Perseteruan Apple dan Qualcomm Berlanjut

0
95

Perseteruan antara Qualcomm dan Apple tampaknya akan terus berlanjut. Meskipun dilaporkan sempat akan berakhir, namun hingga saat ini, tepatnya di awal tahun 2019, konflik keduanya tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Perseteruan keduanya, tampaknya akan menjadi persetujuan yang berlangsung lama. Apa sebenarnya permasalahan Qualcomm dan Apple dan penyebab munculnya permasalahan tersebut?

Permasalahan Qualcomm dan Apple Terbaru

Dikutip dari Digital Trends (digitaltrends.com), Apple mengumumkan bahwa beragam model iPhone masih tersedia di beragam toko dan reseller di 4.300 lokasi di Jerman. Pengumuman tersebut tentu merupakan klaim yang kontroversial. Sebagaimana sudah banyak diberitakan, Qualcomm berhasil memenangkan gugatan atas Apple di Jerman pada pertengahan Desember 2018.

Dalam gugatan tersebut, Apple bukan hanya dilarang menjual beberapa model iPhone (iPhone 7, 8, dan X), tetapi juga harus menarik produk mereka dari pasaran. Pelarangan tersebut terjadi karena Apple dinilai melakukan pelanggaran properti intelektual. Kasus yang hampir sama juga terjadi di Tiongkok dengan permasalahan yang sama dan hasil yang tidak jauh berbeda.

Otoritas Tiongkok melarang beberapa model iPhone untuk beredar di negeri Tirai Bambu. Pelarangan tersebut terjadi 2 minggu sebelum pelarangan produk iPhone di Jerman. Lagi-lagi Qualcomm berhasil memenangkan gugatan atas pelanggaran 2 paten. Dikutip dari Tirto (tirto.id), paten yang dilanggar adalah paten yang memungkinkan pengguna mengatur ulang tampilan gambar dan paten pengelolaan aplikasi menggunakan touch screen saat melihat, melakukan navigasi, dan menutup aplikasi di smartphonepengguna.

Sempat Dikira Akan Berdamai

Permasalahan Qualcomm dan Apple bukan hanya terjadi baru-baru ini. Perseturuan hukum dan saling tuntut keduanya mulai mengemuka dan ramai dibicarakan publik pada tahun 2017. Konflik antara keduanya menyoal pelanggaran hak paten dan juga menyoal pelanggaran kesepakatan. Keduanya sempat menunjukkan tanda-tanda ‘baikan’ pada November 2018 melalui pernyataan CEO Qualcomm, Steve Mollenkopf.

Dikutip dari Liputan 6 (liputan6.com), Mollenkopf menyatakan bawah permasalahan antara Qualcomm dengan Apple akan segera menemukan titik terang. Proses perdamaian antara keduanya sudah berada di ambang pintu. Sayangnya, fakta berseberangan muncul di akhir tahun 2018 hingga hari ini. Apple dan Qualcomm masih terlibat perseteruan yang memperpanjang catatan konflik legal keduanya di beberapa negara.