3 Alasan Mengapa Tidak Boleh Membeli HP Blackmarket

0
60
3 Alasan Mengapa Tidak Boleh Membeli HP Blackmarket
3 Alasan Mengapa Tidak Boleh Membeli HP Blackmarket

Meskipun anda dimanjakan dengan berbagai tawaran jenis smartphone Android, memiliki ponsel yang cocok dan unik nampaknya menjadi keinginan sebagian orang. Beberapa merek dan tipe ponsel tidak tersedia di negera tertentu dan variasi harga teritorial menjadi halangan sehingga orang membeli ponsel blackmarket. Namun, sebaiknya anda tidak membeli ponsel blackmarket karena tiga alasan di bawah ini.

3 Alasan untuk Tidak Membeli HP Blackmarket

1. Rawan malware

Pembeli ponsel secara blackmarket biasanya menerima ponsel dalam keadaan sudah tidak disegel lagi. Hal ini tentu saja menunjukkan bahwa ada pihak yang telah menginstal tambahan perangkat si bawag sistem aplikasi yang fungsinya untuk melumpuhkan sistem di beberapa bagian. Sistem tersebut nantinya akan digantikan dengan sistem pembaruan dari pihak ketiga.

Sementara itu, aplikasi seperti CleanMaster yang digunakan untuk scan virus akan mendeteksi bahwa sistem atau apliksi pihak ketiga tersebut diketegorikan sebagai malware. Malware itu bertugas mengoleksi data pengguna yang tentu saja merugikan. Sebaiknya, anda tetap membeli smartphone yang resmi meskipun harganya lebih mahal dari blackmarket.

2. Produk ponsel tidak kompatibel

Pabrik ponsel biasanya memproduksi ponsel dengan menyesuaikan negara di mana ponsel tersebut akan dipasarkan. Misalnya Apple yang pabrikannya ada di China membuat ponsel untuk Jepang, Korea, USA dan beberapa negara lainnya. Namun, ponsel tersebut tidak tersedia di beberapa negara lainnya karena pabrikan lain bertanggung jawab untuk negara yang tidak disebutkan.

Fokus utama dalm pembelian ponsel blackmarket bukanlah di mana ponsel dibuat, namun perangkatnya tidak diproduksi untuk negara tujuan penjualan blackmarket. Itu sebabnya, ponsel tidak akan kompatibel dengan kondisi lokal dan juga jaringannya. Masalah yang timbul juga mengenai performa ponsel ketika dipakai nanti, akan berbeda dengan ponsel yang dijual resmi.

3. Garansi dipertanyakan

Saat membeli ponsel baru, pasti anda menginginkan garnsi jika ada bagian yang bermasalah saat digunakan. Mungkin, anda akan tetap medapatkan garansi namun bukan berupa garansi pabrik. Lama garansi biasanya hanya kurang dari 12 bulan saja dan anda dituntut untuk menambahkan harga tambahan saat servis. Servis pun dilakukan oleh merchant tempat anda membeli, bukan pabriknya.