Komentar dari Google dan Pemanfaatan Mode Klasik
Hingga saat ini, Google belum memberikan komentar resmi mengenai temuan ini. Perilaku baru ini tampaknya hanya muncul pada terjemahan dalam bahasa tertentu. Bagi pengguna yang merasa aneh dengan Google Translate yang menjawab pertanyaan eksistensial alih-alih menerjemahkan, mereka selalu dapat beralih kembali ke mode terjemahan klasik.
Implikasi bagi Pengguna
Transformasi ini menimbulkan pertanyaan baru tentang bagaimana kita menggunakan alat terjemahan dan batasan yang ada di dalamnya. Apakah kita siap untuk menggunakan Google Translate sebagai alat komunikasi dua arah, atau tetap menginginkan fungsi terjemahan yang lebih tradisional? Meski mode canggih menawarkan pengalaman yang menarik, penting untuk diingat bahwa aplikasi ini masih memiliki tujuan utama: menerjemahkan teks dengan akurat.
Dengan adanya fitur baru ini, mungkin kita bisa melihat potensi lebih lanjut dari Google Translate di masa depan. Namun, bagi saat ini, pengguna disarankan untuk tetap bijak dalam memanfaatkan fitur-fitur baru yang ada dan memahami batasan dari teknologi yang ada.
Sumber: https://www.androidauthority.com/google-translate-chat-prompt-injection-3639245/

