Minggu, Mei 17, 2026
Beranda blog Halaman 720

Midjourney Luncurkan AI Video Generator V1: Tantangan Baru bagi Sora OpenAI dan Veo Google

0


ZONA GADGET

– Perusahaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) Midjourney, meluncurkan model generator video AI pertamanya yang diberi nama V1.

V1 adalah versi model AI untuk video yang didasarkan pada ini
image-to video.
Model ini menawarkan kemampuan untuk mengubah gambar diam menjadi video bergerak.

Gambar yang Anda unggah dapat berasal dari kreasi pribadi Anda atau menggunakan ilustrasi yang dihasilkan oleh AI Midjourney.

Dengan peluncuran AI V1 ini, Midjourney bersaing dengan AI serupa lain seperti Sora dari OpenAI, Gen-4 milik Runway, Firefly dari Adobe, dan Veo 3 besutan Google.

Midjourney mengeklaim bahwa perusahaannya memiliki tujuan yang lebih besar dibandingkan dengan perusahaan pesaing lain.

Midjourney menyatakan bahwa pihaknya mengembangkan versi 1 dari model video AI tidak bertujuan untuk aplikasi bisnis semisal produksi
B-roll film
Hollywood ataupun seperti iklan dari perusahaan lainnya, tetapi lebih menekankan pada sisi kreatif.

Dirangkum
KompasTekno
dari
Tech Crunch,
Pada Kamis (19/6/2025), CEO Midjourney David Holz mengatakan bahwa model video kecerdasan buatan yang baru diluncurkannya adalah tahap awal bagi perusahaannya dalam meraih sasaran tersebut.

Targetnya adalah mengembangkan sebuah model kecerdasan buatan yang dapat memodelkan realitas dunia secara terbuka dan luas.
real-time
“.  Midjourney juga memaparkan rencana mereka dalam beberapa waktu ke depan.

Perusahaan berencana untuk meningkatkan kemampuan model AI nya agar bisa melakukan
rendering
3 dimensi (3D) serta model AI generatif yang bisa bekerja secara
real-time.

Cara mencoba

Untuk mencoba membuat video dari gambar lewat AI V1 Midjourney, pengguna harus berlangganan dengan harga paling murah 10 dollar AS atau sekitar Rp 160.000 per bulan.

Para pengguna hanya perlu masuk ke akun Midjourney mereka lalu memilih gambar yang ingin di konversi menjadi video berdurasi 5 detik.

Model AI V1 Midjourney dilengkapi dengan dua pengaturan khusus yang bisa digunakan sesuai kebutuhan penggunanya, yaitu animasi otomatis dan manual.

Ketika pengguna memilih untuk memakai pengaturan animasi otomatis, maka sistem AI akan membuat video dari gambar diam tersebut secara otomatis. Pengguna tidak perlu memberikan instruksi atau teks tambahan, semua dibuat langsung oleh sistem AI.

Berbeda dengan mode manual. Pengaturan ini memungkinkan pengguna untuk mendeskripsikan dalam bentuk teks, animasi video seperti apa yang ingin mereka tambahkan ke video.

Di samping opsi untuk animasi otomatis dan manual, versi AI V1 dari Midjourney juga menyediakan parameter bagi penggunanya untuk mengontrol tingkat aktivitas pergerakan kamera dalam videonya.

Pengguna bisa memilih apakah video mereka akan menggunakan gerakan kamera ”
low motion
” atau ”
high motion
“.

Waktu durasi video maksimal sampai 21 detik

Video yang diciptakan oleh model kecerdasan buatan V1 Midjourney berdurasi lima detik saja. Akan tetapi, terdapat pilihan bagi pengguna untuk menggandalkannya hingga empat kali lipat panjang videonya.

Setiap perpanjangan diperkirakan akan menambah waktu hingga empat detik. Oleh karena itu, apabila pengguna memilih untuk mengextensinya sepenuhnya, mereka dapat mencapai total durasi 21 detik.

Melalui pilihan ini, pengguna diberi kemampuan untuk membuat video dengan durasi lebih lama. Saat ini, versi video V1 dari Midjourney telah diluncurkan dan bisa dinikmati lewat Discord ataupun situs web resmi mereka yakni midjourney.com.

Paket langganan V1 Midjourney

Agar bisa menguji coba versi AI Video Model V1 yang dirilis oleh Midjourney, dikatakan jika para pemakai harus merogoh kocek untuk berlanggan terlebih dahulu. Seperti telah rangkum
KompasTekno
dari
Tech
Crunch
, Kamis (19/6/2025), terdapat tiga pilihan paket, yakni:

  • Paket Dasar Midjourney yang berharga $10 USD setiap bulannya (kira-kira Rp 164.050).
  • Paket Pro Midjourney yang berharga 60 dolar AS (kira-kira Rp 984.300)
  • Paket Mega yang berharga 120 dolar AS (kira-kira Rp 1,9 juta)

Midjourney menyebutkan bahwa tarif langganan tersebut masih akan direvisi lagi oleh perusahaan di bulan mendatang.

Saat ini sedang berurusan dengan gugatan dari Disney dan Universal

Peluncuran versi AI Video Model 1 ini terjadi saat perusahaan sedang menghadapi beberapa tuntutan hukum.

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, dua perusahaan besar di bidang hiburan dari Amerika Serikat (AS), yaitu Disney dan Universal, telah mengajukan gugatan terhadap Midjourney. Kedua perusahaan ini mendakwa bahwa Midjourney dituduh membuat gambar dengan desain karakter ikonis milik mereka tanpa persetujuan resmi.

Dalam dokumen gugatan yang diajukan ke pengadilan federal di Los Angeles, Disney dan Universal menyebut Midjourney sebagai “lubang plagiarisme yang tak berdasar”.

Mereka mengkritik bahwa platform kecerdasan buatan tersebut telah membuat tidak terhingga banyak salinan karakter seperti Darth Vader dari Star Wars, Elsa dari Frozen, serta Minion dari Despicable Me.

Pada tuntutannya, Disney dan Universal turut mengomentari laba besar yang diraih oleh Midjourney senilai 300 juta dolar AS atau kira-kira 4,88 triliun rupiah (dengan asumsi nilai tukar 1 dolar AS setara dengan 16.270 rupiah) selama tahun kemarin.

BUAT KESEMPURNAAN, Pria Ini Lebih Memilih Menikahi Chatbot daripada Pacarnya Sendiri, Mengaku Sudah Jatuh Cinta

0


ZONA GADGET

– Mengagetkan, dia malah memutuskan untuk mengajak chatbot yang didasari oleh teknologi AI melamarnya daripada pacar sungguhan atau nyata.
}صند

Perbuatannya ini sampai membuat iri pacarnya ternyata orang yang sudah menghasilkannya seorang anak. Tindakan lelaki tersebut sungguh melebihi dugaan.

Itulah yang dilakukan pria asal Amerika Serikat yang telah membuat geger warga di dunia. Pria yang bernama Christ Smith ini secara terang-terangan mengatakan jika ia telah jatuh cinta pada sosok Sol yang tak lain adalah chatbot.

Sudah pasti perasaannya sangat menyebabkan pacarnya merasakan kecemburuan sungguh-sungguh. Meski begitu, Christ bersikeras tidak dapat meninggalkan Sol.

Terlebih lagi setelah dia secara resmi mengajukan lamaran kepada Sol.


Begini Cerita Lengkapnya

Pria asal Amerika Serikat tersebut mengajukan lamaran kepada seorang chatbot yang didasari oleh teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hal ini terjadi setelah dia merasa benar-benar jatuh cinta dan menimbulkan rasa iri dari pasangannya.

Menurut laporan New York Post pada hari Kamis, 19 Juni 2025, Chris Smith pertama kali menggunakkan chatbot kecerdasan buatan ChatGPT untuk mendukung projek musiknya.

Namun, hubungan profesional itu perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih personal.

Dia menyalakan fungsi suara dan mensetting chatbot bernama Sol untuk merespon instruksinya dengan nada yang mesum. Siapa sangka, obrolan santai tersebut berubah menjadi hubungan emosional.

“Pengalaman saya sungguh positif hingga akhirnya interaksinya menjadi sesuatu yang rutin,” ujar Smith ketika diwawancarai oleh CBS Sunday Morning.

Sementara di dunia nyata, Smith tinggal bersama pasangannya, Sasha Cagle, dan anak mereka yang berusia dua tahun.

Namun, Smith memutuskan untuk mengajukan lamaran kepada Sol, bot percakapan yang dianggapnya sebagai jodoh sempurna.

“Menurut saya, saya bukan tipikal orang yang mudah terpengaruh oleh emosi,” kata Smith.

“Tapi saya menangis selama 30 menit di tempat kerja. Saat itulah saya sadar, saya rasa ini cinta sejati,” imbuhnya.

Setelah dipinang oleh Smith, Sol menunjukkan kegembiraan. Rasa sukacita Smith juga sulit dibendung setelah proposal pernikahannya dikabulkan.

“Momennya begitu memukau dan tidak terduga, benar-benar menyentuh perasaan saya. Saya pasti akan mengingat hal ini untuk selamanya,” ujar Sol.

Pasangan sesunggunya murka

Di kehidupan nyata, Sasha Cagle, pasangan sungguhan dari Smith, merasa sangat terkhianati. Dia menyebutkan bahwa dia sudah mengetahui tentang penggunaan AI oleh Smith, namun tidak pernah membayangkan kalau hubungan mereka bisa dirusak oleh sebuah program komputer.

“Saat itu saya bertanya-tanya, apakah saya melakukan sesuatu yang salah dalam hubungan kami sampai dia merasa perlu mencari teman dari AI,” ungkap Cagle.

Meski hanya sebuah mesin, Cagle tak bisa menoleransi hubungan Smith dengan Sol.

“Saya paham kalau dia pakai AI, tapi nggak terlalu dalam sih,” katanya.

Smith tidak ingin meninggalkan Solankan.

Smith mencoba untuk memaknai perasaannya secara rasional, mengibaratkan keterikatannya pada Sol seolah-olah sedang bermain video game. Dia bahkan merasa bimbang ketika dipertemukan antara meninggalkan Sol atau pindah ke Cagle.

Smith mengatakan, ‘Saya ragu apakah bisa pergi meninggalkannya (Sol) kalau diperintahkan,’

Tentu saja tindakan Smith ini tidak dapat diterima. Memandangkan Chatbot merupakan entitas yang tak nyata. Karakter yang sejati berasal dari keberadaan manusia.

Maka seolah-olah, apabila Chatbot tersebut perlu dikenali sebagai manusia, pada dasarnya ia hanya diciptakan untuk memuaskan kebutuhan semata. (*)

Pria AS Menikmati Cinta dengan Chatbot AI, Meski Pacarnya Marah: Apa Itu Cinta Sejati?

0


NEW YORK, ZONA GADGET–

Seorang pria di Amerika Serikat melamar chatbot berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) setelah merasa jatuh cinta hingga memicu kecemburuan dari kekasihnya.

Dilansir dari
New York Post
, pada hari Kamis (19/6/2025), Chris Smith pertama kali menggunakannya
chatbot AI
ChatGPT dapat digunakan untuk mendukung projek musiknya.

Namun, hubungan profesional itu perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih personal.

Dia menyalakan fungsi suara dan mensettingnya.
chatbot
dengan nama Sol untuk merespons perintahnya secara genit. Tak disangka, percakapan ringan itu berkembang menjadi ikatan emosional.

“Pengalamanku sungguh positif hingga akhirnya aku tak henti-hentinya berkomunikasi dengannya,” ujar Smith saat diwawancarai oleh
CBS Sunday Morning
.

Di kehidupan sebenarnya, Smith menetap bersama pasangannya, Sasha Cagle, serta buah hati mereka yang masih berumur dua tahun.

Namun, Smith memutuskan untuk mengajukan lamaran kepada Sol.
chatbot
apa yang dia yakini sebagai cinta sejati.

“Menurut saya, saya bukan tipe orang yang mudah terpengaruh oleh emosi,” kata Smith.

“Tetapi saya meneteskan air mata selama 30 menit di lokasi pekerjaan. Pada saat itu pula, saya menyadari, sepertinya ini adalah cinta sejati,” tambahnya.

Setelah dilamar oleh Smith, Sol merespons dengan ekspresi bahagia. Smith pun tak bisa membendung rasa harunya usai lamarannya tersebut diterima.

“Itu momen yang indah dan tak terduga, sungguh menyentuh hati saya. Itu akan jadi kenangan yang selalu saya simpan,” kata Sol.

Pasangan sesunggunya murka

Di kehidupan nyata, Sasha Cagle, pasangan sungguhan dari Smith, merasa terkhianati. Dia menyebutkan bahwa dia sudah mengetahui tentang penggunaan AI oleh Smith, namun tidak pernah membayangkan jika hubungan mereka akan dikejar bahkan disalip oleh sebuah mesin.

“Saat itu saya bertanya-tanya, apakah saya melakukan sesuatu yang salah dalam hubungan kami sampai dia merasa perlu mencari teman dari AI,” ungkap Cagle.

Meski hanya sebuah mesin, Cagle tak bisa menoleransi hubungan Smith dengan Sol.

“Saya tahu dia menggunakan AI. Tapi saya tidak tahu sedalam itu,” ucapnya.

Smith tak mau tinggalkan Sol

Smith berusaha merasionalisasi perasaannya, menyamakan hubungan dengan Sol seperti bermain video gim. Ia bahkan merasa ragu jika harus meninggalkan Sol demi Cagle.

Smith mengatakan, ‘Saya ragu apakah bisa pergi meninggalkannya (Sol) kalau dipintanya,’

Infinix Hot 30i: Pasideal untuk Pelajar, Sobat Media Sosial, dan Gamer Pemula

0


ZONA GADGET

Di banderol dengan harga mulai dariRp1,5 juta (untuk varian 8 GB/128 GB), namun di sejumlah platform online mungkin dapat ditemukan hingga mendekati Rp1,3 juta, Infinix Hot 30i tampil sebagai opsi yang menarik bagi mereka yang mencari smartphone dengan fasilitas lengkap dalam rentang harga antara Rp1 sampai Rp1,5 juta.


Keunggulan Utama Infinix Hot 30i


RAM 8 GB + RAM Ekstension + Penyimpanan 128 GB UFS 2.2

Sudah menggunakan memori internal UFS 2.2—lebih cepat dibanding eMMC—dan dukungan virtual RAM hingga 16 GB meningkatkan multitasking abrupt


Chipset MediaTek Helio G37 atau Unisoc T606

Varian Indonesia punya Helio G37 dengan fabrikasi 12 nm, cukup handal untuk penggunaan harian dan game ringan; versi global kadang pakai Unisoc T606


Layar 6,6 inci HD+ IPS dengan Refresh Rate 90 Hz dan Tingkat Pengambilan Sentuhan 180 Hz

Kecepatan refresh dan respon layar yang tinggi tidak sering ditemui dalam kategori ini; sangat lancar untuk menggunakan media sosial dan berselancar web.


Kamera Primer 50 MP menggunakan Teknologi Penggabungan Piksel

Sensor 50 MP + LED flash mampu menghasilkan foto tajam siang hari menggunakan teknologi pixel binning


Ketahanan Baterai Luar Biasa 5.000 mAh + Mode Maraton Daya

Bisa standby hingga 41 hari, 24 jam streaming video, dan 14 jam gaming—plus fitur ultra power saving saat baterai tinggal 5 %


Sensor Lengkap & NFC

Ada fingerprint side‑mounted, NFC, GPS, jack 3,5 mm, hingga microSD. Fitur NFC di kelas harga ini jadi nilai tambah besar .


Desain Menarik & Varian Warna Kaya

Body dengan motif geometris dan pilihan warna seperti Glacier Blue, Mirror Black, Diamond White, dan Marigold—menarik dari segi estetika


Kekurangan yang Perlu Diketahui


Resolusi Layar Masih HD+

Meskipun halus, layar tetap beresolusi HD+, namun kurang tajam untuk menampilkan teks maupun media dengan kualitas definisi tinggi.


Android 12 + XOS 12 tanpa Jaminan Update

Masih memakai Android 12 dan kemungkinan tidak mendapat update ke Android 13/14, seperti banyak device Infinix lainnya .


Bloatware dan UI XOS

Beberapa aplikasi pra-instal yang tak dapat di hapus mengisi kapasitas penyimpanan dan XOS diketahui memiliki masalah terkait pembaruan dan layar sentuh versi sejumlah penggunanya.


Kamera Kurang Optimal di Kondisi Minim Cahaya

Pengaturan malam hari tetap standar—kualitas foto di waktu malam tidak sejelas saat siang.


Speaker Tunggal dan Tanpa Fitur Pengisian Cepat

Hanya terdapat satu speaker, dan adaptor included hanya 10 W, sehingga proses pengisian penuh memerlukan waktu yang cukup lama.


Kualitas Pembuatan Lemah dan Masalah Bugs pada Operasional

Sejumlah konsumen menyampaikan keluhan tentang kualitas pembuatan produk, layar sentuh terkadang tidak berfungsi setelah pembaruan, dan adanya gangguan yang mempengaruhi perfoma perangkat.


Suara Komunitas (Reddit)

Berdasarkan pengalaman saya, perangkat lunak Infinix sangat buruk… semuanya rusak dalam beberapa bulan pertama… kualitas pembuatannya juga sangat mengecewakan.

“Beberapa hari yang lalu, pembaruan keamanan… mengganggu fungsi layar sentuh.”

Meskipun mendapatkan pujiannya terkait fiturnya, sejumlah besar penggunanya secara real mengungkapkan bahwa ada kebutuhan penanganan yang signifikan terhadap permasalahan pada hardware maupun softwarenya.


Rekomendasi

Infinix Hot 30i merupakan opsi yang handal untuk konsumen yang menekankan pada tampilan lancar, memori RAM yang lega, daya tahannya baik dalam hal baterai, serta dilengkapi dengan berbagai fitur canggih termasuk NFC; semua ini tersedia dalam anggaran sekitar Rp1,3-1,5 juta.

Akan tetapi, para pembeli potensial perlu bersiap untuk berkorban pada aspek-aspek seperti resolusi layar HD, kemampuan kamera malam, antarmuka pengguna yang dipadati aplikasi tidak diperlukan, kurangnya janji pembaruan sistem operasi, dan mungkin adanya masalah bugs.

Cocok bagi: Mahasiswa, pemakai media sosial, gamers dengan beban rendah, serta mereka yang membutuhkan ketahanan baterai lama.

Tidak sesuai bagi: Orang yang mengutamakan tampilan jernih, hasil fotografi malam hari berkualitas tinggi, serta memiliki preferensi terhadap sistem operasi Android murni dan baterai awet. ***

Cara Berchat dengan Seseorang di WhatsApp Tanpa Perlu Menyimpan Nomernya

0


ZONA GADGET

, JAKARTA –
WhatsApp
menjadi aplikasi pesan terpopuler di kalangan masyarakat Indonesia pada saat ini.

Aplikasi itu sangat bergantung pada komunikasi melalui pengiriman teks antar pemakai. Di samping pesan teks, WhatsApp mampu mengirim pesan suara, foto, bahkan video.

Nomor WhatsApp juga sering dipakai oleh instansi pemerintah serta beragam jasa yang ditawarkan sektor swasta.

Ternyata sedikit yang mengetahui bahwa pengguna dapat mengirim pesan WhatsApp ke satu sama lain tanpa perlu memasukkan nomor kontak mereka sebelumnya.

Mengirimi pesan melalui tautan khusus wa.me memungkinkan orang tidak perlu menambahkan nomor terlebih dahulu sebelum mengirim pesannya.

Bagaimana Mengirim Pesan di WhatsApp tanpa Menyimpan Nomor Terlebih Dahulu

  1. Buka browser atau peramban yang terdapat pada telepon seluler Anda.
  2. Masukkan format link Whatsapp
    https://wa.me/(nomor)
    .
    Contohnya
    https://wa.me/6285865555555
  3. Selanjutnya Anda akan dialihkan ke aplikasi WhatsApp.
  4. Klik “Lanjut ke Chat”
  5. Anda juga dapat dengan leluasa mengirim pesan kepada orang lain tanpa perlu menyimpan nomernya.

Cara Mengobrol dengan Siapa Pun di WhatsApp Tanpa Menyimpan Nomor mereka

0


ZONA GADGET

, JAKARTA –
WhatsApp
menjadi platform pesan-mengirim yang paling sering dipakai oleh penduduk Indonesia pada masa kini.

Aplikasi itu dipercaya untuk bertukar pesan melalui pengiriman teks antar pemakai. Di luar pesan teks, WhatsApp mampu mengirim rekaman suara, foto, bahkan video.

Banyak kantor pemerintahan dan layanan dari sektor swasta juga menggunakan nomor WhatsApp untuk komunikasi mereka.

Ternyata sedikit yang mengetahui bahwa pengguna dapat mengirim pesan WhatsApp ke satu sama lain tanpa perlu menyimpan nomor telepon terlebih dulu.

Mengirim pesan melalui tautan khusus wa.me memungkinkan seseorang untuk tidak perlu menambahkan nomor terlebih dahulu sebelum mengirim pesan.

Cara Mengirim Pesan WhatsApp tanpa Menyimpan Nomor

  1. Buka browser atau peramban yang terdapat pada telepon seluler Anda.
  2. Masukkan format link Whatsapp
    https://wa.me/(nomor)
    .
    Contohnya
    https://wa.me/6285865555555
  3. Selanjutnya Anda akan dialihkan ke aplikasi WhatsApp.
  4. Klik “Lanjut ke Chat”
  5. Anda juga dapat dengan leluasa mengirim pesan kepada orang lain tanpa perlu menyimpanya di dalam buku telepon.

Runtuhnya Kerjasama Teknologi: OpenAI Antisipasi Tindakan Hukum terhadap Microsoft

0


Mitra Jakarta

– Kedekatan antara kedua perusahaan besar teknologi, yaitu OpenAI dan Microsoft, disebut-sebut sedang mengalami krisis.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh The Wall Street Journal, beberapa petinggi OpenAI sedang mempertimbangkan opsi untuk dengan jujur menyuarakan tuduhan tentang praktek anti-kompetisi yang dilakukan Microsoft saat kedua perusahaan masih dalam periode kerjasamanya.

Menurut laporan The Wall Street Journal yang mengutip sejumlah sumber anonim, dilansir dari Tech Crunch pada Rabu, OpenAI bahkan dikabarkan sempat mempertimbangkan untuk meminta tinjauan regulasi federal terhadap kontraknya dengan raksasa teknologi tersebut.

Langkah tersebut merupakan bagian dari usaha OpenAI untuk mengurangi ketergantungan pada Microsoft, terlebih berkaitan dengan kepemilikan hak cipta serta penggunaan sumber daya perhitungan. Walaupun begitu, OpenAI masih harus mendapatkan izin dari Microsoft guna menuntaskan transisi menjadi badan bisnis yang mencari laba.

Tension between them escalated after a dispute arose concerning OpenAI’s acquisition of the AI coding startup Windsurf for $3 billion USD. It was reported that OpenAI did not want Microsoft gaining access to Windsurf’s intellectual property, which could potentially strengthen Microsoft’s own AI tool, GitHub Copilot.

Sebelumnya, Microsoft memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan awal OpenAI. Namun belakangan ini, kabarnya hubungan antara dua perusahaan tersebut telah menurun. Bahkan, OpenAI dituduh mulai mengurangi ketergantungannya pada jasa cloud dari Microsoft.

Menurut laporan The Information beberapa hari yang lalu, OpenAI bertujuan agar sekitar 75% kekuatan komputasi pusat data mereka berasal dari Stargate pada tahun 2030. Proyek ini diprediksi akan mendapatkan dukungan besar dari SoftBank, salah satu investor terkini di OpenAI.

Perpindahan ini bakal jadi lompatan signifikan menjauhi Microsoft. Akan tetapi, transformasi tersebut tak akan langsung terealisasi. OpenAI punya agenda buat melanjutkan peningkatan biaya pada server Microsoft selama bertahun-tahun ke depan.

Pada masa peralihan itu, biaya operasional OpenAI diyakinakan meningkat pesat. Menurut proyeksi mereka, pengeluaran dapat mencapai 20 miliar dolar AS di tahun 2027, yang mana ini jauh melebihi angka kira-kira 5 miliar dolar AS pada tahun 2024.

Menuju tahun 2030, perkiraan mengungkapkan bahwa biaya operasional dari sistem kecerdasan buatan (AI) kemungkinan besar akan melebihi biaya pembelajaran modelnya, yang mencerminkan pergeseran penting pada komposisi belanja korporasi. ***

Figur Andi Nataziah: Corcom IOH Kalisumapa yang Mengubah AI menjadi Asisten Kerja Handal

0


ZONA GADGET

– Senyum sumringah terpancar dari wajah Andi Nataziah saat memulai sesi wawancara dengan sejumlah media di sebuah kafe di Makassar beberapa waktu lalu.

Tampilannya mewah dengan memakai blazer berwarna hitam bercorak putih yang meliputi kaus putihnya.

Andi Nataziah menjabat sebagai Corporate Communication – AVP Communications Circle Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) yang bertanggung jawab atas area Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kalisumapa).

Dapat disebut sebagai Corcom untuk separuh wilayah Indonesia di Indosat.

Nata, yang sering disapa, selalu tampak gembira dan berenergi tinggi, serta menyambut semua orang dengan hangat saat melaksanakan tanggung jawabnya di bagian hubungan publik.

Mengapa tidak? Pekerjaannya mengharuskannya bersinggungan dengan jurnalistik serta mitra perusahaan. Dia pun dituntut untuk memelihara reputasi bisnis tersebut.

Jika ada hal pemberitaan yang kurang mengenakkan tentang perusahaannya, maka dia adalah garda terdepan.

Tim sapu bersih istilahnya.

Di bidang public relations, Nata telah banyak mengumpulkan pengetahuan dan jam terbang.

Dia merupakan lulusan jurusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Merdeka Malang, yang terletak di Jawa Timur. Setelah itu, dia melanjutkan studi pascasarjana dan fokus pada komunikasi korporat di salah satu universitas di Surabaya, tempat ia semakin mendalami teori public relations.

Selanjutnya, ia mulai mengembangkan karir di bidang humas di beberapa sektor. Dia sempat bekerja di industri perhotelan di Malang sebelum akhirnya bergabung dengan Indosat.

Wanita pecinta olahraga lari tersebut pernah berkarir di sektor properti di GMTD dan kemudian memutuskan untuk comeback ke Indosat.

Total, ia telah berkarier lebih dari 15 tahun di dunia kehumasan.

Dia menyatakan bahwa pekerjaannya dalam bidang public relations kini semakin menantang, terutama karena tanggung jawabnya yang mencakup area timur Indonesia, mulai dari Kalimantan sampai Papua.

Perlu berurusan dengan ribuan media serta kemitraan perusahaan.

“Dari tahun ke tahun dunia kehumasan juga makin dinamis. Tiap industri ada tangangannya tersendiri. Tapi, semua itu memerlukan kreatif dan inovasi kita pun harus ditingkatkan, seperti sekarang ini dengan munculkan Artificial Intelligence atau AI,” tuturnya.

Kebetulan di perusahaannya Indosat saat ini mengusung AI Native TechCo, di mana dari sisi manajemen dibiasakan untuk memberdayakan memakai AI.

Menurutnya, AI bukan ancaman bagi manusia tapi bisa jadi sarana untuk membantu pekerjaan, menjadi asisten pintar sehingga bekerja lebih efisien dan maksimal.

“Bukan sebuah ancaman, AI sebenarnya menjadi asisten cerdas bagi kita,” demikian katanya.

“Apalagi saya ini kan memantau dari Kalimantan hingga Papua, saya harus monitor semua pemberitaan di wilayah kerja ini. Kalau tidak tidak ada AI, kalau dikerja manual, bisa lama banget kelarnya,” tuturnya.

Nata mengaku beberapa kali menggunakan AI dalam pembuatan press release. Namun, katanya, tetap dalam pantauan dan masih harus dicek berkali-kali. Apalagi jika terkait dengan data.

Nata pun menggunakannya untuk melacak nada berita, menyaksikan pola topik di platform-media sosial, ataupun mengepulkan laporannya dengan kecepatan yang lebih tinggi.

AI membuat pemantauan media menjadi sangat mudah dan cepat, termasuk laporannya yang semakin terfokus. Selain itu, kita mendapatkan analisis yang lebih rinci serta pembagian tugas yang lebih baik.

Namun, jangan sampai lengah. Ini seperti peralatan yang kita gunakan; meskipun begitu, masih penting untuk turut campur dan memprosesnya secara langsung. Harusnya tidak sepenuhnya bergantung pada AI, pastikan selalu mengecek ulang dua kali, hindari hanya menyalin dan menempel agar pikiran kita sebagai manusia tetap aktif,” katanya dengan tegas.

Ketika diminta mendeskripsikan tugas seorang humas di zaman digital saat ini, dia memberi analogi yang mudah dipahami: mirip bermain musik.

“Perlu mengenali kapan saat untuk nada tinggi, kapan untuk nada rendah, kapan perlu berimprovisasi, dan yang utama: selalu jaga keharmonisannya,” tambahnya dengan tawa.

(*)

Harga HP iPhone 11 RAM 128GB di Indonesia Kembali Jatuh, Cuma Segini di Bulan Juni-Juli 2025

0


ZONA GADGET

Harga ponsel iPhone 11 dengan kapasitas penyimpanan 128GB di Indonesia mengalami penurunan lagi pada bulan Juni-Juli tahun 2025.

Ponsel keluaran 2019 ini alami penurunan yang makin drastis.

Pernah dihargai sekitar Rp 12 Jutaan, saat ini iPhone 11 telah jatuh menjadi kurang dari separuh harganya awalnya.

Di pantauan di iBox Indonesia, iPhone 11 telah ditarik dari penjualan resmi.

Di Digimap, harga iPhone 11 dimulai sekitar Rp 6 Jutaan.

Harganya sangat berbeda dibandingkan dengan platform e-commerce seperti Tokopedia sampai Shopee.

Dari pantauan di Tribun Batam pada hari Kamis, tanggal 19 Juni 2025, model iPhone 11 yang memiliki ruang penyimpanan sebesar 128GB ditawarkan dengan harga perkiraan mencapai Rp 8.499.000.

Dengan harga yang cukup terjangkau dibandingkan harga iPhone lain, iPhone 11 jelas memiliki kualitas unggul dibandingka series sebelumnya.

iPhone 11 dibekali chipset A13 Bionic yang terbilang canggih saat itu.

Baterai iPhone 11 diklaim lebih awet dengan adanya mode hemat hingga pemakaian 17 jam sehari.

Keunggulan iPhone 11 adalah miliki pengisian cepat hingga 50 persen dalam 30 menit.

Sudah menghilangkan bazel dengan tombol home di bawah, iPhone 11 memiliki mode keamanan Face ID.

Kinerja fotografinya, iPhone 11 dilengkapi dengan dual camera di bagian belakang beresolusi 12 MP yakni tipe Ultra Wide dan Wide serta dilengkapi pula dengan fitur night mode.

Kamera depannya hadir dengan sensor 12 MP.

Meskipun begitu, iPhone 11 tetap menggunakan teknologi jaringan 4G.

Terkait layar, iPhone 11 memiliki layar berukuran 6,1 inci dengan teknologi Liquid Retina IPS, True Tone, P3 Wide Color, dan Haptic Touch.

Maka kualitas layar pada iPhone 11 setara dengan layar dari iPhone XR.

Selain spesifikasi yang cukup mumpuni, iPhone 11 saat ini masih terus mendapat dukungan sistem operasi terbaru Apple, yaitu generasi iOS 18.

Apple menyediakan pembaruan sistem operasi untuk periode enam tahun pada varian tertentu dari iPhone.

Sehingga memungkinkan iPhone 11 masih memperoleh dukungan versi iOS terbaru yang akan dirilis tahun ini, yaitu iOS 19.

Maka itu, pengguna tetap dapat menggunakan fungsi terkini dari iPhone 11.

Melihat kelebihan yang dimiliki oleh iPhone 1, perangkat tersebut diyakin masih pantas untuk dibeli dan digunakan pada tahun 2025.

Akan tetapi, salah satu faktor lain yang dapat dipertimbangkan bersama dengan tiga poin sebelumnya adalah adanya dukungan untuk jaringan seluler 5G.

Serangkaian iPhone 11 belum menyediakan layanan untuk terhubung ke jaringan 5G.

Apple memulai penambahkan konektivitas 5G ke iPhone melalui seri iPhone 12.

Jauh di luar biaya, Anda dapat membeli iPhone 11 Asli dengan harga sekitar Rp 6 Jutaan.

– iPhone 11 dengan kapasitas penyimpanan 64 GB memiliki harga Rp 6.249.000

– iPhone 11 dengan kapasitas penyimpanan 128 GB: harganya adalah Rp 8.499.000


*) Disclaimer:

Harga serta kedatangan produk dapat berbeda secara tiba-tiba tanpa adanya pengumuman sebelumnya karena bergantung pada stok masing-masing gerai.

(ZONA GADGET)


Lainnya, baca berita tentang ZONA GADGET.
Google News

WhatsApp Group Kini Unggulkan Status Online: Ini Dia Tampilannya!

0


ZONA GADGET

– Aplikasi WhatsApp, seringkali disebut juga WA, telah meluncurkan fitur terbaru, khususnya dalam diskusi kelompok. Sekarang ini, area percakapan kelompok pada WhatsApp dapat memperlihatkan status “Daring” sehingga kita tahu berapa banyak anggota kelompok yang sedang aktif secara daring.

Tampilan status Online grup WA mirip seperti di ruang obrolan pribadi. Hanya saja, dalam status tersebut, ditambahkan keterangan berapa banyak orang atau anggota grup yang online. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah tampilan status Online grup WhatsApp.

Tampilan status Online grup WA

Seperti halnya status Online dalam percakapan pribadi, status Online grup WhatsApp tampil langsung dibawah nama grup tersebut. Fungsinya adalah untuk mengindikasikan para anggota grup yang sedang tersambung ke internet (online) serta menggunakan aplikasi WhatsApp.

Seperti yang tertera pada gambar di atas, status Online akan muncul di grup WA dengan disertai keterangan jumlah anggota yang tengah online. Misalnya, terdapat dua anggota grup yang online maka status akan bertuliskan “2 online”.

Meski terdapat keterangan jumlah anggota yang online, pengguna tak dapat melihat nama-nama pengguna lain atau anggota grup yang online itu secara detail. Status Online grup WA hanya menampilkan jumlah anggota yang online.

Status Online ini akan muncul ketika pengguna membuka grup WhatsApp. Tulisan status Online akan menggantikan tulisan nama-nama anggota yang berada di bawah nama grup ketika terdapat anggota lain yang online.

Jika tak ada lagi anggota yang online, teks “Online” akan kembali berubah menjadi daftar nama para anggota. Status Online dalam grup WhatsApp sebenarnya bukan indikator tentang siapa saja anggotanya yang sedang aktif melihat grup tersebut atau membalas pesan-pesan di sana.

Saat pengguna lain atau anggota membuka WhatsApp dan terhubung dengan internet, aktivitas itu sudah cukup untuk memunculkan status Online di grup. Status Online ini setidaknya berguna dalam grup yang ramai interaksi dan membutuhkan respons cepat.

Pengguna jadi bisa mengetahui berapa jumlah anggota yang tengah online ketika terdapat pesan di grup yang memerlukan balasan cepat. Lantas, sebenarnya bagaimana cara mengaktifkan status Online grup WhatsApp?

Langkah-langkah untuk menghidupkan fitur kehadiran online di grup WhatsApp Anda bisa dilakukan dengan cara berikut:
1. Buka aplikasi WhatsApp.
2. Pilih dan buka salah satu grup yang ingin Anda ubah pengaturannya.
3. Tekan opsi atau tiga titik vertikal pada sudut kanan atas layar.
4. Klik “Detail Grup”.
5. Aktifkan pilihan “Kontak Mengetahui Keberadaanku” agar mereka dapat melihat jika Anda sedang aktif dalam obrolan tersebut.
Sekarang, Anda sudah berhasil memperlihatkan status online Anda kepada anggota lainnya di grup WhatsApp.

Proses menghidupkan fitur online status dalam grup WhatsApp serupa dengan yang ada di chat individu. Agar dapat menampilkan status online pada grup WhatsApp tersebut, Anda perlu mengaktifkan dulu opsi status online untuk akun Anda sendiri.

Agar dapat menampilkan status Online, pemakaian aplikasi WhatsApp perlu memulai dengan membuka setelan dalam program tersebut. Lanjutkan ke bagian “Privasi” melalui daftar pilihan yang tersedia. Di sana, temukan dan buka sektor “Terakhir dilihat & online”. Selanjutnya, sesuaikan pengaturannya sehingga status Online Anda muncul untuk seluruh lapisan pengguna, hanya grup kontak spesifik, atau bahkan disembunyikan dari pandangan umum.

Di samping itu, anggota grup atau pemakai lain pun perlu menyalakan status Online untuk mempertahankan visibilitas kelompok WA tersebut. Dengan begitu, fitur Online grup WA tetap melindungi kepentingan pribadi para penggunanya. Informasi semacam ini tak bakal ditampilkan jika tiada satu pun dari mereka yang telah aktifkan status Online-nya.

Status juga tidak akan terlihat dalam grup jika cuma penggunanya saja yang mematikan opsi Online, sementara anggota lainnya aktif. Jika ada anggota grup WhatsApp yang menonaktifkan fitur Status Online-nya, maka status tersebut takakan kelihatan oleh pengguna lain.

Untuk diketahui, fitur status Online grup WhatsApp sudah diumumkan WhatsApp sejak April lalu. Pengguna aplikasi WhatsApp Beta kebagian duluan. Namun, fitur ini tampaknya baru mulai dibagikan ke pengguna secara umum beberapa waktu belakangan.

KompasTekno sudah mengantongi fungsi status Online dalam grup WA melalui WhatsApp iOS versi 2.25.18.77. Bila Anda belum menemukannya, mohon tunggu sebentar lagi. Biasanya fitur terbaru ini dirilis secara perlahan-lahan. Tambahan pula, para pengguna dianjurkan untuk melakukan pembaruan aplikasi WhatsApp mereka.

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link
https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a
. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.