Jumat, Januari 23, 2026
BerandaUncategorizedJutaan Ponsel Android Terancam, Cek Apakah Anda Jadi Korban

Jutaan Ponsel Android Terancam, Cek Apakah Anda Jadi Korban

Risiko Keamanan pada Ponsel Android yang Masih Menggunakan Sistem Lama

Banyak pengguna ponsel Android di seluruh dunia mungkin tidak menyadari bahwa perangkat mereka berisiko terhadap ancaman keamanan. Menurut data dari StatCounter, sekitar 35 persen perangkat Android aktif masih menjalankan sistem operasi Android 13 atau versi yang lebih lama. Angka ini menunjukkan bahwa hampir 1,35 miliar ponsel Android masih bisa terancam oleh celah keamanan yang belum diperbaiki.

Android 13 pertama kali dirilis pada tahun 2022, sedangkan Android 12 dan 11 dirilis pada 2021 dan 2020. Saat ini, versi terbaru dari sistem operasi Android adalah Android 16 atau 15. Dengan estimasi jumlah pengguna Android global mencapai sekitar 3,9 miliar, maka sekitar 1,35 miliar perangkat masih menggunakan sistem operasi yang sudah cukup lama.

Alasan Perangkat Android Rentan Terhadap Ancaman Keamanan

Salah satu alasan utama mengapa banyak perangkat Android rentan terhadap risiko keamanan adalah karena dukungan pembaruan sistem operasi yang tidak konsisten. Berbeda dengan iPhone yang secara konsisten mendapatkan pembaruan dari Apple, ekosistem Android bergantung pada kebijakan masing-masing produsen ponsel. Sebagian besar ponsel Android hanya menerima pembaruan sistem selama 2–3 generasi saja.

Perusahaan keamanan siber Zimperium melaporkan bahwa lebih dari 50 persen perangkat mobile setiap tahunnya masih menggunakan sistem operasi yang lawas. Banyak dari perangkat tersebut bahkan telah terinfeksi malware atau celah keamanan yang tidak terlindungi. Pembaruan keamanan Android biasanya menambal puluhan hingga ratusan celah sekaligus. Misalnya, pembaruan keamanan bulan Desember lalu menutup 107 kerentanan. Jika pengguna tidak menerima update otomatis, maka celah-celah tersebut tetap ada dan bisa menjadi target pencurian data, kata sandi, maupun informasi pribadi.

Perbandingan dengan iPhone

Dalam hal dukungan pembaruan, iPhone jauh lebih unggul dibanding Android. Data StatCounter menunjukkan bahwa sekitar 90 persen iPhone aktif di dunia masih menerima dukungan software dari Apple. Hanya sekitar 10 persen perangkat iPhone yang sudah tidak lagi mendapat pembaruan. Perbedaan ini terjadi karena iPhone dikembangkan dan didistribusikan oleh satu perusahaan, sehingga pembaruan sistem dapat diberikan secara serentak dan lebih panjang.

Sementara itu, ekosistem Android melibatkan ratusan produsen ponsel dengan kebijakan pembaruan yang berbeda-beda. Hal ini membuat banyak perangkat berhenti mendapat update hanya dalam beberapa tahun. Akibatnya, pengguna Android harus lebih waspada terhadap risiko keamanan yang bisa muncul dari perangkat mereka.

Tips untuk Meningkatkan Keamanan Ponsel Android

Bagi pengguna Android, para ahli keamanan menyarankan untuk memastikan bahwa perangkat mereka masih menerima pembaruan rutin. Selain itu, pengguna juga disarankan untuk menghindari instalasi aplikasi dari sumber tidak resmi dan mempertimbangkan pembelian ponsel baru jika dukungan software telah berakhir.

Untuk memastikan apakah perangkat Anda termasuk yang berisiko, Anda dapat mengecek versi sistem operasi yang sedang dijalankan. Caranya adalah dengan membuka menu “Settings/Pengaturan”, kemudian tekan menu “About Phone/Tentang ponsel”. Di bagian “Android version/Versi Android”, Anda akan melihat versi Android yang tengah berjalan di HP.

Jika sistem operasi Android yang digunakan adalah Android 13 atau lebih lama, segera lakukan update jika perangkat masih kompatibel. Jika tidak, maka Anda perlu mengganti perangkat dengan model yang lebih baru agar tetap aman dari ancaman keamanan.

zonagadget
zonagadgethttps://www.zonagadget.co.id/
Berikan ilmu yang kamu punya, niscaya kamu akan mendapatkan yang lebih
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

New Post

Most Popular