Kelebihan dan Kekurangan NAS: Kecepatan vs. Kenyamanan
Menyimpan data secara lokal memang memiliki keunggulan tersendiri. NAS dapat menawarkan kecepatan transfer yang lebih cepat dan latensi yang rendah dibandingkan penyimpanan cloud karena berada dalam jarak yang dekat. Namun, kontrol dan kecepatan ini datang dengan harga berupa kenyamanan yang hilang. Akses jarak jauh ke NAS menjadi tantangan yang rumit bagi pengguna biasa. Ketika terjadi kerusakan, kita harus siap menjadi teknisi, dan sering kali harus menghabiskan waktu berharga hanya untuk memulihkan sistem.
Mencari Keseimbangan: Peran NAS dan Cloud dalam Kehidupan Digital
Seiring waktu, saya menyadari bahwa harapan saya untuk NAS melakukan semuanya telah membuat saya lelah. Meskipun perangkat ini tetap menjadi bagian penting dari sistem penyimpanan saya—terutama untuk arsip media dan pencadangan laptop—beberapa hal yang lebih memprioritaskan kenyamanan kembali saya arahkan ke cloud. Misalnya, berbagi file melalui Google Drive jauh lebih mudah dibandingkan mengatur izin pada NAS untuk mengirim dokumen.
Saya juga menggunakan Google One untuk menyimpan foto dan video, serta membackup kontak dan manajemen kata sandi. Dengan cara ini, saya dapat mendistribusikan risiko, sehingga jika satu sistem gagal, tidak semua aspek digital saya akan terpengaruh. Kombinasi antara penyimpanan lokal dan layanan cloud ini membantu menjaga segala sesuatunya agar tetap berjalan dengan lancar.
Transformasi Google One: Dari Penyimpanan ke Kecerdasan Buatan
Dalam perjalanan saya, Google One terus meningkatkan nilai proposisinya. Dengan fitur baru yang lebih canggih, seperti alat pengeditan foto dan integrasi yang lebih dalam di Chrome, Google One telah berkembang menjadi lebih dari sekadar penyimpanan data. Rencana AI Premium yang menawarkan 2TB penyimpanan dengan kemampuan AI seharga $20 per bulan menjadi tawaran yang sangat menarik. Saya pun tanpa ragu meningkatkan dari paket 100GB ke tingkat AI Pro.
Perbandingan antara NAS dan Google One pun berubah. Kini, saya lebih banyak membayar untuk kecerdasan buatan yang ditawarkan, sementara penyimpanan menjadi keuntungan tambahan. Ruang tambahan ini memungkinkan saya untuk mengunggah file-file besar yang sebelumnya saya hindari karena batasan penyimpanan.
Kesimpulan: NAS dan Cloud sebagai Mitra yang Saling Melengkapi
Akhirnya, saya menyadari bahwa NAS dan layanan cloud tidak saling bersaing; keduanya saling melengkapi. Keputusan awal untuk meninggalkan cloud tidak sepenuhnya salah. Kesalahan saya terletak pada harapan untuk menjadikan NAS sebagai pengganti penuh. NAS tetap menjadi tulang punggung yang dapat diandalkan untuk pencadangan dan media lokal, sementara cloud terus berkembang secara otomatis tanpa perlu intervensi saya. Kesadaran ini membuat saya menerima pentingnya keseimbangan antara keduanya.
Sumber: https://www.androidauthority.com/nas-vs-google-one-my-setup-3639546/

