Judul: Mengapa Saya Memilih Menggunakan Seafile untuk Menggantikan Google Drive
Di era digital saat ini, fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) semakin marak diterapkan dalam berbagai layanan, termasuk dalam aplikasi penyimpanan file seperti Google Drive. Meskipun banyak yang menganggapnya inovatif, kekhawatiran terkait privasi dan pengelolaan data pribadi membuat banyak pengguna, termasuk saya, mencari alternatif yang lebih aman dan terkontrol. Saya pun memutuskan untuk menyelami dunia penyimpanan dokumen yang di-host sendiri, dengan Seafile sebagai pilihan utama.
Menemukan Alternatif untuk Google Drive
Kekhawatiran akan privasi dan penggunaan AI dalam Google Drive membuat saya merasa tidak nyaman. Meskipun ada opsi untuk menonaktifkan fitur AI di pengaturan, saya juga menghadapi masalah dengan batas penyimpanan yang seringkali mengganggu aktivitas saya. Oleh karena itu, saya mulai mencari solusi lain yang memungkinkan saya untuk mengelola dokumen saya sendiri tanpa ketergantungan pada penyimpanan cloud pihak ketiga.
Penyimpanan dokumen di NAS (Network Attached Storage) menjadi pilihan yang menarik. Ada beberapa platform yang terkenal seperti Synology, NextCloud, dan OwnCloud. Namun, banyak dari opsi ini menjadi rumit dengan berbagai tambahan dan alat yang tidak diperlukan. Saya mencari solusi yang lebih sederhana, dengan aplikasi untuk Android dan iOS agar proses sinkronisasi dan cadangan menjadi lebih mudah.

