Rabu, Februari 11, 2026
BerandaNewsKekurangan Google Photos: Tidak Bisa Pilih Foto yang Dibackup

Kekurangan Google Photos: Tidak Bisa Pilih Foto yang Dibackup

Backup Tanpa Kontrol

Salah satu keunggulan Google Photos adalah kemudahan dan otomatisasi dalam melakukan backup. Setiap foto yang saya ambil secara otomatis disimpan di tempat yang aman. Namun, dengan sistem yang berjalan tanpa pengawasan ini, sering kali aplikasi ini justru membuat masalah bagi penggunanya. Google Photos membackup semua file di folder DCIM, yang merupakan folder default untuk gambar dan video yang diambil. Dalam era di mana smartphone menyimpan lebih banyak data daripada yang bisa ditampung oleh penyimpanan gratis 15GB dari Google, sangat penting bagi pengguna untuk memiliki kontrol atas file mana yang akan disimpan.

Solusi yang Diharapkan

Meskipun masalah ini tidak teratasi, ada beberapa solusi sederhana yang dapat diimplementasikan. Menambahkan tombol “Jangan cadangkan ini” untuk setiap foto dan video akan sangat membantu. Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat memilih file mana yang tidak ingin mereka cadangkan tanpa mempengaruhi file lainnya.

Selain itu, Google Photos bisa menambahkan indikator visual untuk menandai file-file yang diabaikan, seperti ikon kecil atau efek pudar, sehingga pengguna tahu bahwa file tersebut tidak akan dicadangkan. Untuk lebih meningkatkan pengalaman pengguna, aplikasi ini dapat mengelompokkan file-file tersebut ke dalam kategori khusus.

Saya juga berpikir bahwa setidaknya Google Photos perlu memberikan peringatan kepada pengguna ketika akan membackup file berukuran besar. Jika aplikasi ini mendeteksi bahwa sebuah video berukuran besar akan dicadangkan, notifikasi dengan opsi untuk melanjutkan atau membatalkan proses akan sangat bermanfaat. Tentunya, jika Google memberikan fleksibilitas untuk mengatur batas ukuran file yang bisa dipilih, itu akan menjadi nilai tambah.

Alternatif yang Kurang Efisien

Walaupun ada beberapa cara untuk menghentikan backup, seperti memindahkan file yang tidak ingin dicadangkan ke folder terpisah, metode ini terlalu merepotkan. Pengguna harus membuka file manager, menciptakan folder baru, dan memindahkan file secara manual—proses yang tidak efisien. Alternatif lain yang mungkin terdengar menarik adalah dengan menggunakan fitur Locked Folder, yang menyembunyikan gambar dan video sensitif. Namun, ini bukan solusi yang ideal, terutama jika pengguna tidak ingat akan keberadaan folder tersebut.

Pentingnya Kontrol yang Lebih Baik

Bisa dibilang, sistem backup Google Photos membutuhkan perbaikan. Meskipun tim pengembang Google memberikan banyak perhatian pada aplikasi ini, terkadang saya berharap mereka lebih fokus pada penambahan fitur praktis. Dengan penghapusan penyimpanan tanpa batas, memaksimalkan ruang penyimpanan cloud menjadi sangat penting. Oleh karena itu, opsi “Jangan cadangkan ini” menjadi semakin krusial, terutama bagi mereka yang menggunakan penyimpanan gratis yang terbatas.

Dengan semua pertimbangan ini, jelas bahwa Google Photos masih memiliki ruang untuk perbaikan dalam hal kontrol pengguna atas file yang dicadangkan. Semoga di masa depan, kita bisa melihat perubahan yang lebih baik dalam aplikasi ini.

Sumber: https://www.androidauthority.com/google-photos-dont-backup-specific-photo-3638952/

Baca Juga

RELATED ARTICLES

New Post

Most Popular