Senin, Mei 18, 2026
Beranda blog Halaman 707

Jelaskan Fungsi Tombol ,Convert, di TTSFree.com Modul 3.6 Pembuatan Bahan Ajar Video PINTAR Kemenag

0

ZONAGADGETSebagai bagian dari rangkaian Pelatihan AI Masterclass: Pintar Membuat Bahan Ajar, Kementerian Agama RI (Kemenag) kembali menghadirkan pelatihan berbasis MOOC (Massive Open Online Course) yang digelar secara daring pada tanggal 6-10 Juli 2025.

Salah satu modul penting dalam pelatihan ini adalah Modul 3.6 Pembuatan Bahan Ajar Video Berbasis AI Bagian 1, yang fokus pada pengembangan keterampilan pembuatan konten video pembelajaran menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Modul ini mengajarkan peserta untuk memanfaatkan teknologi AI dalam menyusun bahan ajar video yang interaktif dan menarik.

Peserta dipandu mulai dari proses perencanaan, pembuatan skrip, hingga pengeditan video dengan alat bantu AI yang mudah digunakan.

Modul ini memberikan bekal penting bagi guru dan tenaga pendidik untuk memanfaatkan teknologi AI dalam menciptakan bahan ajar video yang efektif dan menarik.

Dengan keterampilan ini, pembelajaran dapat menjadi lebih dinamis dan menyenangkan bagi siswa.

Kunci Jawaban Modul 3.6 Pembuatan Bahan Ajar Video Berbasis AI Bagian 1 PINTAR Kemenag

1. Anda ingin membuat bahan ajar video tentang sistem peredaran darah manusia. Jelaskan secara detail bagaimana Anda akan menerapkan berbagai alat AI dan teknik editing video untuk membuat video yang interaktif, informatif, dan mudah dipahami!

A. Gunakan ChatGPT untuk membuat naskah yang menarik, TTSFree.com untuk mengubah teks menjadi suara, Animate Your Voice for Free untuk membuat animasi karakter yang menjelaskan sistem peredaran darah, dan CapCut untuk mengedit video dengan menambahkan gambar-gambar animasi yang menjelaskan sistem peredaran darah, transisi yang menarik, dan musik latar yang mendukung.

B. Gunakan ChatGPT untuk membuat naskah yang menarik, TTSFree.com untuk mengubah teks menjadi suara, Animate Your Voice for Free untuk membuat animasi objek yang menjelaskan sistem peredaran darah, dan CapCut untuk mengedit video dengan menambahkan gambar-gambar animasi yang menjelaskan sistem peredaran darah, transisi yang menarik, dan musik latar yang mendukung.

C. Gunakan ChatGPT untuk membuat naskah yang jelas dan mudah dipahami, TTSFree.com untuk mengubah naskah menjadi suara yang profesional, Animate Your Voice for Free untuk membuat animasi karakter yang menjelaskan sistem peredaran darah, dan CapCut untuk mengedit video dengan menambahkan gambar-gambar animasi yang menjelaskan sistem peredaran darah, transisi yang menarik, dan musik latar yang mendukung.

D. Gunakan ChatGPT untuk membuat naskah yang menarik, TTSFree.com untuk membuat animasi karakter yang menjelaskan sistem peredaran darah, Animate Your Voice for Free untuk mengubah teks menjadi suara, dan CapCut untuk mengedit video dengan menambahkan gambar-gambar animasi yang menjelaskan sistem peredaran darah, transisi yang menarik, dan musik latar yang mendukung.

Jawaban: C

2. Berapa karakter maksimal yang bisa dikonversi menjadi suara di TTSFree jika login?

A. 1000 karakter

B. 2000 karakter

C. 500 karakter

D. 3000 karakter

Jawaban: B

3. Jelaskan fungsi tombol “Convert” di TTSFree.com!

A. Untuk memilih suara yang diinginkan.

B. Untuk mengatur kecepatan suara.

C. Untuk mengunduh file audio.

D. Untuk mengubah teks menjadi suara.

Jawaban: D

4. Sebutkan salah satu alat AI yang dapat digunakan dalam pembuatan bahan ajar video!

A. ChatGPT

B. Microsoft Word

C. Adobe Photoshop

D. Google Docs

Jawaban: A

5. Jika sobat pintar ini menambahkan animasi masuk untuk teks, di mana bisa dilakukan?

A. Efek gambar

B. Teks template di CapCut

C. Chroma Key

D. Adjust Color

Jawaban: B

6. Mengapa penting meninjau kembali video setelah mengedit?

A. Memperpanjang durasi

B. Menghemat waktu

C. Menambahkan lebih banyak efek

D. Memastikan tidak ada kesalahan

Jawaban: D

7. Bagaimana cara menghapus latar belakang pada avatar di CapCut?

A. Pilih opsi ‘Chroma Key’

B. Gunakan filter khusus

C. Pilih opsi ‘Brightness’

D. Hapus secara manual

Jawaban: A

8. Langkah pertama saat membuat naskah video adalah…

A. Menentukan tujuan video

B. Mengedit teks

C. Menambahkan efek animasi

D. Memilih musik latar

Jawaban: A

9. Apa manfaat utama dari penggunaan avatar dalam video pembelajaran?

A. Membuat video lebih interaktif

B. Menambah durasi video

C. Meningkatkan kualitas audio

D. Mengurangi biaya produksi

Jawaban: A

10. Apa yang dimaksud dengan fitur “Desain Responsif” pada Gamma?

A. Desain yang hanya dapat dilihat melalui perangkat desktop

B. Desain yang dapat disesuaikan dengan berbagai perangkat secara otomatis

C. Desain yang menggunakan elemen 3D untuk presentasi

D. Desain yang dibuat khusus untuk perangkat mobile

Jawaban: B

(ZONAGADGET/Tribunnews.com)

Perbandingan Privasi iPhone vs Samsung vs Xiaomi: Mana yang Aman dari Spyware dan Bloatware? Jawabannya Bikin

0

JABEJABE.CO – Di era digital, data pribadi bukan lagi sekadar informasi acak—melainkan identitas hidup. Setiap klik, sidik jari, bahkan ekspresi wajah bisa diubah menjadi aset berharga… bagi siapa? Belum tentu hanya pengguna.

Perbandingan antara iPhone, Samsung, dan Xiaomi menyingkap sesuatu yang lebih dalam dari sekadar spesifikasi teknis. Ada reputasi yang dipertaruhkan. Ada kepercayaan yang dibangun, atau dihancurkan. Dan ya, ada privasi yang diam-diam dikorbankan.

Biometrik & Enkripsi: Kunci yang Menentukan

iPhone: Benteng Berlapis Privasi

Apple tak sekadar menawarkan Face ID yang cepat, melainkan mekanisme bernama Secure Enclave—sebuah ruang aman di dalam chip yang bahkan Apple sendiri tak bisa akses.

Biometrik seperti sidik jari dan wajah tak pernah meninggalkan perangkat. Bahkan iMessage dan FaceTime memakai end-to-end encryption default, bukan gimmick semata.

“Semenjak ganti ke iPhone, rasanya data kayak di brankas. Bukan sekadar terkunci, tapi nyaris tak terjamah,” ucap Adinda, desainer grafis yang pindah dari Android ke iOS dua tahun lalu.

Samsung: Kekuatan Knox, Tapi…

Samsung tak tinggal diam. Dengan Knox Vault, perangkat Galaxy menyimpan data biometrik di lingkungan yang terisolasi dan terenkripsi.

Secure Folder dan fitur Identity Check jadi bukti kalau Samsung sadar betul akan maraknya ancaman digital. Tapi bayang-bayang bloatware dari operator atau iklan tersembunyi tetap membuat sebagian pengguna ragu.

Fahri, seorang analis keuangan, berkomentar, “Samsung sudah jauh lebih maju, tapi tetap saja selalu ada aplikasi ‘misterius’ yang sulit dihapus.”

Xiaomi: Murah yang Dibayar Mahal

Di atas kertas, Xiaomi punya fitur biometrik dan enkripsi. Tapi di balik layar, terlalu banyak sinyal merah.

Bloatware melimpah, iklan di antarmuka, serta laporan pengiriman data ke server luar tanpa izin eksplisit membuat kekhawatiran meningkat. Bahkan beberapa laporan menyebut call log dan browsing history bisa terkirim otomatis.

Ekosistem & Kontrol Pengguna

Apple: Ketat Tapi Konsisten

Dengan ekosistem tertutup, Apple mengontrol penuh jalur keamanan dari hardware hingga software.

Fitur App Tracking Transparency memberikan kendali penuh pada pengguna untuk menolak pelacakan.

iCloud Keychain dan Private Cloud Compute membuat Apple Intelligence (AI) tetap menjaga privasi di tengah gempuran tren cloud processing.

Samsung: Android Paling Siap Privasi

Dengan dashboard Knox Matrix dan update keamanan hingga 7 tahun, Samsung layak jadi kandidat kuat bagi pencinta Android yang sadar privasi.

Namun, karena basisnya Android, potensi sideloading dan aplikasi pihak ketiga yang tidak diaudit tetap jadi tantangan.

Xiaomi: Privasi vs Harga

Xiaomi memang ramah dompet. Tapi ekosistemnya penuh kompromi.

MIUI yang dibumbui iklan dan cloud yang sebagian besar masih berlokasi di China mengurangi kepercayaan pengguna terhadap kontrol data.

Transparansi belum menjadi prioritas utama di HyperOS yang baru diluncurkan menggantikan MIUI.

Data Bukan Mainan, Tapi Kehormatan

Jika privasi adalah garis hidup, maka:

  • iPhone menjadi simbol ketatnya pagar keamanan digital.

  • Samsung menawarkan benteng kuat tapi dengan celah di area komersial.

  • Xiaomi, meski ekonomis, masih menyimpan terlalu banyak misteri soal data pribadi.

Untuk mereka yang makin sadar akan pentingnya identitas digital, kini waktunya bertanya: Apakah kenyamanan layak ditukar dengan pengawasan yang tak disadari***

6 Contoh Prompt Edit Foto dari AI Chat GPT,Foto Langsung Bisa Berubah Sesuai Intruksi

0

ZONAGADGETAI bisa membantu dalam banyak pekerjaan bagi semua orang.

Siapapun bisa melakuan edit foto di AI dengan mudah.

Tinggal memberikan perintah ke aplikasi AI yang diinginkan, maka foto-foto yang memiliki saturasi kurang baik akan disempurnakan.

Begitu juga dengan kecerahannya juga akan dicerahkan juga.

Caranya hanya dengan bermodalkan perintah yang detail.

Maka website AI akan melaksanakan sesuai perintah yang dinamakan prompt.

Satu diantara aplikasi AI yang bisa digunakan untuk edit foto adalah Chat GPT.

Edit foto bisa dilakukan dengan mudah tanpa harus memiliki skill tersendiri.

Chat GPT bisa membantu banyak pekerjaan, mulai dari meminta informasi, menjawab pertanyaan hingga membuat narasi secara otomatis.

Untuk edit fotopun bisa dilakukan dari foto yang kurang baik tampilannya menjadi lebih tajam sehingga hasil foto dari hp jadul pun bisa tampak seperti hasil dari Hp iPhone.

Seperti mengedit foto berlatar belakang panorama indah. Mempertajam warna, hingga membuat pemandangan pada backgroud lebih menarik.

Cara Edit Foto Pakai Chat GPT

– Miliki dulu aplikasi atau langsung ke websitenya di chrome atau lainnya.

– Jangan lupa login dulu menggunakan akun google.

– Selanjutnya tambahkan foto yang sudah disave di galery.

– Lalu berikan perintah secara spesifik di prompt Chat GPT.

– Pastikan perintah itu dilakukan dengan tepat karena itu yang akan menentukan hasil pada editan foto itu nantinya.

– Setelah dienter tinggal tunggu sampai beberapa menit hingga hasilnya keluar.

– Jika tidak sesuai maka ulangi lagi dengan memberikan prompt dengan benar.

6 Contoh Prompt Edit Foto

1. Meningkatkan Kualitas Umum Foto

Tingkatkan kualitas foto ini: buat lebih tajam, cerahkan pencahayaan, dan kurangi noise tanpa mengubah warna aslinya.

2. Edit Wajah atau Potre

Perhalus kulit wajah, hilangkan jerawat dan noda kecil, pertajam mata dan senyum, lalu sesuaikan pencahayaan agar wajah lebih bercahaya alami.

3. Landskap atau Pemandangan

Perjelas detail langit dan awan, tingkatkan warna hijau dan biru, tambahkan kontras dan saturasi agar terlihat lebih hidup tanpa terlihat terlalu editan.

4. Foto Malam Hari

Tingkatkan pencahayaan foto malam hari ini, kurangi noise, dan pertajam detail gedung dan cahaya agar lebih jelas dan dramatis.

5. Ubah Gaya Foto Vintage

Ubah foto ini menjadi bergaya vintage dengan tone coklat kekuningan, tambahkan sedikit grain, dan beri efek fade untuk tampilan retro.

Meski hanya menggunakan kamera hp kentang bukan suatu hambatan untuk tetap mengabadikannya.

6. Menggabungkan dua atau lebih gambar menjadi satu.

Kolase atau gabungan gambar serta bisa menempatkan objek ke latar belakang tertentu.

– Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS

– Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Veo 3: Film Buatan AI dari Google

0


ZONAGADGET

– Pernahkan Anda memikirkan untuk menghasilkan sebuah video hanya dengan sedikit bayangan pikiran dan satu kalimat tulisan? Sekarang gagasan tersebut tidak lagi sekadar mimpi. Google telah memberikan akses ke Veo 3, alat pembuatan video yang menggunakan teknologi AI, kepada semakin banyak negara, termasuk Indonesia.

Pengguna Google AI Pro yang telah berlangganan kini dapat mencoba membuat video dalam waktu singkat sesuai dengan ide yang muncul secara spontan. Sejak diluncurkan pada acara Google I/O beberapa pekan terakhir, Veo 3 langsung mendapat banyak atensi. Selain memiliki kualitas video yang memukau, hal ini juga disebabkan oleh semangat dan kreativitas tinggi dari para penggunanya.

Beberapa orang membuat video berisi suara ketika gelas pecah, sementara yang lain menampilkan makhluk mirip Bigfoot di adegan rahasia. Lucu? Mungkin saja.

Sudah sangat viral. Namun semuanya menunjukkan sesuatu: batasan kreativitas manusia saat ini memang secara nyata didorong oleh kemampuan kecerdasan buatan.


Trend Video AI: Di Tengah Keajaiban dan Kecemasan

Veo 3 muncul pada saat arus besar penggunaan video hasil generasi kecerdasan buatan sedang marak di dunia maya. Alat-alat seperti Sora milik OpenAI, Runway, serta Pika Labs telah terlebih dahulu mendapatkan perhatian publik.

Namun hadirnya Google melalui Veo 3 memberikan pengaruh yang signifikan, lantaran mereka memiliki ekosistem luas, mulai dari Gemini sampai YouTube. Tren ini berdampak pada bagaimana orang membuat konten. Tidak lagi memerlukan kamera, tim produksi, atau perangkat lunak pemrosesan kompleks. Cukup gunakan imajinasi serta frasa pendek, dan tadaa, video film layarnya langsung tercipta.

Akibatnya? Kreator dapat menjadi lebih kreatif, merek bisa menghemat biaya, dan siapa saja berkesempatan untuk menjadi “sutradara”.

Namun seperti halnya semua perkembangan teknologi, terdapat pula aspek negatif yang tidak dapat dipandang remeh. Ketika kecerdasan buatan mampu menghasilkan video yang tampak nyata, pertanyaannya ialah: apakah kita masih mampu membedakan antara apa yang benar-benar terjadi dan apa yang hanyalah imajinasi dari komputer?

Google Pasang Rem, Cukupkah?

Google menyatakan bahwa mereka tidak hanya sembarangan merilis suatu program. Setiap video yang dihasilkan menggunakan Veo 3 secara otomatis dilengkapi dengan tanda air, baik yang terlihat maupun terselubung, berkat teknologi yang disebut SynthID.

Tujuannya? Supaya orang tahu, “Hey, ini buatan AI lho!”

Selain itu, Google juga menyebut telah menerapkan berbagai uji ketat untuk mencegah penyalahgunaan, seperti konten deepfake, disinformasi, atau hal-hal yang tidak pantas.

Tapi seperti biasa, tantangannya bukan di teknologinya, melainkan di tangan siapa alat ini digunakan.

Yang menarik, Veo 3 bisa jadi game-changer bukan hanya untuk content creator di media sosial, tapi juga sineas-sineas kecil yang selama ini terbentur biaya produksi. Dengan AI, ide bisa langsung dieksekusi, bahkan untuk mereka yang tak punya latar belakang teknis.

Di sisi lain, platform seperti TikTok, Instagram, dan bahkan YouTube Shorts bisa jadi makin ramai dengan konten-konten hasil AI. Lucu-lucuan, nyeleneh, artistik, sampai yang membingungkan logika, semua bisa jadi konten.

Singkatnya, Veo 3 membawa kabar baik bagi para pemburu kreativitas. Tapi juga jadi alarm bagi kita semua untuk lebih cermat membaca zaman.

HMD Bold: Si Pendatang Baru yang Bikin Deg-degan

0

KABAR BANJAR – Siapa sangka, di tengah dominasi merek-merek besar kayak Xiaomi, Samsung, dan Infinix di segmen entry-level, tiba-tiba muncul bocoran HMD Bold, sebuah HP budget dari Human Mobile Devices, yang sebelumnya kita kenal sebagai “pemilik” brand Nokia Android.

Nah, kabar ini langsung bikin heboh, karena dari nama dan spesifikasinya, HP ini gak main-main meskipun harganya nanti kemungkinan cuma sekitar Rp1 jutaan – Rp2 jutaan aja kalau masuk ke Indonesia. Di India sendiri, HP ini disiapkan untuk menantang segmen super ketat.

Bocoran Spesifikasi HMD Bold: Beneran “Bold”?

Berikut ini adalah bocoran spesifikasi awal dari HMD Bold berdasarkan info yang beredar dari berbagai sumber terpercaya di komunitas Android dan tech leakers:

Layar:

Ukuran: 6,56 inci

Panel: IPS LCD

Resolusi: HD+ (720 x 1612 piksel)

Refresh Rate: 90Hz

Komentar:

Untuk HP budget, refresh rate 90Hz itu udah kayak durian gratis. Apalagi kalau layarnya cukup luas dan warna cerah, cocok banget buat scrolling medsos, nonton drakor, atau main game ringan.

Dapur Pacu:

Chipset: Unisoc T606

RAM: 4GB / 6GB

Internal: 128GB

Slot microSD: Ada

Komentar:

Unisoc T606 mungkin gak sekencang Snapdragon 680, tapi performanya cukup buat multitasking ringan, buka-buka aplikasi, dan gaming tipis-tipis kayak Mobile Legends atau Free Fire. Tambahan RAM 6GB juga bikin pengalaman makin lancar.

Kamera:

Kamera Belakang:

13MP (utama)

AI Sensor atau Depth 2MP

Kamera Depan: 8MP

Komentar:

Gak istimewa, tapi lumayan! Kamera 13MP + AI bisa kasih hasil foto yang oke di kondisi terang. Kamera selfie-nya juga cukup buat video call atau selfie kasual. Cocok buat yang doyan konten-konten TikTok santai.

Baterai & Pengisian:

Kapasitas: 5000mAh

Charging: 10W (masih microUSB tapi belum pasti)

Port: bisa jadi USB Type-C, tergantung versi finalnya

Komentar:

Baterai 5000mAh udah jadi standar HP budget masa kini. Asal optimasi software-nya bagus, HP ini bisa tahan seharian penuh buat pemakaian normal.

Sistem Operasi:

Android 14 (Go Edition)

Komentar:

Android Go itu versi ringan dari Android, cocok buat HP dengan spek minimalis. Kabar baiknya, Android 14 Go Edition jauh lebih ringan dari generasi sebelumnya dan tetap dapet fitur-fitur baru kayak privacy update dan gesture.

Desain:

Dimensi: tipis dan ringan (belum ada data final)

Build: plastik, dengan finishing doff matte

Warna: kemungkinan Midnight Blue, Grey, dan Cyan

Komentar:

Desain dari render yang bocor terlihat simpel tapi elegan. Kayak HP “nanggung premium” tapi masih sopan di harga. Cocok banget buat kamu yang gak mau HP keliatan “murah-murah amat”.

HMD Bold vs HP Murah Lainnya

Kalau kita banding-bandingin nih ya, HMD Bold bakal ketemu lawan-lawan berat di segmen HP murah. Tapi menariknya, HMD Bold justru kelihatan punya nyali lebih besar. Misalnya, dibandingkan dengan Infinix Smart 8, HMD Bold punya keunggulan dari segi RAM dan storage. Infinix biasanya hadir dengan RAM 3GB dan internal 64GB, sedangkan HMD Bold sudah berani kasih varian 6GB RAM dan 128GB penyimpanan. Itu artinya, lebih lega buat multitasking dan nyimpen file besar.

Lalu ada juga si Redmi A3 yang sering disebut-sebut sebagai pilihan ekonomis. Memang sih, dari segi harga Redmi A3 bisa jadi lebih terjangkau, tapi di sisi spesifikasi, kamera depannya cuma 5MP dan belakangnya 8MP aja. Bandingkan dengan HMD Bold yang udah 13MP kamera belakang dan 8MP di depan, jelas lebih unggul buat yang doyan selfie atau video call.

Trus jangan lupa ada realme Narzo 50i Prime. Ini juga saingan tangguh di kelas HP murah. Tapi chipset-nya pakai Unisoc T612, yang memang agak lebih kencang dari T606 di atas kertas. Tapi realme ini biasanya punya RAM 4GB dan memori internal masih 64GB, jadi secara keseluruhan performa multitasking dan kapasitas HMD Bold masih lebih lapang.

Nah, dengan layar 6,56 inci refresh rate 90Hz, baterai 5000mAh, dan kombinasi RAM 6GB + internal 128GB, HMD Bold jadi pilihan yang bisa dibilang cukup “berani” di kelas harga murah. Meski harganya gak diumumkan resmi, banyak yang memperkirakan HMD Bold ini bakal nongol di harga sekitar Rp1,5 jutaan sampai Rp1,7 jutaan, dan kalau benar, itu sih udah termasuk worth it banget.

HMD Bold bakal bersaing ketat dengan Redmi dan Infinix, tapi menang di sisi RAM lebih besar (6GB), storage 128GB, dan kemungkinan build quality yang lebih “dewasa”.

Target Pasar: Anak Sekolah, Driver Ojol, Konten Kreator Pemula

HMD Bold bisa banget jadi HP andalan buat:

Anak sekolah yang butuh HP murah tapi bisa multitasking

Driver ojol yang butuh baterai awet dan GPS stabil

Konten kreator pemula yang bikin video lucu-lucuan

Warga yang HP-nya rusak tapi dompet belum isi ulang

HP ini juga ideal buat dijadikan HP kedua, atau HP buat orang tua yang gak perlu spek tinggi.

Kapan Rilis?

Bocoran sementara menunjukkan bahwa HMD Bold akan dirilis resmi di India pada kuartal 3 tahun 2025 (Juli–September).

Dan berdasarkan pola sebelumnya, HP budget HMD biasanya akan masuk Indonesia lewat distributor lokal atau lewat kerja sama e-commerce kayak Tokopedia atau Shopee.

Fitur Tambahan yang Ditunggu-tunggu

Belum dikonfirmasi, tapi semoga HMD Bold juga bawa fitur kayak:

Face Unlock cepat (karena fingerprint belum pasti ada)

FM Radio dan jack audio 3.5mm

Mode Hemat Data

Dual SIM 4G dengan VoLTE

Kalau semuanya ini hadir, maka HMD Bold beneran jadi HP sejuta umat yang “bold” di harga dan fungsi!

Kenapa HMD Makin Serius?

HMD sebelumnya lebih dikenal lewat seri Nokia Android, tapi mulai 2024, mereka melepas nama Nokia dan mulai promosi pakai brand sendiri: HMD (Human Mobile Devices).

Tujuannya?

Bikin produk yang lebih fleksibel tanpa bayang-bayang Nokia

Masuk ke pasar anak muda dengan gaya desain baru

Bangun kembali ekosistem HP murah yang stabil, awet, dan bisa diandalkan

HMD Bold adalah bagian dari strategi ini, dan katanya bukan satu-satunya. Masih ada:

HMD Pulse (varian midrange)

HMD Atlas (varian upper-mid)

Dan seri-seri eksperimental lainnya

Prediksi Harga dan Promo di Indonesia

Berdasarkan pola harga HMD sebelumnya, kemungkinan besar HMD Bold akan dijual dengan harga:

Rp1.399.000 untuk varian 4/128GB

Rp1.699.000 untuk varian 6/128GB

Dan biasanya bakal ada bundling promo kayak:

Gratis case & anti gores

Cashback ShopeePay atau GoPay

Paket bundling data dari Telkomsel atau Indosat

HMD Bold, Si Pemberani dari Kasta Entry Level

HMD Bold mungkin bukan HP flagship, tapi jelas berani tampil beda di kelasnya.

Dengan kombinasi layar 90Hz, RAM besar, desain simpel, dan Android Go terbaru, HP ini bisa jadi pilihan terbaik buat kamu yang butuh perangkat murah meriah tapi gak murahan.

Buat kamu yang suka HP simpel tapi fungsional, HMD Bold adalah angin segar di tengah persaingan HP budget yang itu-itu aja.

Tertarik sama HMD Bold?

Bagikan artikel ini ke grup WA keluarga atau temen mabar kamu yang lagi cari HP murah tapi gak murahan!***

Mahasiswa UI Menang Lomba Hackathon AI Microsoft

0

ZONAGADGET, Jakarta – Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) memenangi kompetisi AI se-Asia Tenggara berkat inovasi NeuroBuddy dan buku digital adaptif untuk pelajar disleksia.

Inovasi bertajuk NeuroBuddy berhasil mengantarkan tim The Leporidaes meraih juara pertama dalam kompetisi Hackathon AI for Accessibility (AI4A) 2025, sebuah ajang tahunan yang digagas Microsoft untuk mendorong pengembangan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi penyandang disabilitas di Asia Tenggara.

Diselenggarakan tahun ini bersama Fakultas Teknik UI, kompetisi tersebut menjadi ruang kolaborasi antara teknologi dan inklusivitas. Presiden Direktur Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir menyatakan bahwa AI4A merupakan perwujudan komitmen Microsoft dalam menghadirkan solusi digital yang adaptif terhadap kebutuhan beragam individu.

“Karena setiap individu itu unik, teknologi pun harus mampu beradaptasi secara inklusif. Kompetisi ini adalah bentuk nyata dari misi tersebut,” ujar Dharma dalam keterangan tertulis pada Senin, 7 Juli 2025.

UI dipilih sebagai mitra lokal penyelenggara karena rekam jejaknya dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif. Dekan Fakultas Teknik UI Kemas Ridwan Kurniawan menyatakan UI telah lama mendorong inisiatif inklusi, seperti pendirian Unit Layanan Mahasiswa Disabilitas dan penerimaan mahasiswa disabilitas melalui jalur seleksi khusus.

“Kami yakin inovasi seperti NeuroBuddy bisa memicu perubahan menuju dunia yang lebih ramah dan setara bagi semua kalangan, termasuk disabilitas,” katanya.

NeuroBuddy dikembangkan dalam bentuk permainan berbasis AI yang mampu mendeteksi potensi neurodivergensi pada anak, seperti disleksia, autisme (ASD), dan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

Melalui interaksi anak saat bermain, sistem mengolah data untuk mengevaluasi aspek perkembangan secara komprehensif—mulai dari perilaku, riwayat perkembangan, hingga respons motorik dan verbal.

“Inovasi ini menjembatani kesenjangan antara teknologi, disabilitas, dan stigma. Deteksi dini sangat penting agar intervensi bisa dilakukan sejak awal untuk meningkatkan kualitas hidup anak,” kata ketua tim The Leporidaes, Phoebe Ivana.

Tim ini beranggotakan lima mahasiswa UI lintas fakultas: Phoebe Ivana dan Safia Amita Khoirunnisa dari Fakultas Teknik, serta Faiz Assabil Firdaus, Micheline Wijaya Limbergh, dan Karolina Jocelyn dari Fakultas Ilmu Komputer.

Sebagai pemenang utama dari 46 tim peserta, The Leporidaes berhak mendapatkan pelatihan intensif bersama pakar Microsoft, langganan LinkedIn Premium, akses Azure for Students, dan pendampingan lanjutan dalam mengembangkan inovasi mereka melalui Microsoft Azure.

Tak hanya itu, tim UI lainnya, UINNOVATORS, juga meraih Juara 2 lewat inovasi Pintaru, buku digital adaptif yang dapat menyesuaikan ukuran huruf, spasi, dan elemen visual lainnya sesuai kebutuhan pelajar disleksia. Teknologi ini memanfaatkan layanan Azure OpenAI, Azure Search, dan Azure Speech untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal dan ramah disabilitas.

Melalui kolaborasi antara inovator muda dan teknologi, Microsoft dan UI berharap solusi-solusi seperti NeuroBuddy dan Pintaru bisa menjangkau lebih banyak anak dengan kebutuhan khusus, sekaligus mendorong dunia pendidikan dan ketenagakerjaan menjadi lebih terbuka dan setara bagi semua.

Deretan Negara yang Intens Mengembangkan dan Produksi Robot Humanoid

0

ZONAGADGET, Jakarta – Pengembangan robot humanoid kini menjadi ajang adu teknologi antarnegara maju. Di tengah percepatan kecerdasan buatan dan otomasi industri, sejumlah negara seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Cina tampil paling menonjol dalam merancang robot yang menyerupai manusia

Dikutip dari Nvidia, robot humanoid merupakan jenis robot yang dirancang menyerupai bentuk tubuh manusia. Tujuannya adalah agar robot ini dapat bekerja berdampingan dengan manusia dan membantu meningkatkan produktivitas. Robot humanoid mampu mempelajari dan menjalankan berbagai tugas, mulai dari memegang benda, memindahkan kontainer, memuat atau membongkar kotak dan lain-lain.

Dilansir dari Antara, Jumat, 27 Juni 2025, di Cina, pengembangan teknologi robot humanoid menunjukkan kemajuan signifikan, khususnya di Provinsi Guangdong. Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah ini gencar mengambil langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan industri robotika. Kota-kota besar seperti Guangzhou dan Shenzhen menjadi pusat penerapan dan promosi kecerdasan buatan berwujud (embodied artificial intelligence),

Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong kota-kota seperti Foshan, Dongguan, dan Zhuhai untuk mengoptimalkan keunggulan mereka dalam bidang manufaktur guna memperkuat produksi robot.

Robot humanoid kini menjadi fokus pengembangan di berbagai negara, masing-masing dengan tujuan dan pendekatan yang berbeda. Berikut beberapa negara yang menonjol dalam pengembangan teknologi ini.

1. Jepang

Seperti dikutip dari laman Robozaps, Jepang merupakan pionir dalam dunia robotika. Negeri Sakura dikenal tidak hanya karena kecanggihan teknologinya, tetapi juga karena masyarakatnya yang relatif terbuka terhadap kehadiran robot sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk sebagai rekan kerja. Fokus utama Jepang dalam mengembangkan robot humanoid adalah untuk menjawab tantangan populasi menua dan kekurangan tenaga kerja.

Salah satu contoh paling dikenal adalah SoftBank Robotics dengan robot humanoid Pepper, yang dirancang untuk berinteraksi langsung dengan manusia dan mampu mengenali ekspresi emosional. Selain itu, Honda turut berperan besar lewat pengembangan ASIMO, robot humanoid yang dapat berjalan, berlari, dan melakukan beragam tugas kompleks.

2. Korea Selatan

Di sisi lain, Korea Selatan menjelma menjadi salah satu pusat teknologi robotik yang berkembang pesat, berkat dukungan kuat dari sektor pemerintah dan swasta. Sejumlah perusahaan teknologi robotik ternama bermunculan di negara ini, seperti ROBOTIS yang mengembangkan berbagai jenis robot humanoid serta komponen robotik, termasuk Darwin-OP, yang banyak digunakan di dunia pendidikan dan penelitian.

Selain itu, ada Hanwha, perusahaan yang fokus pada pengembangan robot untuk keperluan layanan publik

3. Amerika Serikat

Ekosistem robotika di Amerika Serikat berkembang pesat, didorong oleh dukungan modal ventura, universitas ternama, serta perusahaan teknologi besar. Negara ini menjadi markas bagi beberapa robot humanoid paling canggih di dunia.

Salah satunya adalah Atlas buatan Boston Dynamics robot berkaki dua dengan kemampuan fisik luar biasa dan kelincahan tinggi.

Selain itu, Tesla juga tengah mengembangkan Optimus, robot humanoid yang dirancang untuk mengotomatisasi berbagai tugas berulang.

4. Cina

Cina muncul sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan robot humanoid, didukung oleh sumber daya manusia yang besar dan pendanaan kuat dari pemerintah.

Beberapa perusahaan menonjol antara lain UBTECH Robotics dengan Walker X, robot yang dapat berjalan, berlari, dan menangkap benda. Cina juga memperkenalkan Sophia, robot humanoid yang mampu berinteraksi secara realistis dengan manusia.

5. Jerman

Jerman mengintegrasikan keunggulan teknik dan rekayasa dalam pengembangan robot humanoid, terutama untuk sektor industri dan layanan. Salah satu nama besar di negara ini adalah KUKA Robotics, yang fokus menggunakan robot humanoid dalam lini produksi manufaktur.

6. Spanyol

Spanyol mulai menunjukkan eksistensinya di dunia robotika global melalui PAL Robotics. Perusahaan ini mengembangkan REEM-C, robot humanoid yang difokuskan untuk riset dan layanan publik.

Dicky Kueniawa dan Ananda Ridho Sulistya berkontribusi dalam tulisan ini

Perbandingan Realme Narzo 70 Pro vs Infinix GT 10 Pro vs Note 13: Spek Sultan Harga Cuma 2 Jutaan?

0

JABEJABE.CO – Di zaman ketika harga kopi kekinian bisa lebih mahal dari cicilan HP sebulan, tiga smartphone ini datang tanpa rasa malu: Realme Narzo 70 Pro, Infinix GT 10 Pro, dan Redmi Note 13. Mereka menawarkan spesifikasi kelas atas di segmen harga yang membuat dompet tersipu malu. Tapi, apakah ini keajaiban teknologi atau sekadar strategi marketing dengan topeng glamor?

Performa: Dimensity, AMOLED, dan Deretan Angka yang Menggoda

Di atas kertas, ketiga perangkat ini sama-sama menawarkan angka besar yang menggugah iman gadget hunter. Realme Narzo 70 Pro tampil percaya diri dengan MediaTek Dimensity 7050, layar AMOLED 120Hz, dan kamera Sony IMX890 50MP dengan OIS. Seakan menyapa dengan lambaian fitur flagship, HP ini mendekat pada kasta atas—meski banderol harganya masih malu-malu di angka 5 jutaan.

Berpindah ke Infinix GT 10 Pro, kejutannya bukan hanya di sektor chipset Dimensity 8050 yang bisa menandingi performa flagship, tapi juga desain “cyber mecha” lengkap dengan lampu LED ala gamer futuristik. Fitur RAM 8GB + 8GB virtual dan storage UFS 3.1 256GB adalah kemewahan yang biasanya dimonopoli flagship Eropa.

Sementara itu, Redmi Note 13 tampil seperti gebetan lama yang masih setia: aman, lengkap, dan stabil. Dengan chipset Dimensity 6080, triple kamera 108MP, dan baterai 5000mAh, perangkat ini tidak menggelegar, tapi menghangatkan hati—ideal untuk mereka yang butuh kenyamanan daripada kejutan.

“Secara teknis, GT 10 Pro bikin Galaxy Note10 terasa overpriced,” ungkap Rama, pengguna yang telah mencoba keduanya.

Desain & Pengalaman Pengguna: Beda Gaya, Beda Daya Tarik

Jika desain adalah cara smartphone bicara tanpa kata, maka Infinix GT 10 Pro berteriak penuh gaya. LED strip-nya bukan hanya pajangan, tapi sinyal: “ini perangkat yang beda.” Cocok untuk mereka yang percaya fashion juga berlaku di tangan, bukan hanya di kepala.

Realme Narzo 70 Pro lebih kalem, dengan finishing elegan dan kesan premium. Ia menawarkan kecantikan dalam kesederhanaan—layar AMOLED dengan brightness 2000 nits siap menampar matahari sore Jakarta tanpa berkeringat.

Redmi Note 13, walau tidak neko-neko, tetap tampil solid. Desain minimalisnya cukup untuk menyenangkan mereka yang percaya bahwa kesempurnaan ada dalam ketenangan.

“Note 13 gak neko-neko, tapi semua ada. Buat kegiatan harian, ini pasangan yang setia,” ujar Nanda, seorang pekerja kantoran yang menggunakannya sebagai daily driver.

Harga & Value for Money: Masih Waras Gak sih, Harganya?

Realme Narzo 70 Pro mungkin sedikit melenceng dari kelas 2 jutaan—harga pasarannya ada di kisaran 5–6 juta. Tapi dengan fitur seperti OIS, fast charging 67W, dan sensor kamera Sony, harganya masih bisa dibilang “masih masuk akal”—untuk yang tahu apa yang dibayar.

Infinix GT 10 Pro adalah joker dalam dek. Dengan harga promo bekas mulai Rp2,6 juta, dan performa setara flagship, ini adalah definisi absurd dalam hal positif. Namun XOS (antarmuka khas Infinix) terkadang membuat pengalaman seperti naik motor sport di jalan berlubang.

Redmi Note 13? Di kisaran harga Rp2,9 juta, ini HP yang bisa dicintai siapa saja. Tidak memaksakan gaya, tidak menuntut dompet tebal, dan selalu siap diajak kerja keras. Seolah berkata: “cukup aku yang sederhana, asal kamu bahagia.”

Tiga Jalan Menuju Bahagia

  • Realme Narzo 70 Pro cocok untuk mereka yang ingin rasa flagship tanpa benar-benar membayar penuh.

  • Infinix GT 10 Pro adalah penawaran absurd yang bisa menggoda siapa saja yang paham spek.

  • Redmi Note 13 menjadi pelabuhan tenang di tengah gempuran gimmick.

Apakah harga segini masih waras? Jika yang ditukar adalah fitur yang biasanya hanya muncul di HP 7–8 juta, maka jawabannya: lebih dari sekadar waras—ini gila dalam cara terbaiknya.***

Upgrade HP Murah dengan Cicilan Ringan? Ini 8 HP Infinix Terbaik Buat Kamu yang Budget Terbatas!

0

ZONAGADGET – Mau upgrade HP tapi dana terbatas? Jangan khawatir! Infinix menyediakan banyak pilihan HP yang ramah di kantong, tapi tetap punya spesifikasi menarik. HP-HP ini cocok banget buat kamu yang ingin performa oke tanpa harus keluar modal besar.

Infinix Smart 6, HP Basic yang Pas Buat Kamu

Kalau kamu butuh HP untuk aktivitas ringan seperti chatting, media sosial, dan browsing, Infinix Smart 6 bisa jadi pilihan. HP ini membawa RAM 2GB dan penyimpanan 32GB yang cukup buat kebutuhan sehari-hari. Layarnya yang besar, 6,6 inci, memberi tampilan lega dan nyaman di mata. Harga HP ini sangat terjangkau, cocok buat kamu yang punya budget sangat terbatas.

Main Game Ringan dan Streaming Lancar dengan Infinix Hot 20 Play

Suka main game ringan dan streaming? Infinix Hot 20 Play pas banget untuk kamu. Ditenagai prosesor Helio G85 dan baterai besar 6000 mAh, HP ini siap menemani kamu seharian tanpa takut kehabisan daya. Layar 6,82 inci juga bikin pengalaman nonton dan bermain makin seru.

Infinix Note 12, Performa dan Layar AMOLED yang Tajam

Kalau kamu ingin performa lebih tinggi, Infinix Note 12 bisa jadi pilihan. Layar AMOLED 6,7 inci memberikan warna yang lebih hidup dan tajam. Chipset Helio G88 serta RAM 6GB membuat multitasking berjalan lancar tanpa lag. Baterainya 5000 mAh dengan fast charging 33W, sehingga kamu bisa isi ulang baterai dengan cepat.

Kemudahan Transaksi Digital dengan Infinix Hot 11S NFC

Infinix Hot 11S NFC cocok buat kamu yang butuh fitur transaksi digital. Dengan fitur NFC, kamu bisa melakukan pembayaran tanpa ribet. HP ini punya layar 6,78 inci dengan refresh rate 90Hz dan chipset Helio G88, sehingga performa dan tampilan jadi lebih smooth. Kapasitas baterainya juga awet, yaitu 5000 mAh.

Infinix Zero 5G 2023, HP 5G Terjangkau dengan Performa Kencang

Butuh HP 5G yang hemat budget? Infinix Zero 5G 2023 hadir dengan chipset MediaTek Dimensity 6080 dan RAM 8GB. HP ini menawarkan koneksi internet super cepat dan performa yang tangguh. Layar yang luas dan baterai tahan lama membuat HP ini pilihan tepat untuk kamu.

Alternatif 5G Power dengan Infinix Zero 5G 2022

Selain versi 2023, Infinix Zero 5G 2022 juga layak kamu pertimbangkan. Chipset MediaTek Dimensity 920 dan RAM 8GB mendukung multitasking dan gaming ringan dengan lancar. Layar 6,78 inci dengan refresh rate 90Hz memastikan tampilan yang nyaman di mata.

Infinix Note 11S, HP Serba Bisa dengan Layar AMOLED dan Performa Gaming

Infinix Note 11S hadir dengan layar AMOLED 6,95 inci dan chipset Helio G96 yang mumpuni untuk gaming. Kamera yang baik juga jadi nilai tambah buat kamu yang suka foto-foto. Baterai 5000 mAh dengan fast charging membuat HP ini siap menemani aktivitas harianmu.

Upgrade Gaming Ringan dengan Infinix Hot 12 Play

Infinix Hot 12 Play adalah versi upgrade dari Hot 20 Play. Chipset Helio G85 dan layar besar 6,82 inci cocok untuk kamu yang suka gaming ringan tapi tetap ingin harga terjangkau. Baterai 6000 mAh bikin HP ini tahan seharian penuh.

Kenapa Pilih HP Infinix untuk Upgrade?

Selain harga yang sangat terjangkau, Infinix menawarkan kemudahan cicilan lewat berbagai platform seperti Shopee, Tokopedia, dan Akulaku. Jadi, kamu bisa upgrade HP tanpa harus langsung bayar penuh. Desain HP Infinix juga kekinian dan nyaman dipakai sehari-hari. Ditambah, baterai besar yang awet membuat kamu tak perlu sering cari colokan. Ini sempurna buat kamu yang aktivitasnya padat tapi dana terbatas.

Upgrade HP kini lebih mudah dan terjangkau. Dengan memilih salah satu dari 8 HP Infinix terbaik di atas, kamu dapat HP dengan spesifikasi oke, baterai awet, dan cicilan yang ringan. Jadi, tunggu apa lagi? Saatnya upgrade HP dan nikmati teknologi terbaru tanpa pusing soal biaya!

Lenovo Bikin AI PC Super Canggih, Bisa Bantu Formula 1 Menang Balapan!

0

KABAR BANJAR – Lenovo dan Formula 1 mungkin tampak seperti dua dunia yang beda. Satu dikenal sebagai raksasa teknologi PC dan AI, satu lagi rajanya kecepatan di lintasan. Tapi ketika dua kekuatan ini berkolaborasi, hasilnya?

Revolusi di dunia balap!

Yes, Lenovo dan Formula 1 baru-baru ini mengumumkan pengujian sistem AI PC terbaru mereka, dengan tujuan utama:

Meningkatkan efisiensi balap

Mengurangi jejak karbon (carbon footprint)

Mempercepat pengambilan keputusan saat race

Mewujudkan keberlanjutan jangka panjang

Dan semua itu dilakukan dengan komputer pintar (AI PC) yang ukurannya kecil, tapi otaknya luar biasa besar!

Apa Itu AI PC? Kenapa Penting di Dunia Balap?

Sebelum kita kebut lebih jauh, yuk kenalan dulu sama si jagoan baru: AI PC.

AI PC adalah komputer dengan chip khusus yang bisa:

Menjalankan AI secara lokal tanpa perlu koneksi cloud

Menganalisis data besar dengan cepat

Memprediksi hasil dan memberi rekomendasi real-time

Menghemat energi dan biaya server eksternal

Dengan fitur ini, kru balap bisa langsung dapat insight soal strategi, kondisi mobil, hingga peluang pit stop tanpa delay.

Formula 1: Di Balik Gemerlap Lintasan, Ada Data Gila-Gilaan

Tahukah kamu?

Dalam satu sesi balapan Formula 1, setiap mobil menghasilkan sekitar 1,5 terabyte data.

Itu termasuk:

Sensor suhu ban

Performa mesin

Kecepatan tiap sektor

Aerodinamika mobil

Lokasi dan posisi lawan

Nah, semua data ini biasanya diolah lewat pusat data besar (server farm), yang:

Butuh energi besar

Rentan delay

Tidak fleksibel di lokasi balapan

Dengan AI PC dari Lenovo, tim bisa proses semua itu di trackside alias langsung di pinggir lintasan. Hasilnya?

Kecepatan analisis + efisiensi + lebih ramah lingkungan.

Lenovo ThinkStation dan ThinkPad: Otak Cerdas di Garasi F1

Lenovo mengerahkan produk unggulannya, seperti:

ThinkStation PX: workhorse AI PC untuk simulasi dan machine learning

ThinkPad P1 Gen 6: laptop ringan tapi kuat, dipakai engineer untuk mobility

Lenovo Neptune Cooling: sistem pendingin efisien untuk perangkat keras high performance

Yang menarik, AI PC Lenovo ini bisa:

Jalankan simulasi real-time saat race

Memberi rekomendasi strategi ban dan pit stop

Mendeteksi potensi kerusakan sebelum terjadi

Memprediksi cuaca dan efeknya ke lintasan

Gila gak tuh? Seolah punya asisten AI yang jadi “otak kedua” kru F1.

Fokus Keberlanjutan: Bukan Cuma Kencang, Tapi Juga Hijau

Formula 1 sudah punya target besar: net zero emission pada 2030.

Itu berarti semua operasional dari mobil, transportasi, hingga teknologi harus semakin ramah lingkungan.

AI PC bikin kontribusi nyata ke target ini, karena:

Mengurangi kebutuhan pengiriman data ke server pusat (hemat energi)

Mengurangi emisi karbon dari pusat data besar

Memungkinkan race strategy dilakukan lebih cepat & lebih hemat daya

Lenovo sendiri juga punya komitmen kuat ke keberlanjutan:

Pemakaian bahan daur ulang

Sistem pendingin hemat energi

Sertifikasi produk ramah lingkungan

Jadi kolaborasi ini bukan cuma soal performa, tapi juga soal tanggung jawab pada bumi

Contoh Penggunaan AI PC di Track: Simulasi & Prediksi Cerdas

Bayangin gini:

Satu mobil balap masuk tikungan, sensor mendeteksi suhu rem naik drastis.

Dalam 3 detik, AI PC Lenovo langsung:

Menganalisis potensi overheat

Memberi rekomendasi setelan brake bias

Menyampaikan hasilnya ke kru lewat dashboard visual

Itu belum termasuk prediksi:

“Kalau cuaca turun 3°C, strategi ban lunak jadi lebih efektif.”

“Kalau safety car keluar dalam 5 lap ke depan, pit sekarang bisa untung posisi.”

Dan semua ini dilakukan di tempat, tanpa koneksi internet luar. Canggih parah.

Edge Computing: Kunci Kecepatan Tanpa Cloud

AI PC Lenovo menggunakan pendekatan edge computing, yaitu:

Pemrosesan data dilakukan langsung di tempat, bukan dikirim ke server jauh.

Manfaatnya:

Lebih cepat (tanpa lag)

Lebih aman (data sensitif tidak dikirim keluar)

Lebih hemat bandwidth

Bisa digunakan di lokasi terpencil (race luar negeri, gurun, hutan)

Teknologi ini juga sedang diuji untuk digunakan di balapan-balapan F1 luar kota seperti:

Grand Prix di Arab Saudi

GP Afrika Selatan (rencana masa depan)

Balap malam hari di Singapura

Teknologi AI PC: Gak Cuma untuk Balapan

Kerennya, teknologi ini nantinya bisa diterapkan di:

Tim eSports & sim racing

Buat latihan, pengaturan optimal, dan real-time feedback ke gamer

Transportasi umum & kendaraan pintar

Misalnya untuk mengatur jalur bus otomatis

Proyek smart city

Untuk memantau lalu lintas dan emisi secara real-time

Pabrik & industri berat

Untuk prediksi kerusakan mesin dan penghematan energi

Lenovo udah punya roadmap buat ekspansi teknologi AI PC ini di sektor lain. Jadi kalau sukses di F1, siap jadi andalan global.

Apa Kata Lenovo & F1?

Luca Rossi, President of Intelligent Devices Group Lenovo, bilang:

“Kami melihat Formula 1 bukan hanya sebagai olahraga kecepatan, tapi juga laboratorium teknologi yang luar biasa. Kolaborasi ini membuktikan bahwa teknologi AI PC bisa membawa transformasi nyata di dunia nyata.”

Sementara dari pihak Formula 1, Brandon Snow, Head of Commercial Partnerships menyebut:

“AI PC membuka kemungkinan baru dalam strategi balap. Kami sangat optimis dengan potensi efisiensi dan keberlanjutan yang bisa dicapai.”

Potensi Masa Depan: Dari Pit Lane ke Kehidupan Nyata

Kolaborasi Lenovo dan Formula 1 ini bisa jadi langkah awal untuk:

Mobil balap tanpa kru manusia (full autonomous)

Sistem AI co-pilot di kendaraan umum

AI race director yang bisa bantu ambil keputusan adil

Simulasi cuaca + balapan untuk prediksi skenario darurat

Bayangkan teknologi seperti ini masuk ke MotoGP, WRC, atau bahkan sirkuit lokal di Sentul!

Insight: PC Kita di Rumah Bisa Ikut Canggih?

Yup! Lenovo juga mengembangkan seri AI PC untuk konsumen rumahan dan profesional, seperti:

Lenovo Yoga AI Edition

ThinkPad AI Gen

Legion AI Gaming Series

Jadi teknologi yang lahir dari F1 ini pelan-pelan akan masuk ke:

Editing video super cepat

Simulasi bisnis

AI content creation

Smart office

Kalau kamu content creator, AI PC ini bisa bantu bikin renderan video berat jadi “brum brum cepat!”

Lenovo & F1, Masa Depan Balap yang Cerdas & Berkelanjutan

Lenovo dan Formula 1 sedang membuktikan bahwa kecepatan dan keberlanjutan bisa berjalan bareng.

Lewat pengujian AI PC, mereka gak cuma mengubah cara tim balap bekerja, tapi juga membuka peluang besar buat teknologi masa depan.

Kita gak cuma lagi nonton mobil balap kencang, tapi juga menyaksikan lahirnya sistem cerdas yang bisa bantu semua industri dari sport sampai smart city.

Suka sama topik teknologi dan balapan kayak gini?

Bagikan artikel ini ke temenmu yang doyan F1 atau kerja di bidang teknologi biar makin banyak yang tau bahwa AI bukan cuma buat robot, tapi juga buat ngegas di tikungan terakhir!***