Integrasi Baru Canva dan ChatGPT Membuat Proses Desain Lebih Efisien
OpenAI dan Canva kini menghadirkan fitur integrasi terbaru yang memungkinkan pengguna membuat, melihat, dan mengedit desain langsung di ChatGPT tanpa perlu beralih ke tab lain. Dengan fitur ini, pengguna dapat melakukan riset, brainstorming, hingga menyusun pitch deck hanya dengan memberikan prompt sederhana, lengkap dengan pratinjau desain ala Canva.
Proses pengeditan teks di puluhan slide bisa dilakukan secara instan, sehingga proses yang biasanya memakan waktu berjam-jam kini dapat diselesaikan dalam satu percakapan. Hal ini menjadi inovasi besar bagi pengguna yang sering bekerja dengan presentasi atau konten pemasaran.
Perkembangan Integrasi Canva dan ChatGPT
Pengumuman integrasi ini dilakukan oleh kedua platform, yaitu Canva dan OpenAI, yang merupakan induk dari chatbot ChatGPT. Kini, pengguna bisa melihat, membuat, mengedit hingga meninjau desain Canva tanpa harus membuka tab baru atau meninggalkan percakapan. Ini adalah penyempurnaan dari integrasi sebelumnya, di mana pengguna bisa mencari dan meringkas konten Canva yang ada di dalam chatbot.
Pembaruan ini pertama kali diumumkan oleh OpenAI dalam konferensi pengembang tahunan DevDay 2025 pada Senin (6/10/2025). Canva kemudian mengonfirmasi hal ini melalui pernyataan resmi pada Kamis (9/10/2025).
“Awal tahun ini, kami memperkenalkan konektor riset mendalam Canva dengan ChatGPT dan Konektor AI yang menghadirkan Canva ke asisten AI favorit Anda melalui Server Canva MCP,” kata Canva dalam pernyataannya.
“Kini, konektor AI kami semakin berkembang: Anda kini dapat membuat, mempratinjau dan mengedit desain langsung di ChatGPT,” tambah mereka.
Cara Menggunakan Fitur Baru Canva di ChatGPT
Canva menjelaskan bahwa pengguna dapat memanfaatkan kemampuan riset mendalam ChatGPT untuk riset dan brainstorming materi presentasi, konten pemasaran, atau lainnya. Riset untuk membuat materi atau konten dipermudah dengan kemampuan ChatGPT dalam mengolah PDF atau file referensi langsung berupa link yang diimpor oleh pengguna tanpa perlu mengunggahnya ke ChatGPT.
Setelah brainstorming selesai, pengguna bisa langsung mengetikkan prompt dengan bahasa sehari-hari, seperti “Canva, buat pitch deck berdasarkan percakapan ini” untuk membuat desain presentasi. Nantinya, ChatGPT akan langsung menampilkan desain presentasi di layar percakapan. Antarmuka pratinjau yang dibawa juga persis seperti mengakses langsung di situs atau aplikasi Canva.
Pengguna juga dapat meninjau dan mengedit desain tersebut langsung di ChatGPT. Misalnya, pengguna bisa memberikan perintah ke ChatGPT untuk mengedit teks (baik secara individual maupun massal) yang ada di dalam desain serta menerjemahkan teks ke bahasa lain.
Contohnya, pengguna hanya perlu menuliskan prompt “hapus semua jargon dari presentasi ini” atau “buat presentasi ini lebih komunikatif” dan 50 slide Canva akan langsung berubah. “Setiap judul, setiap poin penting, setiap keterangan diperbarui secara bersamaan, sementara desain dan format Anda tetap utuh. Yang dulunya membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyalin dan menempel, kini dapat dilakukan dalam satu percakapan,” ujar Canva.
Fitur Tambahan yang Bisa Digunakan
Tidak hanya itu, pengguna juga bisa mencari dan merangkum desain dan aset Canva yang ada di ChatGPT. Fitur baru ini sudah tersedia dalam bahasa Inggris dan bisa diakses oleh semua pengguna ChatGPT, baik tier Free, Plus, maupun Pro, di luar wilayah Uni Eropa.
Ke depannya, Canva akan menghadirkan kemampuan isi otomatis template merek dengan data berlabel dan terformat dari wawasan (insight) yang dihasilkan AI. Dengan demikian, pengguna akan semakin mudah dalam membuat desain profesional tanpa perlu repot-repot mengatur setiap detail secara manual.

