Jumat, Januari 23, 2026
BerandaUncategorizedPerusahaan AI Ciptakan Musik Tanpa Royalti

Perusahaan AI Ciptakan Musik Tanpa Royalti

Layanan Musik Berbasis AI dari ElevenLabs Hadir untuk Membantu Bisnis dan Kreator

ElevenLabs, sebuah platform pembuat suara berbasis kecerdasan buatan (AI), baru saja meluncurkan layanan musik berbasis AI yang diberi nama Eleven Music. Layanan ini diumumkan melalui video YouTube pada Selasa (5/8/2025). Dengan hadirnya Eleven Music, pebisnis dan kreator kini memiliki opsi baru untuk membuat musik bebas royalti tanpa perlu menyewa komposer atau membayar lisensi mahal.

Dalam demo singkat selama 4 menit 13 detik, ElevenLabs menunjukkan kemampuan layanan barunya dalam menciptakan karya musik. Tidak hanya musik instrumental, layanan ini juga mampu menghasilkan lirik dan vokal yang berbeda-beda sesuai keinginan pengguna. Pengguna bisa memberikan instruksi teks seperti “buatkan musik jazz lembut dengan nuansa tahun 60-an disertai lirik yang powerful namun tetap rileks seperti di Jumat sore.” Dalam hitungan menit, Eleven Music akan menghasilkan lagu sesuai permintaan tersebut, lengkap dengan musik dan vokal.

Menghadapi Tantangan Terkait Hak Cipta

Meskipun layanan ini menawarkan solusi yang menarik, Eleven Music juga harus menghadapi tantangan terkait dugaan pelanggaran hak cipta. Sebelumnya, layanan serupa dari kompetitor seperti Suno dan Udio telah menghadapi tuntutan hukum karena diduga menggunakan musik berlisensi untuk melatih model AI mereka.

Untuk mengantisipasi hal ini, CEO Eleven Labs, Mati Staniszewski, mengungkapkan bahwa layanan ini sudah bekerja sama dengan agensi hak cipta digital untuk label independen, yaitu Merlin Network. Selain itu, ElevenLabs juga menjalin kerja sama dengan Kobalt Music, firma manajemen hak cipta dan penerbitan musik independen.

Namun, Merlin dan Kobalt Music masih dalam proses diskusi untuk menentukan musik artis mana saja yang akan digunakan dalam pelatihan model AI dari ElevenLabs. Kesepakatan antara kedua belah pihak memberikan perlindungan hukum terhadap musik hasil AI yang akan digunakan secara komersial.

Staniszewski berharap di masa depan, ElevenLabs dapat bekerja sama dengan label musik besar seperti Universal Music Group, Sony Music Group, dan Warner Music Group. Saat ini, ElevenLabs tidak menggunakan data dari label-label tersebut dalam model AI mereka. Model tersebut dirancang berdasarkan data yang telah diakses secara ketat.

Sistem Penjaga Keamanan untuk Mencegah Pelanggaran

ElevenLabs juga sedang membangun sistem penjaga keamanan untuk mencegah penggunaan musik yang menjiplak karya asli musisi. Sistem ini akan memblokir lirik yang mengandung kata-kata kasar, cabul, atau melanggar hukum. Selain itu, sistem ini juga akan mencegah pembuatan lagu dengan nama artis tertentu atau lirik dari album atau label tertentu.

Dengan adanya sistem ini, para pebisnis dan kreator akan lebih mudah memproduksi musik sendiri sebagai jingle atau proyek komersial dan kreatif tanpa repot-repot menyewa komposer atau membayar lisensi dari label besar.

Akses Terbatas untuk Pengguna

Sejauh ini, ElevenLabs telah memberikan akses terbatas kepada 20 orang pengguna untuk membuat musik di berbagai bidang, seperti film, televisi, game, aplikasi kebugaran, meditasi, hingga kreator individu. Namun, identitas pengguna eksklusif tersebut tidak diungkapkan lebih lanjut.

Staniszewski mengungkapkan bahwa layanan ini diluncurkan karena banyak pihak mengeluh tentang stok jingle dan musik yang membutuhkan lisensi mahal dan rumit. Celah ini dimanfaatkan oleh ElevenLabs dengan meluncurkan Eleven Music.

Tantangan dan Potensi Masalah

Meski layanan ini menawarkan banyak keuntungan, Staniszewski dan ElevenLabs harus siap menghadapi tantangan dari komunitas dan pelaku kreatif yang ingin karyanya terlindungi dari penggunaan AI. CEO Ascap, Elizabeth Matthews, menyampaikan bahwa membiarkan penggunaan karya hak cipta tanpa izin untuk melatih model AI generatif demi tujuan komersial bisa mengancam mata pencaharian jutaan kreator musik AS dan merusak fondasi ekonomi kreatif bangsa yang berkembang pesat.

Potensi masalah lisensi juga menjadi isu yang masih dinilai abu-abu oleh sejumlah pihak. Risiko ini bisa muncul ketika perusahaan atau pelaku bisnis menggunakan musik hasil AI. Oleh karena itu, penting bagi ElevenLabs untuk terus memperkuat kebijakan dan sistem yang mendukung perlindungan hak cipta dan etika penggunaan AI.

zonagadget
zonagadgethttps://www.zonagadget.co.id/
Berikan ilmu yang kamu punya, niscaya kamu akan mendapatkan yang lebih
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

New Post

Most Popular