Respon Beragam dari Pengguna
Di sisi lain, sekitar 21.3% suara atau 723 pengguna mengungkapkan bahwa mereka tidak merasakan perbedaan, mungkin karena mereka sudah berlangganan YouTube Premium atau lebih memilih untuk menonton iklan. Seorang pembaca menyatakan, “Anda mendapatkan apa yang Anda bayar.” Hal ini menunjukkan bahwa ada kesadaran di kalangan pengguna tentang nilai dari konten yang mereka konsumsi.
Namun, tidak semua pengguna merasa puas. Sebanyak 18.2% atau 618 suara melaporkan kesulitan dalam mengakses bagian komentar atau deskripsi video. Meskipun beberapa orang mungkin merasa terbebas dari komentar yang negatif, hal ini juga menunjukkan bahwa fitur penting dari platform menjadi terpengaruh oleh kebijakan baru ini.
Masalah Lain yang Dihadapi Pengguna
Beberapa pengguna juga mengalami masalah lain. Misalnya, 185 suara (5.5%) melaporkan adanya gangguan di YouTube yang tidak terkait langsung dengan ad blocker. Ada yang mengeluhkan bahwa YouTube terus memberi tahu mereka tentang penggunaan ad blocker meskipun mereka tidak menggunakannya. Sementara itu, ada juga yang mencatat bahwa iklan yang ditayangkan terkadang tidak relevan dan mengganggu pengalaman menonton mereka.
- Salah satu pengguna berbagi bahwa fitur fast-forward di aplikasi YouTube mereka menghilang.
- Pengguna lain mengungkapkan kekecewaan terhadap iklan-iklan yang dianggap tidak pantas.
Kesimpulan: Antara Iklan dan Konten Premium
Pesan yang jelas dari YouTube adalah bahwa pengguna harus memilih: membayar untuk YouTube Premium atau menonton iklan. Jika memilih untuk tidak melakukan keduanya, pengguna harus siap menghadapi pertempuran terus-menerus dengan ad blocker. Bagi banyak pengguna, langganan YouTube Premium terasa lebih bernilai, terutama bagi mereka yang menghabiskan banyak waktu untuk menonton konten di platform ini. Meskipun biaya langganan tidak murah, banyak yang merasa bahwa waktu dan kenyamanan yang mereka dapatkan sebanding dengan pengeluaran tersebut.
Dengan demikian, perang antara YouTube dan pengguna ad blocker nampaknya akan terus berlanjut. Pengguna harus bijak dalam memilih cara mereka menikmati konten, sementara YouTube akan terus mencari cara untuk memonetisasi platform mereka.
Sumber: https://www.androidauthority.com/youtube-ad-blocker-poll-results-3642687/

