Fitur Baru Google Maps yang Mendukung Gerakan New Normal

0
27

Di tengah kondisi pandemi seperti ini, segala hal yang memudahkan kehidupan manusia tentu akan sangat membantu. Sudah banyak aplikasi yang bermunculan untuk membantu kehidupan baru banyak orang. Beberapa menciptakan yang baru, beberapa mengupdate aplikasi mereka.

Salah satu aplikasi yang melakukan update untuk membantu kondisi New Normal adalah Google Maps. Diketahui Google Maps memberikan beberapa fitur baru untuk mendukung gerakan New Normal yang sedang digalakkan oleh banyak negara untuk membantu melalui kondisi pandemi ini.

Apa Saja Fitur Barunya?

Fitur-fitur yang bisa Anda dapatkan di Google Maps versi terbaru yang mendukung gerakan New normal adalah fitur yang mendukung informasi tentang seberapa padat angkutan umum tertentu. Contohnya seperti kereta, bis, atau angkutan umum lainnya. Anda bisa mengetahui tingkat kepadatan tersebut secara real-time.

Selain itu, jika tiba-tiba ada hambatan pada angkutan yang akan Anda naiki, informasi keterlambatan jadwal bisa Anda dapatkan di fitur Google Maps yang baru. Untuk mendapatkan data tersebut, Google menggunakan metode crowdsourced.

Jadi informasi yang Google dapatkan berasal dari para pengguna yang juga sedang berada di stasiun, halte, atau kendaraan umum tertentu. Dari sanalah informasi tentang kondisi stasiun dan kendaraan umum akan didapatkan.

Cara Mendapatkan Fitur Baru

Untuk bisa mendapatkan fitur tersebut, Anda perlu melakukan update aplikasi. Caranya begini;

  • Buka setting.
  • Buka aplikasi.
  • Klik Google Maps.
  • Pilih Update.
  • Tunggu sampai proses update selesai.

Sementara untuk iPhone, caranya pun mudah.

  • Buka Appstore.
  • Pilih Update.
  • Pilih aplikasi Google Maps.
  • dan lakukan update.

Dengan melakukan update, Anda sudah bisa menikmati fitur baru yang diberikan oleh Google Maps. Menurut Google, informasi seperti ini sangat bermanfaat untuk orang-orang yang ingin bekerja. Mereka jadi tahu seberapa ramai tempat-tempat yang akan mereka lalui dan bisa menghitung resiko perjalanan mereka.

Sementara untuk para pengemudi, Anda akan mendapatkan informasi tentang titik-titik yang menjadi pos pemeriksaan sepanjang rute perjalanan. Tapi sayangnya, fitur baru ini baru bisa dipakai di beberapa negara seperti Thailand, Inggris, Belanda, Spanyol, AS, Kolombia, Australia, Belgia, Brasil, Prancis, India, Meksiko, dan Argentina. Indonesia belum masuk daftar.

Tapi Anda tak perlu khawatir, karena kabarnya Google akan segera melakukan perluasan cakupan secara global sebentar lagi. Kita tunggu saja!