Jumat, Januari 23, 2026
BerandaUncategorizedVideo anak Gaza gemetar di tengah banjir dibuat AI

Video anak Gaza gemetar di tengah banjir dibuat AI

Situasi Banjir di Gaza dan Video Rekayasa AI

Badai musim dingin yang melanda wilayah Gaza telah menyebabkan banjir yang mengancam tenda-tenda pengungsian warga. Namun, video yang viral di media sosial dan menampilkan anak-anak berdiri di tengah air hujan ternyata tidak asli. Video tersebut diketahui merupakan hasil dari kecerdasan buatan (AI) setelah ditemukan beberapa indikator yang jelas menunjukkan rekayasa.

Video tersebut menampilkan empat anak yang berdiri di tengah banjir dengan ketinggian air mencapai lutut mereka. Salah satu anak perempuan berbicara dalam bahasa Arab: “Cukup, cukup, tolong kami. Kami ketakutan, ke mana kami harus pergi? Kami tidak punya apa-apa, siapa pun tolong kami.” Keterangan pada video menyebutkan bahwa Gaza sedang dilanda banjir dan hujan, serta menggunakan kata kunci “kondisi warga Palestina” yang diposting pada 22 November 2025.

Hujan lebat dan cuaca dingin yang disebut sebagai akibat dari Badai Byron telah memengaruhi wilayah Gaza. PBB memperingatkan bahwa sekitar 1,3 juta orang membutuhkan tempat tinggal dan menghadapi risiko hipotermia. Dalam situasi ini, seorang bayi berusia dua minggu bernama Muhammad Khalil Abu Al-Khair meninggal akibat hipotermia parah yang disebabkan oleh cuaca ekstrem.

Perang antara Israel dan Hamas selama dua tahun terakhir telah merusak sebagian besar bangunan di Gaza. Serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 menyebabkan kematian 1.221 warga Israel, sementara serangan balasan Israel telah menewaskan lebih dari 70.000 orang di wilayah tersebut. Kekurangan bantuan membuat masyarakat tidak siap menghadapi musim dingin, terlebih akses terbatas untuk mendapatkan gas, kayu bakar, makanan, dan obat-obatan.

Video dengan klaim serupa juga menyebar dalam berbagai bahasa seperti Turki, Arab, Italia, Thailand, dan Melayu. Namun, video tersebut memiliki tanda-tanda konten hasil buatan AI. Sebelumnya, AFP telah membantah klip serupa tentang banjir di Gaza dalam bahasa Arab.

Pencarian gambar terbalik di Google menemukan bahwa video yang beredar mirip dengan klip yang telah dihapus, tetapi sempat dilabeli sebagai AI. Video itu diunggah oleh akun TikTok bernama “nourforpalestine”. Observasi lebih lanjut menunjukkan inkonsistensi visual yang menjadi ciri khas konten AI.

Bendera Palestina di latar belakang video tampak tidak tersambung dengan tiang bendera dan berkibar secara janggal. Kabel listrik juga hilang di kejauhan tanpa terhubung ke tiang utilitas. Selain itu, anak-anak dalam video tidak tampak basah meskipun hujan turun. Mulut dan mata mereka bergerak tidak alami, sementara tubuh mereka terlihat kaku saat berbicara.

AFP menggunakan alat deteksi Hive Moderation untuk memeriksa video tersebut dan menemukan bahwa video itu “99,9% sangat mungkin memuat konten deepfake hasil buatan AI”. Foto-foto AFP tentang kamp pengungsi Gaza yang terendam banjir berbeda dari video palsu tersebut. Foto AFP menunjukkan anak-anak berjalan melewati air setinggi mata kaki yang penuh puing-puing dan lumpur.

AFP juga telah menyanggah berbagai misinformasi lain seputar konflik Israel-Palestina. Dengan semakin maraknya penyebaran informasi palsu, penting bagi masyarakat untuk selalu memverifikasi sumber dan informasi yang diterima.

zonagadget
zonagadgethttps://www.zonagadget.co.id/
Berikan ilmu yang kamu punya, niscaya kamu akan mendapatkan yang lebih
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

New Post

Most Popular