Streaming

Pada saat banyaknya keluhan tentang iTunes, muncullah paltform streaming yang juga merupakah salah satu alasan mengapa banyak pengguna iTunes akhirnya beralih ke streaming. Anda tidak perlu lagi repot-repot menggunakan iTunes untuk membeli film atau musik yang ingin anda dengarkan. Layanan yang menjadi pilihan utama saat itu adalah Spotify atau Netflix.

Kenapa platform streaming ini banyak diminati, selain dari harga langganan yang cukup murah, anda juga tidak perlu dipusingkan dengan ukuran aplikasi yang besar seperti halnya iTunes.  Semua film dan musik yang anda dengarkan berbasis streaming sehingga tidka membutuhkan ruang yang luas untuk menyimpannya. Keuntungannya kapasitas penyimpanan bisa digunakan untuk lainnya

3. Berkurangnya Pembelian Musik Melalui iTunes

Dengan datangnya platform streaming yang menawarkan layanan lebih murah dan hemat, banyak pengguna iTunes yang sudah tidak membeli musik atau film kembali. Hal ini tentu saja merupakan kerugian bagi Apple karena tidak ada penghasilan yang masuk melalui iTunes.  Apple memutuskan menghentikan iTunes daripada hanya menunggu orang untuk membeli musik dan film.

Sejarah iTunes

Jika anda adalah pengguna Apple maka anda tentu masih ingat bahwa iTunes ini merupakan platform yang vital atau penting bagi pertumbuhan Apple terutama pada masa tahun 2000-an. Platform ini berhasil menjelma menjadi ikon musik yang telah merevolusi cara bagi pengguna untuk menikmati musik yang telah mengantarkan era musik type mp3.

iTunes sendiri telah diperkenalkan kepada publik 18 tahun yang lalu pada acara Maworld Expo 2001. Adanya iTunes ini telah menjadi solusi bagi industri musik untuk bisa menghadapi pembajakan musik mereka.  Seiring dengan berkembangnya waktu iTunes kemudian merambah menjadi layanan yang tidak hanya menyediakan musik namun juga film hingga layanan televisi.

Kehadiran iTUnes telah mengubah perilaku konsumsi para penikmat musik. Dibandingkan menjual 1 album, iTunes memilih untuk menjual single lagu dengan harga yang masih terjangkau. Cara ini sangat populer kala itu daripada membeli satu album dalam bentuk CD yang mempunyai harga mahal. Aspek digital inilah yang pada akhirnya menciptakan fleksibilitas dikalangan penikmat musik

Dengan adanya iTUnes dengan sistem penjualan yang mudah dan murah mengubah gaya konsumsi penikmat musik. Banyak musisi yang akhirnya fokus mengeluarkan single daripada membuat satu album penuh. Era album pun berakhir karena perubahan ini. Akibat yang terjadi adalah  banyak toko musik fisik yang mati atau tutup. Label rekaman musik besar mati karena mereka tidak diperlukan lagi.

Saat ini iTunes memang sudah tidak begitu memberikan kontribusi untuk Apple. Layanan iTunes telah tergeser oleh hadirnya layanan berbasis streaming seperti Apple Music yang jika kita lihat jumlah penggunannya dan jumlah musik yang bisa di download dapat mengalahkan iTunes. Untuk layanan streaming saat ini telah memiliki pasar 75% dari keseluruhan industri musik AS

Dampak Dihentikannya iTunes bagi Pengguna IPhone

Bagi anda pengguna iPhone yang menghubungkan ponsel anda ke Mac dengan OS baru saat ini tidak perlu lagi menggunakan iTunes untuk mengelola file anda. iPhone anda akan langsung terdeteksi pada aplikasi Finder.  Bagi anda yang belum mengetahui tentang aplikasi Finder, adalah aplikasi yang fungsinya seperti File Explorer yang ada pada perangkat windows

Perubahan besar yang diambil Apple dengan menghentikan iTunes ini sangat dirasakan oleh perangkat Mac. Sementara itu bagi pengguna Windows harus bersabar lebih lama lagi. Hal ini karena anda harus tetap menggunakan iTunes untuk dapat menyambungkan iPhone atau iPod anda. Belum ada keterangan apakah Apple akan memberikan dukungan serupa bagi pengguna yang memakai laptop windows

Perubahan-perubahan yang terjadi memang melalui banyak tahapan analisa dan penilaian yang matang. Apapun itu tentu saja demi meningkatkan kualitas dan kenyamanan anda sebagai pengguna Apple. Pun demikian Apple juga telah melakukan banyak perubahan dan meluncurkan aplikasi baru sebagai pengganti dari iTunes yang telah di hapuskan. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap konsumen

Inovasi Baru Samsung Galaxy Fold, Apa Kelebihannya?

Samsung Galaxy Fold berhasil mencuri perhatian karena kemampuannya untuk bertransformasi dari smartphone menjadi tablet. Siapapun yang pertama kali mendengarnya akan antara kagum, tidak percaya, atau bahkan tersenyum meremehkan. Nyatanya hal tersebut benar adanya. Kemampuan ‘melipat’ tersebut buka satu-satunya inovasi pada ponsel pintar tersebut. Terdapat beberapa inovasi lain yang terdapat pada Galaxy Fold.

Inovasi-inovasi yang Mengundang Decak Kagum

Galaxy Fold memang diciptakan untuk membuat kesan inovatif dan revolusioner yang kuat. Beberapa orang bahkan berpendapat bahwa smartphone ini bukan untuk dipakai tetapi untuk dipamerkan. Harganya pun sudah pasti tidak murah. Mengutip South China Morning Post Style (scmp.com), terdapat 7 inovasi yang membuat Galaxy Fold berhasil menarik banyak perhatian. Berikut ke-7 inovasi tersebut.

1. Dari Smartphone ke Tablet

Inilah inovasi utama yang membuat Galaxy Fold ditunggu kehadirannya. Ya, smartphone tersebut dapat berubah atau bertransformasi menjadi tablet, begitu pun sebaliknya. Tak pernah terpikirkan sebelumnya mengenai realisasi hal tersebut. Galaxy Fold berhasil dan mampu merealisasikannya.

2. Transformasi Tidak Hambat Aktivitas

Transformasi dari smartphone ke tablet tidak menghambat aktivitas atau pekerjaan yang sedang Anda lakukan. Samsung menyebutnya sebagai app continuity dimana apapun yang Anda lakukan pada satu sisi ponsel akan berlanjut ketika Anda membuka sisi lainnya untuk menjadikan ponsel tersebut tablet.

3. Sensor Fingerprint Tersembunyi dengan Cerdas

Samsung menyimpan sensor fingerprint di bawah tombol volume, pada sisi kanan Galaxy Fold. Hal tersebut merupakan solusi cerdas untuk membuka ponsel terlepas apakah ponsel tersebut tertutup atau terbuka (tablet).

4. Menggunakan 2 Baterai

Adanya 2 perangkat dalam 1 produk tentu membutuhkan dukungan baterai yang kuat dan tahan lama. Tidak tanggung-tanggung, Samsung Galaxy Fold dibekali oleh 2 baterai. Diharapkan dengan adanya 2 baterai tersebut, kekuatan yang dihasilkan cukup untuk menopang produk inovatifnya tersebut.

5. Kemampuan Multi-Tasking

Salah satu tuntutan publik dari produk smartphone dan tablet dalam satu perangkat ini adalah menyediakan kemampuan multi-tasking yang baik. Contohnya, kemampuan untuk menjalankan 3 aplikasi dalam satu waktu. Tentu saja ekspektasinya tentu tidak harus menggunakan banyak aplikasi dalam satu waktu setiap waktu. Impresifnya, Samsung berhasil mendemonstrasikan kemampuan multi-tasking tersebut.

6. Punya 6 Kamera

Bersiaplah, karena jika Anda berpikir ponsel dengan 4 kamera itu mengesankan maka Anda harus berpikir ulang. Samsung ‘menganugerahkan’ Galaxy Fold dengan 6 kamera. 3 kamera berada di bagian belajang, 2 di bagian dalam, dan 1 di bagian depan. Anda bisa menggunakan kamera tersebut dalam bentuk ponsel maupun tablet.

7. Desainnya yang Unik

Masih banyak orang menganggap bahwa Galaxy Fold beserta inovasinya hanyalah omong kosong. Pembuktian hal tersebut tentu soal lain. Namun, tidak ada yang bisa menyangkal desain dan bentuk Galaxy Fold yang yang mengesankan. Kendati tampak langsing ketika menjadi smartphone, Galaxy Ford dapat berubah menjadi tablet berukuran 7.3 inci. Galaxy Fold tidak diragukan lagi memiliki desain yang unik dan sulit dipercaya.

Semuanya Sempurna Sebelum Masalah Kerusakan Layar Muncul

Mengutip dari Digital Trends (digitaltrends.com) Dilihat dari performa dan kinerjanya, hampir tidak ada yang bermasalah. Galaxy Fold dinilai menggunakan software yang memuaskan dan performa yang handal dan kencang. Begitu juga dengan fitur multi-taskingnya yang impresif. Hal lain yang patut diapresiasi adalah daya tahan baterai yang cukup lama. Desain dan ukuran layarnya pun cocok untuk fasilitas hiburan.

Sayangnya, inovasi-inovasi dan penilaian yang baik pada kinerja dan desainnya tersebut harus dinodai dengan 1 kesalahan fatal. 1 kesalahan fatal tersebut bukan kritik pada Galaxy Fold, diantaranya harganya yang mahal dan layar depan yang tidak begitu berguna. Kesalahan fatal tersebut adalah layarnya yang mudah rusak. Kerusakan tersebut sudah banyak dilaporkan oleh para penguji dan media yang mendapatkan Galaxy Fold lebih awal.

Layar Mudah Pecah dan Rusak, Rilis Galaxy Fold Dijadwal Ulang?

Diklaim sebagai produk yang akan memberikan definisi dan standar baru bagi sebuah smartphone, Galaxy Ford mengalami satu permasalah utama. Kendati inovatif, terdapat banyak laporan mengenai kerusakan pada salah satu layarnya. Layar tersebut mengalami kerusakan ketika dicoba untuk dibuka tutup, dari smartphone ke tablet atau sebaliknya. Laporan kerusakan tersebut didapatkan dari para reviewer atau pengulas produk.

Dijadwalkan rilis ke pasaran pada 26 April, Samsung terpaksa menunda perilisan Galaxy Ford. Permasalahan tersebut memaksa Samsung untuk menjadwal ulang tanggal rilis penjualan Galaxy Ford. Kapan tepatnya, smartphone tersebut akan dirilis? Mengutip dari Tom’s Guide (tomsguide.com), hingga saat ini belum ada jadwal rilis pasti. Samsung sendiri menyatakan sudah menemukan solusi dan sudah memperbaiki kerusakan tersebut.

Permasalah kerusakan layar pada Samsung Galaxy Fold tersebut merusak mimpi indah dan penantian dari smartphone yang inovatif dan menjanjikan tersebut. Diharapkan Samsung berhasil memperbaiki permasalahan tersebut dan segera merilis Galaxy Fold ke pasaran dalam waktu dekat. Jangan sampai, segala inovasi yang direspons positif tersebut menjadi percuma karena permasalahan kerusakan pada layar tersebut.