Jumat, Januari 23, 2026
BerandaUncategorizedGoogle Umumkan Batas Harian Gemini AI Gratis, Pro, dan Ultra

Google Umumkan Batas Harian Gemini AI Gratis, Pro, dan Ultra

Batasan Penggunaan Harian untuk Chatbot AI Gemini dari Google

Google akhirnya secara jelas mengungkapkan batas penggunaan harian untuk chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) Gemini. Sebelumnya, perusahaan tidak menjelaskan secara rinci jumlah pertanyaan atau perintah (prompt) maksimal yang bisa dikirimkan pengguna ke Gemini. Mereka hanya menyebut bahwa penggunaan harian bisa saja “dibatasi” sewaktu-waktu.

Informasi terkait batas penggunaan Gemini ini tersedia di laman resmi Google Support. Di sana, tercatat bahwa pengguna gratis (Basic) hanya bisa mengirimkan 5 prompt sehari jika menggunakan model AI Google yang paling mumpuni saat ini, yaitu Gemini 2.5 Pro. Sementara itu, pengguna Google AI Pro dapat mengirimkan hingga 100 prompt per hari, dan pelanggan dengan paket langganan tertinggi, Google AI Ultra, bisa mengirimkan hingga 500 prompt per hari.

Untuk model AI standar, yaitu Gemini 2.5 Flash, tampaknya tidak ada pembatasan. Google hanya menyebut bahwa akses terhadap model ini tersedia secara umum untuk semua level langganan.

Fitur Deep Research untuk Berbagai Level Langganan

Google juga merinci batasan penggunaan fitur Deep Research untuk setiap level langganan. Fitur ini memungkinkan pengguna mendapatkan laporan, riset, serta analisis mendetail tentang suatu topik yang diminta.

Pengguna gratis dapat membuat 5 laporan setiap bulannya menggunakan model Gemini 2.5 Flash. Sementara itu, pelanggan Google AI Pro dan Google AI Ultra bisa membuat laporan dari model AI yang lebih canggih, yaitu Gemini 2.5 Pro. Batas laporan yang diberikan adalah 20 laporan per hari untuk Google AI Pro dan 200 laporan per hari untuk Google AI Ultra.

Pembuatan Gambar dan Video AI

Untuk pembuatan gambar, pengguna Gemini gratis dapat menerima hasil gambar hingga 100 gambar per hari. Pengguna Google AI Pro dan Google AI Ultra bisa mendapatkan 1.000 gambar per hari.

Sementara itu, video AI hanya tersedia bagi pengguna yang berlangganan Google AI Pro atau Google AI Ultra. Video AI akan dibuat oleh model AI Veo 3 Fast untuk Google AI Pro dan Veo 3 untuk Google AI Ultra. Batas pembuatan video adalah 3 video per hari untuk level “Pro” dan 5 video per hari untuk level “Ultra”.

Konteks Window dan Token

Selain gambar dan video, Google juga menjelaskan jumlah teks atau kalimat (Context Window) yang bisa diproses oleh Gemini dalam pemrosesan permintaan pengguna. Biasanya, teks atau kalimat yang diproses AI disebut sebagai token.

Pengguna gratis memiliki Context Window hingga 32.000 token, sedangkan pelanggan Google AI Pro dan Google AI Ultra bisa mengakses hingga 1 juta token. Google mengibaratkan 1 juta token sama dengan 1.500 halaman teks penuh atau 30.000 baris kode pemrograman.

Harga Langganan Google AI di Indonesia

Di Indonesia, pengguna bisa berlangganan Google AI Pro dengan harga Rp 309.000 per bulan. Untuk Google AI Ultra, harga yang ditawarkan adalah Rp 3.849.000 per bulan.

Khusus pengguna Indonesia, terdapat paket termurah bernama Google AI Plus dengan harga Rp 75.000 per bulan. Meskipun batasan penggunaan paket ini tidak dijelaskan secara detail, Google menyebut bahwa paket ini menawarkan lebih banyak fitur dibandingkan paket gratis.

Beberapa manfaat yang diberikan oleh Google AI Plus antara lain:
– Prompt Gemini 2.5 Pro “5 kali lebih banyak dari pelanggan gratis”
– 128.000 token untuk Context Window
– Deep Research yang “terbatas” menggunakan Gemini 2.5 Pro
– Pembuatan gambar yang sama seperti pengguna gratis (100 per hari)
– Pembuatan video “terbatas” dengan Veo 3 Fast

Manfaat yang diberikan oleh masing-masing pelanggan Google AI Plus, Google AI Pro, dan Google AI Ultra bisa dilihat di tautan khusus.

zonagadget
zonagadgethttps://www.zonagadget.co.id/
Berikan ilmu yang kamu punya, niscaya kamu akan mendapatkan yang lebih
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

New Post

Most Popular