11 Perusahaan yang Memutuskan Kerjasama dengan Huawei

0
126

Perusahaan elektronik raksasa dari China, Huawei baru saja masuk daftar hitam (blacklist) daripemerintahan Amerika Serikat. Hal ini dikarenakanPresiden Amerika Serikat, Donald Trump menandatangai perintah eksekutif yang menyatakankeadaan darurat, dimana menyatakan Huawei sebagai risiko keamanan nasional.

Menurut AS, Huawei dituding bisa dipakai untuk memata-matai data rahasia Amerika SerikatAkibatnya, banyak perusahaan besar dunia yang memutuskan kerjasama dengan Huawei. Huawei telah masuk daftar entitas oleh DepartemenPerdagangan Amerika Serikat. Berikut ini adalahperusahaan besar dunia yang memutuskankerjasama dengan Huawei.  

1. Google

Raksasa Internet dunia asal Amerika Serikat, Google segera mencabut kerjasama denganHuawei, tak lama setelah mengetahui perusahaanasal China masuk ke dalam blacklist pemerintahAS. Google mengumumkan telah menghentikanakses dukungan layanan Androdi pada Huawei. Ini merupakan kerugian besar bagi Huawei karenasemua produk Smartphone-nya menjalankanoperasi android.

Dengan demikian, jutaan pengguna smartphone Huawei akan kehilangan akses berbagai aplikasibesutan Google seperti Youtube, Gmail, dan lain-lain. Tidak hanya itu, pengaturan keamanansmartphone Huawei pun bakal terganggu karenahilangnya dukungan layanan android dari Google. Meski begitu, Google mengonfirmasi penggunaHuawei masih bisa mengakses layanan Google.

Google mematuhi penangguhan selama 90 hariyang dikeluarkan oleh Departemen PerdaganganAmerika Serikat untuk pemutusan kerjasamadengan Huawei. “Kami jamin sambil mematuhiaturan dari pemerintah Amerika Serikat, layananseperti Google Play dan keamanan Google Play Protect masih dapat berfungsi di perangkatHuawei yang ada saat ini,” tulis akun twitter resmiAndroid.

2. Qualcomm

Satu lagi perusahaan besar asal Amerika Serikatyang bereaksi cepat setelah di-blacklistnyaHuawei. Adalah Qualcomm, perusahaan produsenchip yang mengumumkan pemutusan kerjasamadengan Huawei, 3 Hari setelah masuk daftarhitam. Pada tahap awal ini, Qualcomm memberitahu karyawannya jika perusahaan tidakakan lagi memasok Huawei sampa pemberitahuanlebih lanjut.

3. Lumentum Holding Inc

Perusahaan produsen komponen optic, LumentumHolding Inc juga bergabung ke sisi perusahaanyang melakukan embargo kepada Huawei. Keputusan ini diambil Lumentum Holding Inc pada20 Mei 2019. Alasan dasar perusahaan inimelakukan pemutusan hubungan kerjasamadengan Huawei adalah untuk mematuhipersyaratan lisensi yang diberlakukan AS.

Padahal, Lumentum Holding Inc merupakan salahsatu pemasok utama komponen optik kepadaHuawei. Pada kuartal terakhir penjualan produkLumentum ke Huawei, mencapai 18% dari total pendapatan perusahaan tersebut.

4. Intel

Pabrikan chip besar asal Amerika Serikat lainnya, Intel juga memutuskan penghentian kerjasamadenga Huawei begitu nama perusahaan asalChina itu masuk daftar hitam. Meski demikian, kabarnya Huawei masih memiliki timbunan chiodan komponen lain dari Intel yang masih cukupuntuk produksi 3 bulan ke depan.

5. Panasonic

Panasonic merupakan perusahan elektronikraksasa dari Jepang, juga turut mengumumukanpemutusan hubungan kerja dengan Huawei. Dikutip dari The Guardian, salah satu juru bicaraPanasonic mengonfirmasi hal tersebut.

“Kami telah menghentikan semua transaksi bisnisdengan Huawei dan 68 perusahaan grup mereka, yang menjadi sasaran larangan pemerintah AS,” ucapnya.

6. ARM

ARM, perusahaan chip asal Inggris juga mengikutilangkah dua produsen chip Amerika Serikat, Qualcomm dan Intel, untuk memutuskanhubungan kerja dengan Huawei. ARM secarakhusus menerbitkan memo untuk karyawannyauntuk menghentikan semua kontrak aktif, dukungan hak, dan segala keterlibatan yang tertunda dengan Huawei, seperti yang dikutip dariBBC.

Pemutusan hubungan dari ARM tentu sangatberdampak besar bagi Huawei. Hampir semuaprosesor yang mentenagai Smartphone Andoridmemakai arsitektur ARM, termasuk Kirin yang dibuat Huawei. Huawei tidak akan bisamelanjutkan pembuatan prosesor sendiri karenatidak lagi memiliki lisensi ARM. Ke depannya, Huawei tentu akan bermasalah untukmemproduksi semartphone-nya.

7. Facebook

Huawei harus merasakan embargo dariperusahaan lain yang memutuskan hubungankerjasama dengannya. Perusahaan besar lain yang melakukan langkah tersebut adalahFacebook. Pukulan terbaru bagi perusahaan asalChina ini adalah Facebook melarang Huawei melakukan pra-instal aplikasi FB di produksmartphone-nya.

Pengguna Smartphone Huawei juga haruskehilangan beberapa aplikasi yang berad di bawah naungan Facebook seperti Instagram danWhatsapp. Meski demikian, pemilik smartphone Huawei masih bisa menggunakan apilkasitersebut. Akan tetapi, model terbaru prosuksmartphone Huawei sudah tidak akan dilengkapidengan Facebook, Instagram dan Whatsapp.

8. Qorvo Inc

Qorvo Inc, salah satu produsen chip raido yang memasok kebutuhan Huawei juga tak bisamenolak embargo. Penjualan komponen keHuawei berkontribusi pada setidaknya 15% daritotal pendapatan perusahaan. Pada quartalpertama, Qorvo Inc mengonfirmasipendapatannya turun menjadihanya’ 50 juta USD karena penghentian pengiriman ke Huawei.

9. Neophotonics Corp

Perusahaan pembuat optic, Neophotonic jugamenjadi salah satu perusahaan yang mengikutilangkah perusahaan lain memboikot Huawei. Pada 23 Mei 2019, Neophotonic Corp merilispernyatan resmi jika telah menghentikanpenjualan produknya ke Huawei untuk mematuhikebijakan larangan dari pemerintah AmerikaSerikat.

10. Synopsys Inc

Sama halnya dengan dua perusahaan di atas, Synopsys Inc, sebuah perusahaan produsenperangkat lunak juga menyatakan akanmembatasi perdagangannya dengan Huawei demi mematuhi kebijakan pemerintah Amerika Serikat. Akibat penghentian pengiriman ke Huawei, pendapatan perusahaan Synopsys Inc cukupberdampak.

11. Micron Technology Inc

Satu lagi produsen chip yang melarang produknyadikirim ke Huawei adalah Micron Technology Inc. Melalui Chief Financial Officer (CFC-nya), David Zinsner, perusahaan ini mengonfirmasi haltersebut. Micron juga telah berhenti menerimapesanan baru dari Huawei karena mematuhilarangan pemerintah Amerika Serikat.