Games 2019

Bersiap Kehadiran Google Stadia, Layanan Video Game Streaming Milik Google

Google Stadia merupakan sebuah layanan streaming game yang bisa dikendalikan oleh pemain. Ia bukanlah sebuah konsol seperti Playstastion atau Nintendo, namun Stadia dijalankan di data center Google dengan komputer bertenaga besar yang bisa menjalankan game dengan lancar. Cara streaming Stadia mirip dengan dengan Spotify atau Netflix, namun bukan lagu atau film yang distreaming, tetapi game.

Google Stadia didesain untuk bekerja di banyak hardware dengan berbagai spesifikasi dari Personal Computer (PC) hingga ponsel. Sehingga para pemain tidak membutuhkan spesifikasi khusus untuk memainkannya alias semua perangkat bisa digunakan untuk bermain. Namun demikian, Stadia membutuhkan perangkat dengan internet berkecepatan tinggi.

Wajar jika Stadia membutuhkan koneksi internet berkecepatan tinggi karena ia merupakan layanan cloud-gaming. Wakil Presiden Google, Phil Harisson menyatakan kecepatan internet yang dibutuhkan paling tidak sebesar 25 Mbps. “Meskipun, sebenarnya kami hanya menggunakan rata-rata 20 Mbps untuk mendapatkan resolusi 1080p dan frame rate 60 FPS,” kata Phil seperti dikutip dari Kompas Tekno.

Kecepatan internet dengan angka seperti itu mungkin sudah wajar di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris Jepang atau Korea Selatan. Namun kecepatan seperti itu jarang bisa dicapai di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Sedangkan jika ingin memainkan game yang beresolusi 4K dengan rate sama, pengguna harus memiliki kecepatan internet sebesar 30 Mbps.

Sedangkan untuk controller, Google menyediakannya sendiri controller yang bisa terhubung dengan layanan Stadia melalui WiFi. Controller ini diprediksi memiliki tampilan yang hampir sama dengan controller PlayStation. Controller tersebut bisa langsung terhubung ke pusat data Stadia, sehingga pemain tidak perlu melakukan konfigurasi pada perangkat yang digunakan untuk streaming.

Kelebihan controller ini sendiri adalah adanya tombol Google Assistant dan tombol perekaman untuk mengambil foto dan video dari game,

Rilis November 2019

Dikutip dari CNBC Internasional pada Jumat (7/6/2019), Layanan Google Stadia akan mula dirilis pada November 2019 mendatang. Pengguna harus menggunakan Chromecast, yaitu adapter atau dingle HDMI digunakan pada sebuhab HDTV, yang disambungkan ke controller wireless video game milik Google. Sebelumnya, Google hanya memanfaatkan Chromecast untuk streaming musik atau video dari internet.

Sebanyak kurang lebih 30 game akan ditampilkan dalam Google Stadia. Termasuk game-game dari penerbit besar seperti Electronic Arts (EA), Warner Bros, 2K dan Sega. Untuk awal perilisannya, Stadia akan tersedia di 14 negara, di antaranya Amerika Serikat, Inggris dan Kanada. Namun di antara 14 negara, sayangnya Indonesia tidak termasuk di dalamnya.

30 Game yang dirilis di Google Stadia antara lain Dragon Ball Xenoverse 2, DOOM Eternal, Doom 2016, Rage 2, The Elder Scrolls Online, Wolfenstein, Youngblood, Destiny 2, Get Packed, GRID, Metro Exodus, Thumper, Farming Simulator 19, Baldur’s Gate 3, Power Rangers: Battle of the Grid, Football Manager, Samurai Shodown, Final Fantasy XV, Tomb Raider: Definitive Edition, Rise of the Tomb Raider, NBA 2K19, Borderland 3, Mortal Kombat 11, Darksider Genesis, Assasin’s Creed Odyset, Just Dance, Tom Clancy’s. Ghost Recon Breakpoint, Tom Clancy’s The Division 2, Trials Rising, dan The Crew 2.

Meski baru 30 game, pihak Google menjanjikan akan ada game-game lain yang bisa ditampilkan di dalam layanan Google Stadia. Sebab, Google mengonfirmasi telah ada lebih dari 100 studio game yang memiliki kit pengembang guna melakukan porting game ke layanan Stadia.Terlebih, studio baru bernama Stadia Games & Entertainment juga bakal muncul dan mengembangkan game ekslusif yang hanya muncul di Google Stadia.

Untuk perkembangan lebih lanjut, Google juga berencana memperkenalkan layanan Stadia Base, yaitu sebuah layanan yang memungkinkan pengguna untuk membeli, menyimpan dan memainkan game di browser komputer anda. Dalam hal ini adalah Chrome dan juga di Smartphone besutan Google Pixel 3. Namun demikian, informasinya belum terlalu detil untuk diketahui.

Biaya Langganan

Jika ingin menggunakan layanan Google Stadia, pengguna harus berlangganan dengan biaya 9,99 USD per bulan (atau sekitar Rp 140 ribu). Kategori ini masuk ke dalam paket Stadia Pro. Paket ini menawarkan akses penuh ke semua game yang ada di dalam Google Stadia dengan kualitas 4K/60fps/HDR dengan 5.1 surround sound, asal koneksi internetnya cepat seperti tadi disebutkan di atas.

Kabarnya, pelanggan-pelanggan pertama yang berlangganan paket Stadia Pro akan mendapat game Destiny 2. Pelanggan paket Stadia Pro juga akan mendapatkan diskon untuk game-game yang akan dirilis di waktu mendatang.

Jika anda belum memiliki perangkat untuk menunjang layanan Google Stadia, Google juga meyediakan paket yang terdiri dari Chromecast Ultra, Controller Nigt Blue, serta 3 bulan berlangganan senilai 112,99 USD (sekitar Rp 1,7 juta). Paket ini bernama paket Stadia Founder. Ada pula layanan Buddy Pass, yaitu akses untuk memberikan paket Stadia Pro kepada seorang teman selama 3 bulan.

Perlu diketahui jika Chromecast mutlak diperlukan agar pengguna bisa menikmati resolusi game hingga 4K. Sebenarnya perangkat ini dijual terpisah dengan paket Stadia Founder. Jika anda hanya ingin membeli Chrome Cast plus controllernya saja, dikenakan biaya 69 USD (sekitar Rp 985 ribu) per unit.

Stadia menjadi langkah besar Google untuk menggarap industry game yang memiliki nilai 140 miliar USD yang selama ini didominasi oleh Sony dan Microsoft. Langkah Google ini selanjutnya juga diikuti oleh perusahaan lain, Kabarnya, Amazon juga akan menyediakan layanan cloud gaming, hampir sama dengan Google Stadia.

Sniper Mematikan di PUBG Mobile

Sniper merupakan salah satu senjata yang diam-diam mematikan. Salah satunya dalam game PUBG Mobile, jika kamu jago dalam hal tembak menembak dalam jarak jauh, ini senjata pilihan kamu !

1. AWM 

AWM merupakan salah satu senjata paling di cari oleh pemain PUBG, AWM merupakan senjata laras panjang yang mematikan karena menyebabkan damage tinggi. Untuk membidik kita bisa menggunakan scope dan suppressor sebagai peredam suara. AWM hanya dapat ditemukan di Air Drop, sehingga banyak pemain yang mati-matian mengejar senjata ini.

2. M24

Tak kalah dari AWM, sniper satu ini juga memiliki damage yang tinggi, tetapi untuk menemukan M24 tidak sesulit AWM karena dapat ditemukan ketika berjalan di gedung atau rumah. M24 menggunakan peluru 7.62mm.

3. Kar98K

Kar98K Senjata yang konon populer digunakan oleh tentara Nazi pada perang dunia ke-2. Dikenal mematikan di kelas Sniper Rifle dan bisa kita temukan ketika looting di atap gedung atau bangunan terbuka.

4. MK14

MK14 merupakan salah satu senjata yang sulit ditemukan karna hanya berasal dari Air Drop. Senjata ini menggunakan peluru 7.62mm salah satu sniper otomatis yang tidak perlu waktu lama untuk reload.

5. SLR

SLR masih satu kelas dengan MK14 salah satu sniper semi-otomatis menggunakan peluru 7.62mm memiliki damage yang cukup kuat dan juga mudah untuk ditemukan didalam game.

6. SKS

SLR juga merupakan salah satu sniper semi-otomatis menggunakan peluru 7.62mm. Senjata ini mudah digunakan karena bisa menggunakan dalam jarak dekat tetapi pemain harus gesit dalam menembak.

7. Mini 14

Mini 14 salah satu sniper semi-otomatis yang menggunakan peluru 5.56mm. Senjata ini juga dapat digunakan dalam jarak dekat.

8. QBU

Senjata satu ini hanya ditemukan di maps Sanhok. QBU menggunakan peluru 5.56mm sangat cocok sekali di maps tersebut karena banyak rumput dan bisa membunuh dengan sembunyi-sembunyi.

9 . VSS

Sniper satu ini paling banyak ditemukan di maps manapun. menggunakan peluru 9mm. Tetapi jangan salah, senjata ini memiliki firing rate yang tinggi, sehingga bisa membunuhmu seketika.

 

Oke dari daftar sniper PUBG Mobile diatas, mana sniper pilihan para gamers? untuk diketahui bahwa senjata diatas dapat menggunakan scope x8 loh. Yuk langsung dicoba aja games nya PUBG Mobile .

Keren, 4 Game 3D Khusus Pengguna Android  yang Wajib Diinstal

Bermain game merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan. Apalagi dengan berkembangnya teknologi yang semakin canggih hingga membuat performa smartphone meningkat secara signifikan. Karena banyaknya pengguna smartphone, para developer game turut berlomba-lomba untuk menciptakan game Android  yang dapat menyaingi kualitas game console ataupun PC.

Untuk saat ini, ada berbagai game Android  dengan grafis keren yang tidak kalah kualitasnya dengan game console ataupun pc. Apa sajakah game itu? Yuk, simak ulasan kami mengenai game Android  3D yang wajib diinstall dan kalian mainkan.

1.  The Walking Dead

Game yang satu ini diangkat dari serial film ternama dengan jul yang sama. Dalam game ini, kita diajak untuk membasmi para zombie yang telah menyerang manusia di bumi.

Grafis pada game The Walking Dead ini sangat bagus sehingga saat memainkannya kalian tidak akan bosan. Game ini juga telah diunduh oleh jutaan orang di Playstore.

2.  Final Fantasy Brave Exvius

Game Final Fantasy Brave Exvius ini merupakan game Android  yang dapat dimainkan secara offline. Game ini menceritakan mengenai kisah seorang Dark Knight  yang memiliki nama Cecil Harvey. Cecil Harvey ini merupakan kesatria tangguh sekaligus pemimpin angkatan udara yang memiliki misi untuk mendapatkan kristal suci.

Di game ini, kalian akan diajak berpetualang menjadi Harvey yang berusaha menyelesaikan semua misi yang ada. Bertarung dan melawan semua musuh hingga mengalahkan raja. Game ini sangat memanjakan dengan kualitas grafis terbaik dan gameplay seru namun tetap ringan. Game RPG yang satu ini juga menjadi salah satu game 3D offline dengan rating tertinggi dalam Playstore.

3.  Reaper

Reaper merupakan game yang memiliki banyak unsur RPG. Dalam game ini, kalian akan diajak berperang untuk memperebutkan dunia dengan melawan kelompok lainnya. Cara memainkannya pun sangat mudah, hanya dengan mengendalikan karakter misterius yang berasal dari goa.

Game ini memiliki 10 level yang seru dan tidak akan membuat kalian bosan. Bila ingin melanjutkan level diatas 10, kalian dapat membelinya. Game ini juga dapat dimainkan dalam berbagai controller seperti Nyco, MOGA, dan Shield. Perlu kalian ketahui, game ini termasuk salah satu game dengan grafis terbaik lho!

4.  Inotia 4

Game yang satu ini cukup unik karena mengadaptasi gaya anime yang sangat amat kental. Sehingga game ini sangat cocok dimainkan oleh para pecinta anime. Kalian tidak perlu khawatir akan bosan saat memainkannya karena game ini menyediakan lebih dari 400 peta untuk dijelajahi.

Dijamin semua 4 game 3D khusus pengguna Android di atas akan menambah keceriaan untuk menghabiskan waktu di saat santai.  Jangan tunda lagi, coba sekarang juga.  Manakah  game yang paling menarik untuk dicoba menurut kalian? Selamat bermain game 3D.