Huawei

Huawei Telah Mulai Riset Jaringan 6G di Kanada

Saat ini, kehadiran jaringan generasi lima atau 5G masih dalam tahap pengembangan. Produk-produk smartphone pun masih jarang yang dilengkapi fitur mampu menjangkau jaringan 5G. Apalagi wilayah-wilayah negara yang mengimplementasikannya, karena keberadaan jaringan 5G belum merata.

Perusahaan asal China, Huawei seolah berada satu langkah di depan dibandingkan perusahaan lain. Saat yang lain masih dalam pengembangan jaringan 5G, Huawei secara mengejutkan telah memulai riset untuk jaringan 6G di laboratorium mereka yang berada di Ottawa, Kanada.

Dalam rilis yang dilaporkan GSMArena, Huawei dilaporkan saat ini tengah bekerja dengan 13 universitas  dan institute penelitian untuk jaringan 6G dan peluang pengaplikasiannya di masa mendatang. Prediksi Huawei menyatakan jaringan 6G sudah bisa tersedia secara komersial sebelum 2030.

Perusahaan lain kompetitr Huawei, seperti Samsung sebelumnya dikabarkan juga sedang melakukan penelitian yang berkaitan dengan riset jaringan baru generasi keenam, 6G di laboratorium mereka di Seoul, Korea Selatan. Nokia, Eticsson dan SK Telecom juga telah mengumumkan kerjasama untuk pengembangan jaringan 6G pada bulan Juni lalu.

Oleh karena itu, merupakan keputusan tepat bagi Huawei untuk ikut terjun dalam penelitian jaringan 6G ini. Segala proses penelitian jaringan 6G masih dalam tahap awal sehingga belum jelas bagaimana standar yang jelas untuk jaringan tersebut. Juga, penelitian ini masih dalam tahap pengembangan teoritis yang belum mencapai proses praktis (praktek).

Apa saja yang sedang dikembangkan Huawei?

Huawei memang dikenal sebagai perusahaan yang rajin terjun dalam penelitian pengembangan jaringan. Contohnya, mereka sudah giat mengembangkan jaringan 5G dalam 10 tahun terakhir. Namun kendala terjadi saat pemerintah Amerika Serikat memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam kebijakannya sebagai perusahaan yang mengancam keamanan negara.

Akibat hal tersebut, perusahaan-perusahaan Amerika Serikat terpaksa mengakhiri hubungan kerjasama dengan Huawei, Salah satu yang terbesar adalah Google. Google menghentikan segala pengiriman aplikasi-aplikasinya ke Huawei. Hasilnya produk-produk Huawei tidak akan menggunakan Andorid, serta aplikasi-aplikasi utama Google.

Saat ini Huawei masih mengembangkan sistem operasi baru dan aplikasi yang serupa dengan milik Google, namun dimiliki oleh Huawei sendiri.

Rilis Oktober 2019, Huawei Rilis Aplikasi Peta untuk Saingi Google Maps

Produsen asal China, Huawei dikabarkan akan membuat sebuah aplikasi peta yang akan rilis Oktober 2019 mendatang. Huawei Technologies kabarnya ingin menantang Google dan dalam hal ini aplikasi peta yang mereka buat akan menyaingi Google Maps. Nama yang akan diberikan Huawei untuk aplikasi ini adalah Map Kit.

Namun demikian, aplikasi peta milik Huawei ini ditargetkan untuk pengembang, bukan untuk konsumen. Nantinya, para pengembang akan membuat aplikasi yang bisa memanfaatkan kemampuan pemetaan dari aplikasi peta Huawei ini. Keunggulan utama dari aplikasi peta Huawei digadang-gadang adalah mampu menggambarkan wilayah secara detil.

Rencananya, aplikasi peta Huawei akan bisa dihubungkan ke layanan pemetaan lokal, menjangkau di 150 negara dan tersedia dalam 40 bahasa. Yang menarik, aplikasi ini dikembangkan lewat kerjasama dua perusahaan asal Rusia dan Amerika Serikat. Pengembang awal aplikasi ini adalah Yandex Rusia dan situs aplikasi travel Amerika Serikat, Booking Holdings.

Untuk layanan pemetaan Map Kit, Huawei bakal memanfaatkan stasiunn pangkalan telekomunikasi pada beberapa negara untuk melengkapi penentuan posisi satelit.

Dari segi fitur, selain menyediakan pemetaan, Map Kit juga dilengkapi informasi lalu lintas, sistem navigasi yang memungkinkan kita mengenali saat mobil berpindah lajur, serta dukungan pemetaan AR. Hal ini seperti yang dikatakan ioleh Presiden Cloud Service Hauwei Consumer Business Group, Zhang Pigan seperti dilansir dari GizmoChina pada Kamis (15/8/2019).

Kemungkinan besar aplikasi peta ini merupakan langkah Huawei dalam mengantisipasi kebijakan Android yang tak akan lagi memasok kebutuhannya. Hal ini dikarenakan larangan pemerintah Amerika Serikat yang mengkategorikan Huawei sebagai produk yang mengancam, berbuntut perusahaan-perusahaan yang ada di sana, termasuk Google mau tak mau harus berhenti kerjasama dengan Huawei.

Konsekuensi yang didapatkan adalah Huawei tak akan lagi mendapat pasokan aplikasi dari Google seperti Google Maps, Youtube bahkan Android. Dalam perkembangannya, beberapa raksasa digital lainnya sudah lebih dulu meluncurkan aplikasi pemetaan. Misalnya Microsoft telah memperkenalkan aplikasi bernama Bing Maps, dan Apple memiliki aplikasi peta bernama Maps.

Spesifikasi Honor 9x dan 9 Pro, Ponsel Kembar tapi Beda

Perusahaan ponsel asal China, melalui sub-merknya, Honor merilis dua flagshipnya yakni Honor 9x dan Honor 9x Pro. Keduanya merupakan produk Honor pertama yang bakal dilengkapi kamera depanpop-up. Honor 9x dan Honor 9X Pro memiliki tampilan yang mirip, namun versi Pro punya kamera tambahan, RAM dan penyimpanan internal lebih besar.

Kedua ponsel memiliki layar sebesar 6,59 inci dengan teknologi IPS LCD beresolusi 1.080 x 2.340 pixel. Ponsel ini memiliki layar penuh, karena kamera depannya tersembunyi alias dalam bentuk pop-up, yang muncul saat akan digunakan.

Bagian kamera belakang adalah yang membedakan dua ponsel yang terlihat kembar ini, Honor 9x dibekali dua kamera beresolusi 48 MP (bukaanlensa f/1.8) dan 2 MP (depth sensor) Sedangkan Honor 9x Pro memiliki tiga kamera yang ada di belakang, masing-masing memiliki resolusi 48 MP (bukaan lenda f/1.8), 8 MP (ultrawide) dan 2 MP (kamera depth sensing untuk efek bokeh). Dari sinilah terlihat keunggulan Honor 9X pro dari pada versiregulernya”.

Lalu untuk penyimpanan, Honor 9x Pro dibekali RAM sebesar 8GB dan penyimpanan internal sebesar 256 GB. Honor 9x “hanyadibekali pilihan RAM dan memori internal 4GB/64GB dan6GB/128GB. Namun demikian memori internal milik keduanya bisa diperluas hingga 512 GB.

Bagaimana dengan Performance ?

Di bagian dapur pacu, Honor 9x dan Honor 9x Pro dibekali chipset octa-core Hi Silicon Kirin 810, dipadu dengan pengolah grafis GPU Mali-G52 dengansistem operasi android 9 Pie EMUI 9.1. Semuas pesifikasi tersebut dihandle dengan kapasitas baterai mencapai 4.000 mAh, namun tidak memiliki fitur fast-charging. Terdapat juga pemindai sidik jari di sisi kanan ponsel, dan juga dilengkapi USB port tipe C dan colokan 3.5mm.

Honor 9x dan 9X Pro akan tersedia di China pada 30 Juli dengan berbagai pilihan warna. Dilansir dari Kompas Tekno, Honor 9x dibandrol dengan harga paling murah yaitu 1.399 yuan (atau sekitar Rp 2,8 juta), sedangkan Honor 9x Pro dibandrol dengan2.199 yuan (atau sekitar Rp 4,4 juta). 

Intip Spesifikasi dan Harga Terbaru Vivo Z1Pro

Vivo Z1Pro sejak awal kemunculannya menargetkan pasar ponsel untuk kelangan menengah ke bawah dengan spesifikasi gahar. Saat ini pasar tersebut dikuasai oleh Redmi Note 7 Pro. Oleh karena itu, Vivo Z1Pro menjadi kompetitor utamanya dengan menawarkan beberapa keunggulan serta harga yang bersaing.

Vivo Z1Pro merupakan smartphone Vivo Z-series pertama yang diluncurkan oleh Vivo di Indonesia. Mengusung tema utama “Powerful Inside”, Vivo menyatakan keunggulan utama produk barunya tersebut memiliki performa tangguh.

Processor Dewa !

Kita langsung ke spesifikasi Vivo Z1Pro. Vivo membenamkan prosesor Qualcomm Snapdragon 712 AIE dengan layar sinematik berukuran 6.53 inci FHD+ Ultra O Screen pertama. Berukuran cukuip tipis setebal 25 mm, smartphone besutan pabrikan Vivo ini juga dibekali RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB yang sangat mumpuni untuk menjalankan berbagai macam aplikasi.

Senada dengan tagline “Powerful Inside” yang diusung, Vivo Z1Pro juga memiliki keunggulan utama untuk gaming mode. Sehingga memantapkan performanya saat memainkan game di ponsel. Vivo Z1Pro dilengkapi FunTouch OS 9 yang memuat 5 fitur Vivo Multi-Turbo, yaitu Center Turbo, Al Turbo, Net Turbo, Cooling Turbo dan Gane Turbo.

Selain itu, smartphone ini memiliki baterai berkapasitas besar, mencapai 5000 mAh dan sudah dilengkapi kemampuan peningkatan daya hingga 22 %. Supaya pengisian daya lebih cepat, Vivo juga membekali produknya dengan teknologi 18W dual Engine Fast Charging. Ada juga fasilitas Reverse-Charging yang membuat baterai besar Vivo Z1Pro berguna sebagai powerbank.

Vivo Z1Pro hadir dengan dua pilihan warna yakni Sonic Black dan Sonic Blue. Pada bagian kamera, speknya juga tak kalah di kelasnya. Kamera belakang dibenamkan 3 jenis kamera yang masing-masing beresolusi 16 MP, 8 MP (wide-angle) dan 2 MP (Depth Camera). Sedangkan untuk kamera depan, ponsel ini dilengkapi kamera 32 MP AI Selfie Camera.

Harga Murah Spesifikasi Oke !

Dengan spesifikasi seperti yang disebutkan di atas, Vivo Z1Pro bukan hanya menjadi kompetitor utama dari Xiaomi Redmi Note 7, namun juga kompetitor serius dari ponsel lain yang menargetkan pasar menengah ke bawah. Vivo Z1Pro dibandrol dengan harga resmi Rp 3.099.000. Patut ditunggu bagaimana hasil penjualan Vivo Z1Pro di Indonesia.

Pesaing Redmi Note 7 Pro, Honor 9X Dirilis Juli 2019 ini

Berharap meneruskan kesuksesan Honor 8X, Honor tengah mempersiapkan smartphone kelas menengahnya yang disebut 9X. Sebelumnya, Honor 8X berhasil terjual 10 juta unit dalam waktu yang lebih cepat dari perangkat lain yang diproduksi oleh perusahaan subsidiari Huawei. Hal tersebut tentu merupakan sebuah prestasi bagi brand yang baru muncul 2013 silam. Tidak berlebihan jika Honor berusaha mengulang kesuksesannya tersebut.

Honor 9X digadang-gadang akan kembali mengulang kesuksesan 8X. Honor CEO, George Zhao pada 2 Juli lalu mengumumkan melalui Weibo bahwa smartphone tersebut akan secara resmi diperkenalkan kepada publik pada 23 Juli di kota Xi’an, Tiongkok. Dalam poster resmi yang sudah dirilis, Honor tampak ingin mempertegas bahwa smartphone terbaruny tergolong dalam smartphone kelas menengah, namun dengan hardware yang impresif.

Selain slogan bahwa Honor 9X merupakan smartphone kelas menengah yang “mesinya” impresif, tertera juga tanggal rilis resmi (23/7/2019) dalam poster tersebut. Kendati datang dengan klasi smartphone kelas menengah yang impresif, spesifikasi dari Honor 9X masih menjadi misteri. Tidak banyak yang dapat diketahui dari spesifikasi smartphone ini kecuali “casan” 10W. Diluar itu tidak ada informasi lain mengenai spesifikasi 9X.

Masih menjadi misterinya spesifikasi Honor 9X tentu membuat kabar yang sekadar rumor pun menjadi perbincangan publik. Honor 9X dirumorkan memiliki edisi Pro dan akan dirilis dengan 4 kamera pada bagian belakang. Honor Seri X dapat dikatakan memiliki desain dan pakemnya sendiri. Tampaknya 9X tidak akan melenceng jauh dari tren dan sejarah yang sudah dimiliki oleh brand Honor Seri X.

Dirilisnya Honor 9X Juli ini merupakan angin segar bagi industri smartphone. Sebelumnya, Xiaomi sudah merilis smartphone andalannya di kelas menengah, yaitu Redmi Note 7 Pro yang berhasil menjadi smartphone dengan nila jual tertinggi untuk smartphone kelas menengah. Pendahulu 9X, yaitu 8X berhasil menjadi smartphone paling ekonomis di kelas menengah dan mampu mencuri perhatian para pengguna smartphone.

9X memang dirilis lebih cepat dari tradisi Seri X yang biasanya dirilis di bulan Oktober/September. Menarik untuk menyaksikan apakah Hnor 9X memiliki spesifikasi yang lebih baik dari Redmi Note 7 Pro. Tentu, untuk dapat bersaing dengan Resmi Note 7 Pro, Honor harus membuat 9X dengan beragam fitur yang mampu menyaingi smartphone tersebut. Bukan tidak mungkin, 9X juga dirilis dalam edisi Pro dengan spesifikasi yang lebih tinggi.

Spek Masih Menjadi Misteri

Tidak banyak yang bisa diketahui dari spesifikasi Honor 9X. Tahun ini, Seri X terbaru tersebut akan diluncurkan pada Juli ini. Dari sekian rumor yang beredar, satu yang pasti. Honor 9X akan dirilis dengan charger 10W. Kabar tersebut didapatkan dari sertifikasi China 3C (China Compulsory Certificate). China 3C merupakan pertanda atau kerap mengabarkan smartphone baru yang akan segera diluncurkan.

Dalam informasi yang di-repost di Twitter tersebut, Honor 9X akan dirilis dengan charger 10W. Sebenarnya, casan 10W tersebut tidaklah cepat, namun casan tersebut juga tidak berarti berkualitas rendah. Seri X sebenarnya merupakan smartphoneflagship kelas entry dari Honor. Biasanya, Seri X terbaru dari Honor selalu dirilis menjelang akhir tahun. Namun, seri terbaru ini akan dirilis di pertengahan tahun ini.

Pendahulunya, Honor 8X dirilis pada Oktober 2018. Lantas, apa yang menyebabkan percepatan waktu perilisan? Hal tersebut kemungkinan disebabkan peningkatan smartphone flagship yang semakin terjangkau, contohnya Redmi dan Realme. Keduanya merilis smartphne dengan harga murah beserta kamera 48MP dan layar besar. Selain itu desain dan bentuknya pun dianggap menarik dan tidak terlihat murahan.

Belum adanya kepastian selain charger 10W tersebut membuat orang bertanya-tanya dan semakin penasaran dengan spek Honor 9X. Honor 8X dirilis dengan layar 6.5 inci, kamera 20MP dan 2MP dengan depth sensor, serta RAM 6 GB yang dimotori oleh Kirin 710 CPU. Baterai yang digunakan 8X adalah 3.750 mAh. Mengacu pada pendahulunya tersebut, tidak berlebihan jika publik berpikir bahwa spek 9X akan mengambil inspirasi dari 8X.

Alhasil, Honor 9X diramalkan akan hadir, paling tidak dengan RAM 6GB dan Kirin 710 CPU. Namun, apakah hanya merubah spesifikasi saja cukup bagi Honor untuk bersaing dengan produsen asal China lain yang menawarkan produknya dengan harga murah? Tentu tidak, tidak mengejutkan jika Honor melakukan beberapa terobosan baru yang kreatif untuk mampu bersaing dengan para pesaing di kelasnya.

Bocoran Honor 9X Pro

Kabar mengenai adanya edisi Pro dari Honor 9X tentu berhasil memancing atensi publik. Kendati belum dirilis, Honor 9X dinilai akan mengikuti prestasi pendahulunya, yaitu 8X. Terlebih jika, Honor benar-benar merilis edisi Pro dari 9X, bukan tidak mungkin edisi Pro tersebut mendapatkan respons yang lebih baik dari edisi regulernya. Bocoran mengenai adanya edisi Pro tersebut muncul di Twitter dari handle bernama RODENT950.

Dalam postingannya tersebut, terpapar jelas bocoran mengenai Honor 9X Pro beserta spesifikasinya. Dari positngannya tersebut memang terlihat spesifikasi yang lebih baik dari pendahulunya. Namun, hal yang ironis adalah, Honor 9X belum secara resmi merilis spesifikasinya ke publik. Bocornya informasi ini memang sekadar rumor dan belum dikonfirmasi penuh kepastiannya oleh pihak Honor sendiri.

Jika rumor mengenai Honor 9X Pro tersebut benar adanya, maka Anda sedang melihat Huawei Nova 5 yang rebadged. Perusahaan tersebut ternyata tidak jarang menempatkan smartphone yang sama di pasar yang berbeda dengan nama yang berbeda pula. Termasuk di dalamnya Honor 8X yang dinamai Honor View 10 Lite atau Honor 8X Max yang dinamai Huawei Enjoy Max.

Donald Trump: Huawei Bisa Kembali Gunakan Android

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan bahwa perusahaan AS akan terus menjual produknya ke Huawei. Pernyataan Trump tersebut diutarakan pada pertemuan puncak G20. Produk yang sudah banyak tersedia, termasuk microship, sudah jelas statusnya. Saat ini, Huawei tengah menunggu pemberitahuan dari Departemen Perdagangan AS, apakah perusahaan asal Cina tersebut bisa kembali menggunakan layanan Google Play untuk sistem operasi Android.

Kendati seolah memberikan angin segar bagi Huawei dan para penggunanya, apa yang dikatakan oleh Trump tersebut belum memberikan kejelasan apakah layanan ini dapat diklasifikasikan sebagai layanan yang sudah tersedia luas. Faktor yang menentukan ada pada permasalahan atau isu keamanan nasional atau tidak. Hal tersebut merupakan alasan pemblokiran yang dilakukan perusahaan AS terhadap Huawei sebelumnya.

Namun, tidak terdapat panduan yang spesifik mengenai hal tersebut pada saat ini. Larangan penggunaan yang diterapkan selama 90 hari belum sepenuhnya terpenuhi. Larangan tersebut baru berjalan separuhnya.Dengan demikian, Departemen Perdagangan AS memilih waktu lebih dari 1 bulan untuk membuat keputusan akhir mengenai hal tersebut. Pada saat yang bersamaan Huawei dan rekan dagangnya tengah melakukan lobi.

Lobi tersebut dilakukan untuk mencabut larangan tersebut. Larangan tersebut berakhir pada 19 Agustus mendatang. Sekalipun larangan tersebut dicabut sebelum penundaan berakhir, dampak yang dirasakan Huawei dan produknya sudah terlanjur sangat terasa. Huawei terpaksa menunda peluncuran besar beberapa produk andalannya, diantaranya laptop MateBook baru dan smartphone lipat Mate X.

Jadi, HP Huawei Sudah Bisa Pakai Android Sekarang?

Banyak yang menyambut positif pernyataan Trump di KTT G20 begitu juga dengan pertemuannya dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Namun, apakah pernyataan tersebut serta merta membuat produk Huawei bisa menggunakan sistem operasi Android? Jawabannya belum 100% jelas. Adapun pernyataan Trump tersebut mengindikasikan bahwa perusahaan AS yang sebelumnya dilarang, kini dapat menjual produknya ke Huawei.

Namun, belum ada kabar jelas apakah Huawei akan kembali menggunakan Android dan beragam layanan Google lainnya. Publik masih harus menunggu paling tidak hingga Agustus mendatang untuk memastikan apakah Huawei akan kembali menggunakan Android dan layanan Google lainnya. Paling tidak, adanya pencabutan larangan tersebut merupakan sesuatu yang melegakan bagi Huawei dan para penggunanya.

Kendati demikian, hal tersebut tidak serta merta membuat AS tidak bisa kembali meninjau keputusan tersebut dengan alasan keamanan. Huawei masih masuk dalam daftar yang diawasi jika sewaktu-waktu kembali dianggap ‘membahayakan’ keamanan nasional AS. Larangan terhadap Huawei merupakan salah satu dampak buruk perang dagang yang dikobarkan DonaldTrump terhadap Tiongkok.

Huawei belum benar-benar bebas. Trump sendiri menyatakan bahwa status Huawei masih dalam perdebatan hubungan dagang antara AS dengan China. Keputusan pelarangan terhadap Huawei pun tidak mendapatkan respons positif, baik bagi masyarakat internasional maupun masyarakat AS sendiri. Qualcomm, Intel, dan perusahaan AS pembuat chip lainnya tidak tinggal diam menghadapi keputusan Trump tersebut.

Bagi mereka hal tersebut merupakan sesuatu yang merugikan. Secara rahasia dan senyap mereka kemudian melakukan lobi ke Departemen Dagang AS. Bagi Huawei dampak pelarangan tersebut sudah terlanjur dirasakan. Meskipum begitu Huawei tampak tenang menghadapi larangan tersebut. Huawei bahwa sudah mengembangkan OS sendiri jika di kemudian hari tidak bisa lagi menggunakan sistem operasi Android secara permanen.

Kembali Pakai Android, Bagaimana Nasib OS Ark?

Produk terakhir yang disebutkan sebenarnya ditunda perilisannya akibat direncanakan untuk mampu mendukung koneksi 5G. Lantas, bagaimana dengan pengerjaan sistem operasi Ark yang digadang-gadang akan menjadi OS produk Huawei pengganti Android? Kendati larangan tersebut dicabut dan Huawei dapat mengakses dan menggunakan Android, proses pengerjaan sistem operasi tersebut kemungkinan akan terus dilanjutkan.

Langkah tersebut merupakan langkah antisipasi jika larangan akibat perseteruan politik dan dagang antara AS dengan China terjadi di masa depan. Sekalipun tanpa adanya perseteruan tersebut, mengembangkan OS sendiri untuk produk Huawei bisa jadi akan menjadi prioritas untuk lepas dari ketergantungan terhadap produk dari pihak ketiga. Hal positif lain adalah, bukan tidak mungkin OS tersebut bisa mengganggu dominasi Android.

Kabar mengenai sistem operasi Ark yang siap diluncurkan untuk produk Huawei di masa depan santer diberitakan akhir-akhir ini. Bahkan, beberapa sumber informasi di China memberitakan bahwa perangkat Huawei dengan sistem operasi HongMeng akan meluncur Oktober ini. Sistem operasi HongMeng merupakan sistem operasi Ark untuk pasar Tiongkok. Smartphone yang diluncurkan beserta OS tersebut bukan dari segmen flagship.

Berdasarkan hal tersebut jangan harapkan Huawei Mate 30 akan diluncurkan beserta OS Ark. Kemungkinan besar smartphone yang akan dirilis dengan OS Ark tersebut merupakan smartphone kelas entry dan midrange serta dikhususkan untuk pasar dalam negeri saja. OS Ark ini digadang-gadang lebih cepat dari Android. Hal tersebut didasarkan pada tahap pengujian yang juga turut dihadiri oleh Oppo dan Vivo.

Alasan kenapa OS tersebut akan dirilis untuk pertama kalinya di China adalah karena OS tersebut kemungkinan belum memenuhi persyaratan untuk publik internasional. Akibatnya, Huawei membuat peluncuran tersebut tidak sebesar yang diperkirakan. Bukan tidak mungkin, jika Huawei berhasil mengembangkan OS ini dan ekosistemnya terus berkembang, OS ini akan dirilis pada samrtphone kelas atas Huawei, diantaranya Mate 30 dan P40 Series.

Kendati mengalami permasalahan dengan perusahaan AS akibat rivalitas AS dan China, Huawei diprediksi tetap akan menjadi produsen smartphone dengan penjualan yang terbesar kedua di dunia. Bagi perusahaan asal China ini, adanya masalah tersebut hanya memperlambat visi dan ambisi mereka untuk menjadi manufaktur multi-teknologi terbesar di dunia yang saat ini masih diduduki oleh perusahaan multi-teknologi asal Korea, Samsung.

11 Perusahaan yang Memutuskan Kerjasama dengan Huawei

Perusahaan elektronik raksasa dari China, Huawei baru saja masuk daftar hitam (blacklist) daripemerintahan Amerika Serikat. Hal ini dikarenakanPresiden Amerika Serikat, Donald Trump menandatangai perintah eksekutif yang menyatakankeadaan darurat, dimana menyatakan Huawei sebagai risiko keamanan nasional.

Menurut AS, Huawei dituding bisa dipakai untuk memata-matai data rahasia Amerika SerikatAkibatnya, banyak perusahaan besar dunia yang memutuskan kerjasama dengan Huawei. Huawei telah masuk daftar entitas oleh DepartemenPerdagangan Amerika Serikat. Berikut ini adalahperusahaan besar dunia yang memutuskankerjasama dengan Huawei.  

1. Google

Raksasa Internet dunia asal Amerika Serikat, Google segera mencabut kerjasama denganHuawei, tak lama setelah mengetahui perusahaanasal China masuk ke dalam blacklist pemerintahAS. Google mengumumkan telah menghentikanakses dukungan layanan Androdi pada Huawei. Ini merupakan kerugian besar bagi Huawei karenasemua produk Smartphone-nya menjalankanoperasi android.

Dengan demikian, jutaan pengguna smartphone Huawei akan kehilangan akses berbagai aplikasibesutan Google seperti Youtube, Gmail, dan lain-lain. Tidak hanya itu, pengaturan keamanansmartphone Huawei pun bakal terganggu karenahilangnya dukungan layanan android dari Google. Meski begitu, Google mengonfirmasi penggunaHuawei masih bisa mengakses layanan Google.

Google mematuhi penangguhan selama 90 hariyang dikeluarkan oleh Departemen PerdaganganAmerika Serikat untuk pemutusan kerjasamadengan Huawei. “Kami jamin sambil mematuhiaturan dari pemerintah Amerika Serikat, layananseperti Google Play dan keamanan Google Play Protect masih dapat berfungsi di perangkatHuawei yang ada saat ini,” tulis akun twitter resmiAndroid.

2. Qualcomm

Satu lagi perusahaan besar asal Amerika Serikatyang bereaksi cepat setelah di-blacklistnyaHuawei. Adalah Qualcomm, perusahaan produsenchip yang mengumumkan pemutusan kerjasamadengan Huawei, 3 Hari setelah masuk daftarhitam. Pada tahap awal ini, Qualcomm memberitahu karyawannya jika perusahaan tidakakan lagi memasok Huawei sampa pemberitahuanlebih lanjut.

3. Lumentum Holding Inc

Perusahaan produsen komponen optic, LumentumHolding Inc juga bergabung ke sisi perusahaanyang melakukan embargo kepada Huawei. Keputusan ini diambil Lumentum Holding Inc pada20 Mei 2019. Alasan dasar perusahaan inimelakukan pemutusan hubungan kerjasamadengan Huawei adalah untuk mematuhipersyaratan lisensi yang diberlakukan AS.

Padahal, Lumentum Holding Inc merupakan salahsatu pemasok utama komponen optik kepadaHuawei. Pada kuartal terakhir penjualan produkLumentum ke Huawei, mencapai 18% dari total pendapatan perusahaan tersebut.

4. Intel

Pabrikan chip besar asal Amerika Serikat lainnya, Intel juga memutuskan penghentian kerjasamadenga Huawei begitu nama perusahaan asalChina itu masuk daftar hitam. Meski demikian, kabarnya Huawei masih memiliki timbunan chiodan komponen lain dari Intel yang masih cukupuntuk produksi 3 bulan ke depan.

5. Panasonic

Panasonic merupakan perusahan elektronikraksasa dari Jepang, juga turut mengumumukanpemutusan hubungan kerja dengan Huawei. Dikutip dari The Guardian, salah satu juru bicaraPanasonic mengonfirmasi hal tersebut.

“Kami telah menghentikan semua transaksi bisnisdengan Huawei dan 68 perusahaan grup mereka, yang menjadi sasaran larangan pemerintah AS,” ucapnya.

6. ARM

ARM, perusahaan chip asal Inggris juga mengikutilangkah dua produsen chip Amerika Serikat, Qualcomm dan Intel, untuk memutuskanhubungan kerja dengan Huawei. ARM secarakhusus menerbitkan memo untuk karyawannyauntuk menghentikan semua kontrak aktif, dukungan hak, dan segala keterlibatan yang tertunda dengan Huawei, seperti yang dikutip dariBBC.

Pemutusan hubungan dari ARM tentu sangatberdampak besar bagi Huawei. Hampir semuaprosesor yang mentenagai Smartphone Andoridmemakai arsitektur ARM, termasuk Kirin yang dibuat Huawei. Huawei tidak akan bisamelanjutkan pembuatan prosesor sendiri karenatidak lagi memiliki lisensi ARM. Ke depannya, Huawei tentu akan bermasalah untukmemproduksi semartphone-nya.

7. Facebook

Huawei harus merasakan embargo dariperusahaan lain yang memutuskan hubungankerjasama dengannya. Perusahaan besar lain yang melakukan langkah tersebut adalahFacebook. Pukulan terbaru bagi perusahaan asalChina ini adalah Facebook melarang Huawei melakukan pra-instal aplikasi FB di produksmartphone-nya.

Pengguna Smartphone Huawei juga haruskehilangan beberapa aplikasi yang berad di bawah naungan Facebook seperti Instagram danWhatsapp. Meski demikian, pemilik smartphone Huawei masih bisa menggunakan apilkasitersebut. Akan tetapi, model terbaru prosuksmartphone Huawei sudah tidak akan dilengkapidengan Facebook, Instagram dan Whatsapp.

8. Qorvo Inc

Qorvo Inc, salah satu produsen chip raido yang memasok kebutuhan Huawei juga tak bisamenolak embargo. Penjualan komponen keHuawei berkontribusi pada setidaknya 15% daritotal pendapatan perusahaan. Pada quartalpertama, Qorvo Inc mengonfirmasipendapatannya turun menjadihanya’ 50 juta USD karena penghentian pengiriman ke Huawei.

9. Neophotonics Corp

Perusahaan pembuat optic, Neophotonic jugamenjadi salah satu perusahaan yang mengikutilangkah perusahaan lain memboikot Huawei. Pada 23 Mei 2019, Neophotonic Corp merilispernyatan resmi jika telah menghentikanpenjualan produknya ke Huawei untuk mematuhikebijakan larangan dari pemerintah AmerikaSerikat.

10. Synopsys Inc

Sama halnya dengan dua perusahaan di atas, Synopsys Inc, sebuah perusahaan produsenperangkat lunak juga menyatakan akanmembatasi perdagangannya dengan Huawei demi mematuhi kebijakan pemerintah Amerika Serikat. Akibat penghentian pengiriman ke Huawei, pendapatan perusahaan Synopsys Inc cukupberdampak.

11. Micron Technology Inc

Satu lagi produsen chip yang melarang produknyadikirim ke Huawei adalah Micron Technology Inc. Melalui Chief Financial Officer (CFC-nya), David Zinsner, perusahaan ini mengonfirmasi haltersebut. Micron juga telah berhenti menerimapesanan baru dari Huawei karena mematuhilarangan pemerintah Amerika Serikat.

Pengganti Android untuk Huawei Diprediksi Rilis Oktober 2019

Buntut dari pemutusan hubungan kerjasama dengan Google, Huawei kabarnya akan meluncurkan perangkat dengan sistem operasi Hongmeng sebagai pengganti Android. Dikutio dari GSM Arena pada Jumat (14/6/2019), Hongmeng sendiri diperkirakan akan dinamai Ark OS untuk pasar global dan akan rilis sekitar Oktober 2019.

Akibat kebijakan Amerika Serikat yang memblack-list Huawei, Google harus menarik androidnya dari seluruh ponsel Huawei di dunia. Kebijakan ini diprediksi bisa membunuh bisnis ponsel Huawei, namun nyatanya tidak demikian. Perusahaan asal China tersebut diam-diam sudah mengantisipasinya dengan membuat sistem operasi sendiri.

OS Pengganti Android untuk Huawei

Sistem Operasi bernama Hongmeng telah disiapkan oleh Huawei untuk menggantikan Android. Bahkan kabarnya, Huawei telah mendaftarkan nama dagang Hongmeng di China dan nama Ark OS untuk pasar internasional. Kini OS Tersebut Sedang diuji coba dan diprediksi bakal rilis paling cepat Oktober 2019 atau setidaknya awal tahun 2020.

Andrew Williamson, wakiI Presiden Urusan Publik dan Komunikasi Huawei Technologies sebelumnya menyatakan jika Huawei sedang menyiapkan merk dagang Hongmeng, yang bakal diluncurkan ke 1 juta perangkat di China. “Huawei sedang dalam proses peluncuran pengganti Android.”

“Hal ini sebenarnya bukan sesuatu yang diinginkan Huawei. Kami sangat senang menjadi bagian dari keluarga android, tetapi Hongmeng sedang diujicobakan, sebagian besar di China. Saya percaya Hongmeng sudah diluncurkan ke lebih dari satu juta perangkat,” ujarnya seperti dilansir dari Reuters. “Sepertinya kita akan menempatkannya sebagai merk dagang,” tambahnya.

Sebenarnya, OS Hongmeng sudah dirancang oleh Huawei sejak 2012, atau tepatnya 7 tahun silam. Sumber terpercaya yang dikutip dari South China Morning pada Rabu (12/6/2019) menyatakan jika ide awal pembuatan OS sendiri oleh Huawei berasal dari keinginan dari para eksekutifnya untuk menanggapi meningkatnya keberhasilan Google Android di seluruh dunia.

Pada saat itu, beberapa eksekutif Huawei Technologies mengadakan sebuah rapat rahasia di sebuah villa yang menghadap ke danau di daerah Shenzhen, China. Kelompok eksekutif yang dipimpin oleh sang pendiri Ren Zhengfei tersebut berdiskusi soal bagaimana Huawei harus menanggapi kesuksesan Android besutan Google selama beberapa hari.

Akhirnya mereka sepakat untuk mengambil keputusan jika Huawei harus membangun OS sendiri karena mereka khawatir ketergantungan dengan Android membuat Huawei rentan di masa depan. Pasca-rapat rahasia tersebut, kemudian Huawei membentuk tim spesialis OS yang dipimpin oleh salah satu eksekutifnya, Eric Xu Zhijun, yang kini menjabat sebagai Huawei Rotating Chairman.

Pertemuan rahasia antar-eksekutif itu sendiri kemudian sering disebut sebagai ‘pertemuan di tepi danau’. Selanjutnya, Huawei menggarap OS baru tersebut secara rahasia. Terdapat zona khusus yang dibuat di dalam Huawei untuk menampung tim OS dengan penjaga di depan pintu. Ditambah, hanya karyawan dari tim OS yang memiliki akses tersendiri untuk memasuki ruangan khusus tersebut.

Saat itu, proyek OS menjadi bagian penting dari Huawei 2012 Laboratories sebagai pusat inovasi, penelitian dan pengembangan teknologi perusahaan. Laboratorium yang berdiri sejak 2012 berisi para ilmuwan dan peneliti Huawei untuk mencipatakan inovasi mutakhir, meskipun juga menghabiskan dana yang banyak dari perusahaan.

Hongmeng, OS Baru Huawei

Dikutip dari Global Times, Hongmeng yang menjadi OS baru Huawei ini akan memiliki kecepatan sekitar 60 % lebih cepat ketimbang OS Android milik Google. Hongmeng dikembangkan bersama perwakilan Tencent, Oppo dan Vivo. Nama Hongmeng juga telah didaftarkan di berbagai negara di dunia seperti Australia, Kanada, Kamboja, Uni Eropa, Indonesia, India, Meksiko, Spanyol, Swiss dan Thailand.

Huawei juga dilaporkan telah bekerja sama dengan Aptiode, untuk merancang semacam toko aplikasi yang bertindak sebagai Google Play di OS Hongmeng. Toko tersebut bertajuk App Gallery, namun masih membutuhkan waktu untuk pengembangan lebih lanjut. Huawei juga telah mengirimkan undangan kepada para pengembang aplikasi agar masuk ke AppGallery.

Sebenarnya alasan utama Hongmeng diluncurkan pertama kali di China adalah karena OS tersebut belum memenuhi persyaratan audiens internasional. Kemungkinan juga Hongmeng akan dinamai Ark OS untuk pasar internasional. Sehingga untuk alasan itu, Huawei menunda peluncuran dan melakukan peluncurannya pertama kali di China.

Guo Mingxi, seorang analis dari Tianfeng Internasional, menyatakan jika Huawei tetap akan memproduksi ponsel meski menghadapi masalah dari Amerika Serikat. Ia menulis memo yang mengungkapkan bahwa Huawei akan siap untuk memasarkan smartphone di musim gugur 2019.

Namun, Huawei akan membidik pasar kelas menengah dengan mengeluarkan produk gawai pemula, bukannya melanjutkan seri utama mereka yaitu Mate 30. Nasib seri flagship terbaru Huawei ini diambang kebimbangan karena Mate 30 memang dirilis saat tenggat waktu Google menghentikan pasokannya untuk Huawei.

Sepertinya Huawei akan mengorbankan Mate 30 tidak laku di pasaran. Hal ini dilakukan untuk menunggu ponsel pertama Huawei yang menggunakan OS Hongmeng nantinya. Rasanya memang lebih baik Huawei menggulirkan ponsel murah atau kelas menengah untuk OS baru ketimbang berspekulasi langsung merilis ponsel kelas atas.

Atau, mungkin juga jika Huawei bakal menyempurnakan seri Mate 30 menggunakan OS Hongmeng dan dirilis pada awal 2020.

Dengan adanya OS terbaru tersebut, Guo Mingxi memprediksi Huawei akan tetap berhasil memproduksi lebih dari 200 juta ponsel tahun ini dan tetap mengukuhkan diri sebagai produsen ponsel terbesar kedua di dunia.

Hongmeng diluncurkan oleh Huawei akibat pemutusan hubungan kerjasama dengan Google. Akibat hal tersebut, Google tak lagi mengirimkan update software mereka (termasuk Android) ke ponsel produksi Huawei per 19 Agustus 2019. Google melakukan hal tersebut demi mematuhi kebijakan larangan yang dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat yang memasukkan Huawei di daftar hitam karena dicurigai dapat mencuri data-data rahasia AS.

 

Huawei Klaim Mempunyai Ark Compiler yang Bisa Membuat Android Secepat iOS

Beberapa waktu yang lalu Huawei meluncurkan ponsel terbaru mereka yaitu Honor 20. Pada kesempatan konferensi persnya yang diadakan Jumat (31/5/2019) Presiden Honor Zhao Ming menyampaikan bahwa Honor telah mengadopsi ‘Ark compiler’ yang merupakan teknologi terbaru dimana sistem ini di klaim mampu meningkatkan performa  operasi Android sehingga bisa melampaui iOS Apple.

Terobosan Baru Huawei

Berdasarkan keterangan dari Presiden Honor tersebut dijelaskan bahwa terobosan baru bagi ponsel Honor 20 adalah keberadaan ark complier dalam sistem Android yang akan memberikan kecepatan dan ruang operasi yang tidak dapat anda bayangkan sebelumnya. Bagi Huawei selaku pemilik dari ponsel merk Honor bahkan telah menggambarkan Ark compiler ini sebagai jari emas.

Perusahaan Huawei mengklaim bahwa ketika pemrosesan telah selesai kinerja aplikasi tersebut akan meningkat sebesar 29% dari palikasi biasanya yang tidak menggunakan Ark compiler, kemudian kelancaran sisten akan meningkat sebesar 44% dan kelancaran operasi aplikasi dari pihak ketiga akan mengalami peningkatan sebesar 60%. Dengan kata lain manfaat yang didapatkan adanya Ark compiler ini sungguh menguntungkan bagi Honor

Apa Sebenarnya Ark Compiler

Anda mungkin masih menanyakan apa sebenarnya Ark compiler itu. Kenapa bisa membuat performa android hampir mendekati performa iOS. Ark compiler adalah sebuah program komputer yang mempunyai tugas untuk melakukan pekerjaan berupa menerjemahkan urutan pernyataan yang di tulis dalam bahasa pemrograman tersebut. Hasil yang dicapai oleh Ark compiler ini adalah efisiensi yang dapat membuat performa smartphone android dan baterai lebih maksimal

Seperti kutipan dari pidato Presiden Honor bahwa Ark compiler memberikan peningkatan performa yag sangat besar. Ketika Honor 20 Series telah dioptimalkan dengan menggunkan Ark compiler maka anda bisa mendapatka pengalamana sebanding dengan iPhone, bahkan dalam beberapa hal tertentu Honor 20 dapat lebih baik daripada iPhone. Sungguh luar biasa ya dengan penggunaan Ark compiler ini.

Huawei menyatakan bahwa Ark compiler yang mereka kembangkan adalah compiler yang berbeda dengan yang biasanya digunakan oleh para developer aplikasi android pada umumnya. Banyak kelebihan yang akan ditawarkan oleh Huawei tentang compiler ini. Ark compiler ini bahkan bisa berjalan tanpa menggunakan virtual machine yang selama ini menjadi jembatan para developer smartphone

Dengan kinerja yang tanpa menggunakan virtual machine maka dapat menghemat resource da dapat mempercepat dalam menginterpretation ode program atau mengubahnya dari high level programming menuju low level programming. Ark compiler merupakan terobosan baru yang memang didesain untuk bisa bekerja dengan EMUI

Cara Kerja Ark Compiler

Agar anda bisa lebih memahami kinerja Ark compiler maka anda harus mengetahui apa sebenarnya proses kompilasi. Pada sebagian besar aplikasi android program ditulis dalam bentuk Java yang membuat komputer memahami dan mengeksekusi kode bahasan mesin yag merupakan kode biner yagterdiri dari “0” dan “1”. Agar dapat menjalankan program bahasa Java tersebut maka kode harus ditransformasikan menjadi bahasa mesin.

1. Introduce an interpreter to translate

Fungsi dari bagian ini adalah memahami bahasa Java kemudian menerjemahkannya ke dalam kode mesin, biarkan perangkat keras yang akan menjalankan secara bebas. Tahapan ini disebut interpreter. Pada proses ini tidak melakukan filter kode dan efisiensi eksekusi sangat rendah dan juga membutuhkan waktu.

2. Menerjemahkan Langsung dari High-Level Language Kedalam Machine Language

Pada tahapan ini ada 2 metode yang digunakan:

  • AOT (ahead of time) compilation, yaitu mengkompilasikan bahasa sebelum menjalankan program

  • JIT (just in time) compilation, yaitu mengkompilasikan bahasan dalam run time atau waktu yang sebenarnya

Inti dari compiler adalah menerjemahkan kode sumber dari high-level language menjadi machine language serta membuat program dapat dieksekusi tunggal dari semua sumber. Keunggulan dari Ark compiler adalah bekerja tanpa menggunakan virtual machine, Ark compiler ini juga menggunakan memory recycling proses yang lebih optimal lagi. Manfaat dari penggunaan memory recycling ini bisa membuat perpindahan antar software pada Android akan berjalan lebih mulus lagi.

Ringkasan Proses Kinerja Ark Compiler

  • Compilation proses pada Ark compiler ini diselesaikan pada sisi pengembang dan dalam proses pengembangan. Pengembang langsung akan melakukan kompilasi dari berbagai macam bahasa pemrograman ke dalam machine language sehingga membuat aplikasi android anda dapat di eksekusi. Pada saat aplikasi tersebut diinstal pada sistem operasi, maka aplikasi ini dapat secara langsung mengidentifikasi dan melakukan tindakan yang diperlukan tanpa menggunakan virtual machine yang selama ini bertugas sebagai jembatan bagi aplikasi android agar bisa bekerja dan penyimpanan ekstra untuk bisa berinteraksi dan menafsirkan tugas yang diminta.

  • Ark compiler ini menggunakan memory recycling yamg digunakan untuk recycling memory yang tidak digunakan dan dapat mengembalikan pada sistem tanpa menunggu aplikasi awal, hal ini sangat membantu aplikasi untuk bisa melanjutkan dan meningkatkan manajemen memori.

  • Semua proses ini dapat meningkatkan kinerja android hingga 24% untuk kelancaran operasi, 44% untuk kecepatan respon sistem dan 60% untuk kinerja aplikasi pihak ketiga.

 

Ark compiler ini dikembangkan khusus oleh Huawei sebagai terobosan baru untuk meningkatkan performa android. Teknologi baru ini di desain untuk bisa bekerja dengan EMUI di ponsel Android. Huawei telah mengembangkan sejak tahun 2009 silam. Sedangkan pengembangan arsitektur  Ark compiler telah dimulai pada tahun 2015. Dengan perkembangannya pada tahun 2015 Huawei membuat bahasa pemrograman sendiri. Huawei berharap teknologi ini akan semakin berkembang untuk kemajuan bersama.

Tak Mau Kalah Huawei P30 Lite Siapkan Kamera Super 48MP

Huawei P30 Lite merupakan smartphone yang tergabung dalam Huawei seri P30. Dari jajaran smartphone seri P30, P30 Liter merupakan model paling ekonomis. Kendati demikian, P30 Lite dilengkapi dengan fitur dan komponen yang jauh dari kata murahan. Overall, P30 Lite mendapatkan respons dan penilaian yang positif. Hal yang paling dinilai dan direspons positif adalah tiga kamera pada bagian belakang.

P30 Lite dilengkapi dengan tiga kamera di bagian belakang, yaitu kamera utama 48MP, kamera ultra wide 8MP, dan kamera depth sensor 2MP. Dengan adanya tri kamera tersebut, kualitas pemotretan P30 Lite meningkat. Tri kamera bukan satu-satunya aspek yang mendapatkan penilaian positif, P30 Lite juga dipuji karena desainnya yang atraktif serta harga yang dibanderolnya dapat dikatakan pas dengan kemampuan yang ditawarkannya.

Speknya Memang Tidak Sekuat P30 Lite

ChipsetKirin 710 Chipset, Octa-Core Processor, Mali-G51 MP14 GPU
Memory4/6GB RAM, storage 128GB (expendable via a microSD-hybrid slot)
Screen6.15” LTPS IPS LCD, 1,080 x 2,312 px resolution (415ppi); waterdrop notch
CameraMain: 48MP, f/1.8, 27mm, PDAF; Ultra Wide: 8MP, f/2.4. 17mm, Fixed Focus; Depth Sensor: 2MP, f/2.4; Video: 1080p@30/60fps capture, EIS
Selfie Cam24MP, f/2.0, Portrait Mode with live bokeh effects
Battery3,340mAh; Fast Charge 18W
ConnectivityDual SIM, Wi-Fi a/b/g/n/ac; GPS; Bluetooth 4.2 + LE, NFC, USB Type-C
BodyDual-glass with plastic frame; Peacock Blue, Midnight Black, Pearl White color schemes; 159g

 

Spesifikasi P30 Lite di atas dirangkum dari GSM Arena (gsmarena.com). Namanya juga edisi ‘Lite’, tentu spesifikasi atau speknya tidak akan sekuat edisi non-lite. Jadi, jangan harapkan spek yang tinggi dengan fitur super canggih kelas atas. P30 Lite juga dilengkapi dengan rear-mounted fingerprint scanner dan single bottom-firing loudspeaker. P30 Lite menggunakan chipset Kirin 710 yang diklaim cocok untuk para gamer.

Desain yang Atraktif

Mengutip dari Selular (selular.id), P30 Lite memiliki berat yang cukup ringan dan nyaman ketika digenggam. P30 Lite memiliki bobot 159 gram dengan dimensi 152.9 x 72.7 x 7.4 mm. Dilihat dari bentuknya tersebut, P30 Lite tampak gagah dan elegan, terutama untuk varian warna Midnight Black. Selain Midnight Black, warna lain pun tidak kalah menarik, termasuk Peacock Blue dan Pearl White.

P30 Lite menggunakan layar IPS LCD dengan ukuran 6,15 inci, resolusi 2312 x 1080 pixel. Pada bagian belakang, tri kamera unggulannya terpasang vertikal dengan rapi pada sisi kiri. Sementara LED flash berada di bawah tri kamera. Di sisi kanan terdapat tombol volume up/down dan tombol power. Secara keseluruhan, desain dual-glass Huawei P30 Lite cukup atraktif dengan pilihan warna yang atraktif dan elegan.

Triple Kamera yang Mengesankan

Tiga kamera yang terpasang pada P30 Lite adalah main 48MP PDAF f/1.8, ultra wide 8MP f/2.4 fixed focus, dan 2MP fixed focus f/2.4 depth sensor. Selain ketiga kamera tersebut terdapat 1 LED flash yang posisinya cukup berdekatan. Kamera selfie P30 Lite pun tidak kalah mengesankan. P30 Lite menggunakan kamera selfie 24MP sensor dan lensa f/2.0. Bagaimana dengan hasil pemotretannya?

Hasil pemotretan dari kamera utama tersebut menghasilkan gambar resolusi 12 MP. Secara umum, pemotretan berupa image, portrait, dan selfie hasilnya baik baik. Terlebih jika pemotretan dilakukan pada objek yang cukup terang. Meskipun begitu beberapa mode atau fitur pemotretan menghasilkan gambar yang tidak sesuai dengan keinginan. Namun, secara umum tidak terdapat masalah serius pada hasil pemotretannya.

AI yang digunakan pada kamera ini mampu mengidentifikasi 22 jenis objek. Kemampuan identifikasi cepat dan baik. Selain kemampuan mengindetifikasi objek sekitar, Anda juga bisa menyesuaikan parameter gambar berdasarkan identifikasi objek tersebut. Memang, kadangkala hasil pengidentifikasian objek beserta hasil fotonya tidak begitu pas, sedikit aneh, atau terlihat diproses secara berlebihan. Tersedia juga beragam fitur pemotretan.

Diantara fitur-fitur tersebut adalah Night Mode, Portrait Mode, dan Aperture Mode. Untuk Anda yang sudah menggunakan smartphone Huawei, Anda tidak akan sulit beradaptasi dalam menggunakan kamera ini. Jika dibandingkan dengan kamera Huawei P30 Pro tentu kamera dari P30 Lite masih kalah. Namun dengan harga dan kapabilitas yang ditawarkannya, eksistensi dan performa tri kamera tersebut cukup mengesankan.

Harga Pas Kualitas Pas

P30 Lite memiliki beberapa kelebihan, diantaranya kamera yang cukup mengesankan (kamera utama dan selfie), desain yang mengundang perhatian, dan memiliki performa yang baik untuk bermain game. P30 Lite juga mendapatkan kritik pada sektor baterai yang standar bahkan sedikit mengecewakan, kualitas layar IPS yang biasa saja, dan tidak tersedianya kamera 48MP di seluruh wilayah penjualan.

Rataan harga Huawei P30 Lite di beberapa toko online adalah antara Rp 3,8 juta hingga Rp 4,2 juta. Jangan berharap kamera dan supercanggih dengan pemotretan yang sempurna, P30 Lite bukan produk untuk kalangan atas. Meskipun begitu, dengan harga yang ekonomis dan kemampuan yang dimilikinya, smartphone dari Huawei ini patut mendapatkan apresiasi.