Jumat, Maret 6, 2026
Beranda blog Halaman 799

Spesifikasi Honor 9x dan 9 Pro, Ponsel Kembar tapi Beda

0

Perusahaan ponsel asal China, melalui sub-merknya, Honor merilis dua flagshipnya yakni Honor 9x dan Honor 9x Pro. Keduanya merupakan produk Honor pertama yang bakal dilengkapi kamera depanpop-up. Honor 9x dan Honor 9X Pro memiliki tampilan yang mirip, namun versi Pro punya kamera tambahan, RAM dan penyimpanan internal lebih besar.

Kedua ponsel memiliki layar sebesar 6,59 inci dengan teknologi IPS LCD beresolusi 1.080 x 2.340 pixel. Ponsel ini memiliki layar penuh, karena kamera depannya tersembunyi alias dalam bentuk pop-up, yang muncul saat akan digunakan.

Bagian kamera belakang adalah yang membedakan dua ponsel yang terlihat kembar ini, Honor 9x dibekali dua kamera beresolusi 48 MP (bukaanlensa f/1.8) dan 2 MP (depth sensor) Sedangkan Honor 9x Pro memiliki tiga kamera yang ada di belakang, masing-masing memiliki resolusi 48 MP (bukaan lenda f/1.8), 8 MP (ultrawide) dan 2 MP (kamera depth sensing untuk efek bokeh). Dari sinilah terlihat keunggulan Honor 9X pro dari pada versiregulernya”.

Lalu untuk penyimpanan, Honor 9x Pro dibekali RAM sebesar 8GB dan penyimpanan internal sebesar 256 GB. Honor 9x “hanyadibekali pilihan RAM dan memori internal 4GB/64GB dan6GB/128GB. Namun demikian memori internal milik keduanya bisa diperluas hingga 512 GB.

Bagaimana dengan Performance ?

Di bagian dapur pacu, Honor 9x dan Honor 9x Pro dibekali chipset octa-core Hi Silicon Kirin 810, dipadu dengan pengolah grafis GPU Mali-G52 dengansistem operasi android 9 Pie EMUI 9.1. Semuas pesifikasi tersebut dihandle dengan kapasitas baterai mencapai 4.000 mAh, namun tidak memiliki fitur fast-charging. Terdapat juga pemindai sidik jari di sisi kanan ponsel, dan juga dilengkapi USB port tipe C dan colokan 3.5mm.

Honor 9x dan 9X Pro akan tersedia di China pada 30 Juli dengan berbagai pilihan warna. Dilansir dari Kompas Tekno, Honor 9x dibandrol dengan harga paling murah yaitu 1.399 yuan (atau sekitar Rp 2,8 juta), sedangkan Honor 9x Pro dibandrol dengan2.199 yuan (atau sekitar Rp 4,4 juta). 

Spesifikasi dan Harga Resmi ASUS Rog Phone 2

0

Produsen smartphone ASUS telah merilis ponsel gaming terbarunya ASUS ROG Phone 2 pada Selasa (23/7/2019). Produsen asal Taiwan tersebut merilis produk anyarnya dengan membocorkan spesifikasi dari ASUS ROG Phone 2. Seperti apa spesifikasi dari smartphone yang kabarnya dirilis dan masih dijual di China tersebut? Berikut penjelasannya.

Dikutip dari GSM Arena, ASUS ROG Phone 2 memiliki spesifikasi yakni layar 6,59 inci dengan refresh rate 120 Hz. Ponsel satu ini memiliki dimensi sebesar 1171 x 77.6 x 9.5 mm. Untuk menonjoklkan fungsi game, ASUS ROG Phone 2 mempunyai resolusi layar 1.080 x 2.340 pixel yang mendukung HDR 10-bit HDR.

Pada sektor RAM, ASUS ROG Phone 2 menawarkan RAM 12 GB dan Penyimpanan Internal mencapai 512 GB. Ponsel ini dijalankan dengan sistem operasi Android 9 Pie dengan antarmuka ROG Gaming UI. Layaknya ponsel gaming lain, ASUS ROG Phone 2 juga memasang dual speaker stereo yang ada di bawah dan atas ponsel.

Pada bagian dapur pacu, ponsel gaming ini dibekali oleh chipset Snapdragon 855 plus dari Qualcomm. Chip ini adalah System on Chip (SoC) kelas atas terbaru dari Qualcomm dan diklaim mampu bekerja lebih cepat. Chip tersebut dipadukan dengan GPU Adreno 640 sehingga menghasilkan kecepatan 15 persen lebih cepat dari Sanapdragon 855 biasa

Sisi fotografi ponsel gaming juga turut menjadi perhatian, karena ASUS membekali ROG Phone 2 dengan dua kamera belakang yakni beresolusi 48 MP (bukaan lensa f/1.8) dan 13 MP (bukaan lensa f/2.4 wide-angle). Sedangkan untuk kebutuhan selfie, kamera depan ponsel ini menggunakan kamera beresolusi 24 MP dengan bukaan lensa f/2.2.

Semua spesifikasi gahar yang disebutkan di atas ditopang oleh baterai berkapasitas super besar mencapai 6.000 mAh dan dilengkapi fitur fast-charging. Baterai sebesar itu mampu untuk bermain game PUBG selama 7 jam.

Demikian spesifikasi ASUS ROG Phone 2 yang barusaja rilis. Dilansir dari Kompas Tekno, terdapat dua versi ASUS ROG Phone yang memiliki harga berbeda. Ada versi kustom Tencent yang memiliki RAM 8 GB dan memori internal 128 GB dibandrol Rp 7 jutaan, dan ada versi regular yang punya RAM 12 GB dan memori internal 128 GB dibandrol Rp 12 jutaan.

Fitur Baru Whatsapp Boomerang, Seperti Apa Tampilannya?

0

Aplikasi Whatsaap dikabarkan akan memiliki fitur Boomerang seperti yanga da di Instagram. Kabar ini seperti yang dilaporkan oleh WABetaInfo yang dikutip oleh CNBC Indonesia pada Senin (12/8/2019). Kabarnya Facebook sebagai perusahaan yang mengakuisisi Whatsapp akan segera memasang fotur seperti Boomerang dalam aplikasi chat tersebut.

Seperti diketahui, WABetaInfo adalah situs yang kerap membagikan info-info mengenai berbagai fitur baru yang dikembangkan oleh berbagai aplikasi. Namun seusai namanya, mereka mengulas berbagai pembaruan yang sedangf dikerjakan oleh Whatsapp.

Fitur Boomerang tersebut akan diterapkan dalam Whatsapp status dalam versi update terbaru Whatsapp. Laporan WABetaInfo menyebut fitur mirip Boomerang dalam Whatsapp ini merupakan video yang bisa diputar bolak-balik dengan duradsi 7 detik. Video ini juga bisa diubah menjadi tipe GIF sehingga bisa disimpan dan dikirimkan sebagai stiker.

Untuk memakai fitur mirip Boomerang ini, pengguna Whatsapp cukup menekan tombol mirip “Enter” pada keyboard, terletak di sebelah ikon “GIF” saat mengedit status. Video yang sudah direkam dalam Whatsapp Status lalu berubah menjadi video singkat seperti Boomerang. Whatsapp masih terus menggodok fitur ini serta mengatasi berbagai masalah dan bug sebelum rilis.

Belum diketahui kapan fitur ini dirilis oleh Whatsapp. Yang pasti, fitur ini akan hadir terlebih dulu dalam versi iOs, kemudian berlanjut ke versi android. Begitu juga nama dari fitur tersebut, apakah akan sam dengan Instagram menggunakan nama Boomerang atau nama baru. Fitur Boomerang sendiri di Instagram dirilis pada 2015. Layanan video loop ini ingin menyaingi Vine yang digunakan di twitter saat itu.

Penambahan fitur ini sekaligus menjawab prediksi yang menyatakan jika Whatsapp nantinya akan menjadi layana multiplatform yang tak tergantung pada penggunaan satu smartphone saja, seperti yang dilansir dari laporan Media Independent. Pengguna nantinya bisa beralih ke Whatsapp di iPad, smartphone atau komputer dengan mulus.

Saat ini, Whatsapp masih bisa digunakan sebatas hanya satu akun yang dihubungkan dengan nomor tunggal dalam satu ponsel. Whatsapp bisa disambungkan ke komputer, namun hanya bisa jika disambungkan dengan ponsel sebagai syaratnya.

Intip Spesifikasi dan Harga Terbaru Vivo Z1Pro

0

Vivo Z1Pro sejak awal kemunculannya menargetkan pasar ponsel untuk kelangan menengah ke bawah dengan spesifikasi gahar. Saat ini pasar tersebut dikuasai oleh Redmi Note 7 Pro. Oleh karena itu, Vivo Z1Pro menjadi kompetitor utamanya dengan menawarkan beberapa keunggulan serta harga yang bersaing.

Vivo Z1Pro merupakan smartphone Vivo Z-series pertama yang diluncurkan oleh Vivo di Indonesia. Mengusung tema utama “Powerful Inside”, Vivo menyatakan keunggulan utama produk barunya tersebut memiliki performa tangguh.

Processor Dewa !

Kita langsung ke spesifikasi Vivo Z1Pro. Vivo membenamkan prosesor Qualcomm Snapdragon 712 AIE dengan layar sinematik berukuran 6.53 inci FHD+ Ultra O Screen pertama. Berukuran cukuip tipis setebal 25 mm, smartphone besutan pabrikan Vivo ini juga dibekali RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB yang sangat mumpuni untuk menjalankan berbagai macam aplikasi.

Senada dengan tagline “Powerful Inside” yang diusung, Vivo Z1Pro juga memiliki keunggulan utama untuk gaming mode. Sehingga memantapkan performanya saat memainkan game di ponsel. Vivo Z1Pro dilengkapi FunTouch OS 9 yang memuat 5 fitur Vivo Multi-Turbo, yaitu Center Turbo, Al Turbo, Net Turbo, Cooling Turbo dan Gane Turbo.

Selain itu, smartphone ini memiliki baterai berkapasitas besar, mencapai 5000 mAh dan sudah dilengkapi kemampuan peningkatan daya hingga 22 %. Supaya pengisian daya lebih cepat, Vivo juga membekali produknya dengan teknologi 18W dual Engine Fast Charging. Ada juga fasilitas Reverse-Charging yang membuat baterai besar Vivo Z1Pro berguna sebagai powerbank.

Vivo Z1Pro hadir dengan dua pilihan warna yakni Sonic Black dan Sonic Blue. Pada bagian kamera, speknya juga tak kalah di kelasnya. Kamera belakang dibenamkan 3 jenis kamera yang masing-masing beresolusi 16 MP, 8 MP (wide-angle) dan 2 MP (Depth Camera). Sedangkan untuk kamera depan, ponsel ini dilengkapi kamera 32 MP AI Selfie Camera.

Harga Murah Spesifikasi Oke !

Dengan spesifikasi seperti yang disebutkan di atas, Vivo Z1Pro bukan hanya menjadi kompetitor utama dari Xiaomi Redmi Note 7, namun juga kompetitor serius dari ponsel lain yang menargetkan pasar menengah ke bawah. Vivo Z1Pro dibandrol dengan harga resmi Rp 3.099.000. Patut ditunggu bagaimana hasil penjualan Vivo Z1Pro di Indonesia.

3 Skenario untuk Nama Baru Apple iPhone 11 yang Muncul September 2019

0

Pabrikan smartphone terkemuka, Apple dikabarkan akan merilis produk anyarnya pada September 2019 mendatang. Rumor tampilan awal iPhone terbaru yang digadang-gadang menjadi iPhone 11 ini sudah banyak muncul, terutama di media sosial. Kini, tidak hanya tampilan, tetapi juga nama dari produk anyar Apple itu telah bocor ke public.

Salah satu akun twitter yang gemar membocorkan spesifikasi gadget anyar, CoinX menybeut jika produk terbaru iPhone akan menggunakan embel-embel “Pro” seperti yang smartphone lain (misalnya: Huawei P30 Pro). CoinX dikenal cukup terpercaya karena mereka membocorkan nama produk iPhone XS dan XR sebelum perilisannya, serta mengonfirmasi keluarnya iPad 10,5 inci sebelum resmi rilis.

Nama “Pro” yang diprediksi bakal melekat di model terbaru iPhone, akan melalui tiga scenario seperti dilansir dari PhoneArena pada Senin (12/8/2019), yaitu”

  • Skenario 1: Produk iPhone 11 dan iPhone 11 Max nantinya akan menggunakan nama iPhone Pro (5,8 inci) dan iPhone Pro (6,5 inci). Untuk produk pengganti iPhone XR, Apple akan menggunakan nama iPhone (2019).
  • Skenario 2: iPhone XS dan iPhone XS Max kemungkinan akan digantikan dengan produk anyar yang menggunakan nama iPhone Pro dan iPhone Pro Max. Sementara untuk generasi selanjutnya dari Apple iPhone XR akan menggunakan nama iPhone (2019).
  • Skenario 3: Kemungkinan model iPhone XS bakal digantikan oleh ponsel bernama iPhone 11, sedangkan iPhone XS Max digantikan oleh iPhone 11 Pro. Di sisi lain rencana model iPhone XR 2019 akan dinamai sebagai iPhone 11R.

Terdapat kemungkinan Apple akan merilis tiga produk anyarnya pada September 2019 ini. Untuk desain tampilannya, kemungkinan akan hampir identic dengan versi 2018 pada bagian depannya. Pada bagian belakang, iPhone diprediksi bakal tampil beda. Rumor yang beredar menyebut jika tampilan belakang iPhone baru akan disematkan kamera berbentuk persegi besar yang terletak di sudut kiri atas.

Pengaplikasian modul kamera berbentuk persegi ini akan mirip dengan yang ada pada Google Pixel 4. Bentuk persegi besar itu akan terdiri dari beberapa kamera yang salah satunya akan disematkan kamera dengan resolusi 12 MP yang dilengkapi lensa ultra-wide.

Tips Aman Browsing di Tempat Umum

0

Saat ini hampir semua tempat umum seperti café, restoran, rumah sakit, hotel dan kampus memiliki jaringan internet gratis yang bisa diakses oleh semua orang. Pertanyaan yang muncul, apakah menggunakan fasilitas internet di tempat umum pilihan yang aman? Tentu saja jawabannya bisa diperdebatkan antara iya dan tidak. Kami memiliki beberapa tips aman browsing di tempat umum:

1. Pastikan Nama Wi-Fi Hotspot

Layanan utama internet gratis di tempat-tempat umum tersebut biasanya berbentuk free Wi-fi Hotspot. Kita harus mewaspadai aksi oknum yang mencoba menjebak orang dengan membuat alamat Wi-FI palsu. Pastikan nama Wi-Fi Hotspot yang anda gunakan merupakan wi-fi resmi yang disediakan tempat umum tersebut.

2. Gunakan Https

Mengakses jaringan public lebih baik menggunakan https://. Pasalnya dengan mengakses situs menggunakan https akan menngenkripsi aktivitas anda. Hal ini merupakan salah satu cara menjaga privasi dan keamanan anda. Biasanya anda akan melihat ikon gembok sebagai tanda bahwa enkripsi telah aktif di sebelah alamat website yang anda tuju

3. Software yang Digunakan Up to Date

Tips berikutnya adalah pastikan software yang anda gunakan saat terhubung di jaringan internet up to date dengan pembaruan terkini. Pasalnya pembaruan software tekini biasanya telah memiliki kemampuan untuk menangkal berbagai virus dan ancaman yang memasuki perangkat anda. Software bisa mengeluarkan peringatan saat ada virus yang memasuki jaringan atau perangkat anda.

4. Aktifkan Firewall

Firewall juga merupakan hal yang oenting digunakan saat mengakses jaringan yang dipakai public. Saat ini, kebanyakan sistem operasi sudah dilengkapi firewall secara otomatis. Anda dapat mengaturnya sendiri pada perangkat komputer anda. Buka Control Panel di Windows, pilih System and Security lalu klik Windows Firewall.

5. Matikan Wi-Fi Saat Tidak Digunakan

Berikutnya, adalah hal yang dianggap sepele namun menjadi hal yang paling penting yaitu mematikan Wi-Fi saat tidak digunakan. Jika anda tetap menyalakan wi-fi saat tak digunakan, bukan tidak mungkin komputer anda masuk ke jaringan internet lain di mana ada orang-orang tidak bertanggung jawab yang bisa saja melakukan keisengan kepada anda.

Samsung Galaxy Note 10+ 5G Jadi Raja Baru di DxOMark

0

Samsung Galaxy Note 10+ 5G adalah raja kamera baru yang berada di puncak daftar DxOMarks. Ponsel besutan Samsung itu memenangi kategori kamera utama dan kamera selfie. DxOMarks adalah sebuah website benchmark terkemuka yang mereview kamera smartphone. Samsung Galaxy Note 10+ 5G menggeser Huawei P30 Pro yang sebelumnya meraih posisi puncak.

Selain Galaxy Note 10+ versi 5G, versi LTE juga mendapat skor yang sama lantaran beda dengan versi 5G adalah soal dukungan jaringannya saja.

Galaxy Note 10+ mencatat skor 113, hanya unggul satu poin dari Huawei P30 Pro untuk kemampuan keseluruhan kamera. Untuk lebih detilnya, kamera utama atau belakang.mendapat skor 118 untuk kemampuan foto. Meski spesifikasi kameranya sama dengan P30 Pro, Samsung unggul karena mampu menghasilkan gambar lebih baik berkat pengubahan algoritma pemrosesan.

Penilaian DxOMark menunjukkan Galaxy Note 10+ 5G memiliki kemampuan sangat baik dalam mengambil foto dengan dynamic range dalam berbagai tingkat pencahayaan. Satu poin yang tertinggal dari kemampuan Huawei adalah saat pemotretan dalam kondisi gelap sama sekali. Fokus kameranya juga sangat cepat dan akurat.

Kamera telephoto Galaxy Nite 10+ memiliki bukaan lebih terang yaitu f/2.1 sedangkan untuk versi 5G bukaannya f/2.4.Smartphone asal pabrikan Korea ini mampu mempertahankan tekstur meski dalam cahaya yang redup sekalipun. Namun demikian kemampuan zoom-nya lebih pendek dari pada Huawei P30 Pro.

Bagaimana dengan kualitas video?

Dari segi video, Galaxy Note 10+ mendapat skor tertinggi 101. Fitur video yang menghasilkan gambar berkualitas 4K dinilai mampu menampilkan detil secara rinci, warna yang cerah dan tingkat dinamik tinggi. Kemampuan untuk men-tracking objek juga sangat cepat dan akurat dan penstabilitas gambar juga sangat efektif.

Sementara di kategori kamer selfie, Galaxy Note 10+ 5G mendapat nilai 99 untuk skor keseluruhan, unggul satu poin dari kamera selfie Zenfone 6 besutan Asus. Untuk detilnya, Samsung Galaxy Note 10+ 5G meraih skor 103 untuk kemampuan foto dan 93 untuk kemampuan video, sedangkan Zenfone 101 untuk foto dan 93 untuk video.

Kemampuan selfie Galaxy Note 10+ 5G menjadi yang terbaik karena hasil maksimal yang didapat saat memotret dalam berbagai kondisi, plus pada selfie flashnya.

Bocoran Tampilan Google Pixel 4, Bezel Tebal untuk Apa?

0

Sebuah gambar HP Google Pixel 4 tersebar di dunia maya khususnya media sosial twitter. Sebuah akun bernama @OnLeaks mengunggah gambar desain yang diduga Google Pixel 4 pada Sabtu (20/7/2019). Foto tersebut menunjukkan render dari Smartphone Google Pixel 4 yang memiliki bezel yang besar baik di atas maupun di atas.

Sejumlah sensor kabarnya disiapkan pada bezel tersebut dan kamera depan Google Pixel 4. Salah satu sensor yang akan hadir adalah Project Soli, yaitu sebuah teknologi pengenal gerakan. Teknologi ini memungkinkan smartohone bisa mendeteksi gerakan bahkan yang sangat halus sekalipun menggunakan radar.

Hal ini yang membuat Google Pixel 4 membutuhkan bezel yang besar pada tampilannya. Project Soli ditempatkan di bingkai layar ponsel, yakni sejejar dengan kamera depan. Jika hal ini benar adanya, maka Google Pixel 4 menjadi ponsel pertama yang akan menggunakan teknologi Soli. Boleh jadi tidak hanya sensor gerakan yang akan hadir di amsa mendatang, namun juga fitur-fitur lainnya..

Rumor soal penggunaan teknologi ini semakin kuat saat Google merilis sebuah video yang menunjukkan Google Pixel 4 yang bisa digunakan tanpa gerakan tangan pada Selasa (30/7/2019). Dalam video tersebut diperlihatkan bahwa anda tak perlu menyentuh langsung layar, dan hanya menggerakkan tangan dari jarak sekian meter untuk mengontrol ponsel.

Selain teknologi Soli, ada juga fitur Face Unlock yang punya prinsip kerja seperti Face ID pada iPhone. Google rencananya menggunakan teknologi pengenalan wajah yang digabungkan dengan algoritma khusus, sehingga memungkinkan pengguna membuka ponsel secara otomatis tanpa menekan tombol apapun pada ponsel.

Itulah sedikit bocoran mengenai tampilan Google Pixel 4 yang akan memiliki bezel atas tebal karena punya fitur yang akan disematkan di situ selain kamera, yaitu Fitur Face Unlock dan teknologi Soli. Jadi jangan harap anda melihat Google Pixel 4 dengan tampilan tanpa notch atau poni seperti kebanyakan tampilan ponsel jaman sekarang.

Google belum mengumumkan tanggal untuk perilisan resmi Google Pixel 4. Namun demikian, diprediksi raksasa internet tersebut bakal memperkenalkannya pada Oktober 2019.

Waspada, Google Punya Semua Data Tentang Anda!

0

Raksasa internet, Google secara tidak sadar telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Bagaimana tidak, setiap hari paling tidak kita bersinggungan dengan salah satu layanan Google, seperti Youtube untuk menonton video atau Gmail untuk berkirim pesan. Google secara diam-diam berhasil memperoleh data kita lewat layanan yang mereka berikan.

Anda perlu waspada dengan hal ini karena bisa saja data-data diri anda yang sudah terekam oleh Google disalahgunakan dan digunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut layanan Google yang bisa untuk merekam data diri anda.

  • Google Chrome

Google Chrome adalah browser yang paling banyak digunakan oleh orang-orang. Dengan melacak histori dari situs-situs yang pernah anda buka, Google bisa mengetahui data diri anda.

  • Google Search

Layanan Google Search juga termasuk dalam cara Google untuk mendapatkan data penggunanya. Google Search menumpulkan riwayat pencarian setiap pengguna.

  • Youtube

Youtube adalah aplikasi berbagi video yang telah diakuisisi dan dimiliki Google. Semakin berkembangnya teknologi, kini video Youtube semakin diminati dan ditonton oleh jutaan orang setiap harinya. Padahal, Google bisa mengumpulkan data dari para pengguna dan penonton video di Youtube.

  • Gmail

Layanan Gmail adalah layanan surat ekektronik yang bisa kita gunakan untuk mengirim pesan. Google bisa mengumpulkan data soal pengguna dan daftar kontak yang ada di dalamnya.

  • Google Foto

Jika kita menyimpan foto di Google Foto, itu berarti Google juga bisa mengakses foto tersebut.

  • Google Drive

Sama halnya dengan Google foto, Google Drive juga merupakan layanan penyimpanan namun untuk semua file. Google pun juga bisa mengakses semua file yang kita simpan di situ.

  • Google Fit

Layanan yang menunjang orang untuk mengatur target olahraga ataupun apaun yang berhubungan dengan kesehatan.

  • Google Calendar

Layanan yang mampu mengatur jadwal pengguna dari kalender yang disediakan.

  • Android

Sistem operasi yang dipakai oleh sebagian ponsel di dunia ini, Android juga merupakan salah satu produk dari perusahaan Google.

  • Google Maps

Layanan Google ini mengumpulkan data pengguna soal lokasi dan tempat mana saja yang pernah dikunjungi.

  • Waze

Sama seperti Google Maps, Waze juga merupakan aplikasi pangakses lokasi melalui layanan GPS. Waze diakuisisi oleh Google pada 2013

OS Fuchsia Buatan Google Siap Menjadi Pesaing Android

0

Dominasi Android sebagai sistem operasi smartphone memang tidak terbantahkan. OS yang dibuat oleh Google ini berhasil mengenyahkan Blackberry dan Nokia dengan Symbian-nya. Kesuksesan Android tidak membuat Google berhenti berkreasi. Perusahaan teknologi multinasional tersebut dikabarkan tengah mempersiapkan sistem operasi pengganti Android yang bernama Fuchsia. Kabar mengenai Fuchsia memang bukan kabar baru.

Sistem operasi Fuchsia ini sempat menjadi perbincangan penikmat dan pengamat teknologi di tahun 2016 lalu. Terdapat banyak rumor mengenai kapan OS tersebut dirilis dan informasi mengenai isi dari OS tersebut. Sayangnya, kabar yang beredar tersebut merupakan kabar palsu. Kali ini, kabar mengenai pengembangan OS Fuchsia berasal dari PhoneArea, Senin (1/7/2019) yang bersumber dari laporan Android Police.

Dikabarkan, Google telah membentuk tim yang terdiri dari seratus orang untuk mengembangkan sistem operasi Fuchsia. Sebelumnya, Google telah merilis situs untuk pengembang bernama Fuchsia.dev. Ada perbedaan antara Fuchsia dengan Android dan Chrome. Perbedaan tersebut terletak pada penggunaan kernel. Berbeda dengan Android dan Chrome yang menggunakan kernel Linux, Fuchsia menggunakan microkernel Zircon.

Zircon merupakan sebuah microkernel dari softwareyang diperlukan untuk menjalankan sebuah sistem operasi. Berdasarkan penggunaan kernel tersebut, Fuchsia akan berjalan berbeda dengan Android. Lintas platform Flutter SDK akan memungkinkan developer Android untuk memindahkan aplikasi mereka ke Fuchsia dengan cepat. November lalu, Fuchsia mendukung chipset Huawei Kirin 970 dan OS-nya berhasil disematkan di Honor Play.

Muncul Pertama Kali Agustus 2016

Nama Google Fuchsia pertama kali muncul ke khalayak di Github pada Agustus 2016. Kemunculan Fuchsia tersebut tanpa penjelasan jelas dari sang empunya, Google. Github sendiri adalah platform terbuka untuk para pengembang untuk saling berbagi, berkolaborasi, dan mengembangkan berbagai proyek. Tidak berbeda jauh dengan pendahulunya, Fuchsia merupakan produk software yang terbuka dan bebas untuk dikembangkan.

Pada saat itu, rumor mengenai eksistensi dan perkembangan Fuchsia cukup banyak. Selain itu publik pun bertanya-tanya mengenai kapankah Google akan mengembangkan Fuchsia menjadi sesuatu yang lebih serius. Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Fuchsia tidak berdasarkan Linux tetapi berdasarkan Zricon. Zircon sendiri berarti kernel kecil. Fuchsia juga memiliki kemampuan untuk dapat dijalankan di berbagai perangkat.

Fuchsia dapat dijalankan di smartphone, tablet, dan komputer. Di awal 2017, para pengembang menggoda publik bahwa Fuchsia yang mendapatkan user interface pada saat itu bukan merupakan sesuatu yang akan ditinggalkan begitu saja. Sontak publik pun berspekulasi bahwa Fuchsia bisa jadi merupakan sesuatu yang lebih besar dari yang dipikirkan. Google dianggap memiliki rencana yang lebih besar untuk Fuchsia.

Fuchsia Akan Gantikan Android dan Chrome?

Banyak rumor yang beredar jika Fuchsia merupakan OS super yang akan menggantikan Android. Bahkan, muncul kabar yang lebih ambisius yang menyatakan bahwa Fuchsia akan menggantikan tidak hanya Android tetapi juga Chrome dalam 5 tahun ke depan. Jika benar, tentu hal tersebut merupakan sesuatu yang akan berdampak besar pada perkembangan OS dan smartphone. Hal tersebut juga merupakan sesuatu yang gila.

Kabar tersebut akhirnya dibantah Google. Kendati demikian Google tidak menyebutkan secara spesifik jika Fuchsia akan mengganti Android atau tidak. Hal tersebut tentu membuat spekulasi mengenai Fuchsia vs Android terus muncul. Fuchsia juga digadang-gadang akan menawarkan sesuatu yang lebih dengan jangkauan pemakaiannya yang tidak hanya terpaku pada perangkat seperti smartphone dan tablet.

Fuchsia sendiri memang dikembangkan untuk menembus batas sebuah sistem operasi yang sudah nyaman digunakan di smartphone dan komputer. Bukan tidak mungkin jika Fuchsia akan diintegrasikan dalam perangkat pintar di masa depan. Memang masih terlalu jauh berpikir sebuah produk yang masih dalam pengembangan digadang-gadang memberikan dampak signifikan dalam dunia sistem operasi di masa depan.

Namun, gelagat Fuchsia menjadi sesuatu yang besar memang mulai terlihat. Kendati demikian, bukan berarti Fuchsia tidak mungkin gagal. Karena masih belum sempurna penuh, Google bisa saja mematikan proyek ini. Hal lain yang bisa diperdebatkan mengenai Fuchsia adalah statusnya sebagai OS yang menggantikan Android dan Chrome. Jika pada dasarnya Fuchsia tidak signifikan kenapa tidak dibuat dalam bentuk update-ansaja?

Tentu, jawabannya sederhana. Kernel yang ada di Fuchsia disinyalir akan membuat Fuchsia menjadi sesuatu yang lebih dari OS. Dikutip dari Android Authority, kernel tersebut memiliki kemampuan untuk masuk ke sistem yang tertanam dan perangkat uang lebih kecil. Hal tersebut membuat Fuchsia bisa lebih superior dari Android. Bukan tidak mungkin Fuchsia cocok digunakan di perangkat pintar, seperti kulkas dan robot penyedot debu pintar.

Mungkinkah hal tersebut terjadi? Ada posibilitas besar mengenai kemungkinan hal tersebut terjadi. Untuk perusahaan raksasa macam Google, berpikir jauh ke depan dan memikirkan produk revolusioner yang melewati batas yang ada merupakan sebuah keharusan. Paradigma berpikir dari sebuah OS tidak lagi boleh dibatasi pada penggunaan komputer pada umumnya. OS di masa depan harus terintegrasi dengan berbagai produk digital.

Sangat disayangkan jika OS yang tengah dikembangkan tersebut hanya menghasilkan sesuatu yang sekadar lebih baik dari Android atau Chrome. Hal tersebut bukan berarti bukan sebuah pencapaian. Namun, publik memiliki ekspektasi yang lebih besar seiring dengan perkembangan teknologi pintar yang semakin berkembang. Patut ditunggu apakah rumor tersebut merupakan sebuah informasi percobaan atau benar adanya.

Bagaimana menurut Anda, terlalu ambisiuskan paradigma tersebut? Hal yang sangat disayangkan saat ini adalah minimnya informasi mengenai Fuchsia. Kendati sudah mendapatkan pengumuman yang jelas mengenai eksistensinya, tidak banyak yang bisa digali dari OS yang dirumorkan sebagai suksesor spiritual Andromeda. Yang pasti, OS Fuchsia kemungkinan tidak akan sempurna dalam waktu dekat.