Samsung, salah satu raksasa teknologi dunia, saat ini menghadapi tantangan yang mungkin belum pernah mereka alami sebelumnya. Divisi mobile mereka yang bertanggung jawab atas produksi smartphone dapat mengalami kerugian tahunan pertama dalam sejarahnya, dan semua ini disebabkan oleh lonjakan harga komponen memori yang luar biasa. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai situasi ini dan dampaknya terhadap perusahaan.
Penyebab Utama Kerugian
Menurut informasi dari analis di Counterpoint, lonjakan harga DRAM dan NAND sedang menggerogoti margin keuntungan Samsung. Biaya bahan baku (Bill of Materials/BOM) untuk smartphone flagship yang dibanderol di atas $800 diperkirakan akan meningkat antara $100 hingga $150. Memori menyumbang porsi terbesar dalam biaya ini, dengan 23% dari total biaya dialokasikan untuk RAM dan 18% untuk penyimpanan.

